| Written by ledi, on Senin, 08 Februari 2010 | 00:41 |
| Views |
32  |
|
NEGERIAGUNG- Memasuki hari ke-3 pasca longsornya rel kereta api stasiun Negeri Agung WayKanan, yamg diduga karena curah hujan yang cukup tinggi sehingga mengikis tanah, dan mengakibatkan sampai saat ini kondisi rel tersebut setengah menggantung. Beruntung rel kereta api jalur 1 tidak mengalami longsor, sehingga kereta api masih bisa menggunakan jalur tersebut. Meskipun demikian, Sampai saat ini sarana transportasi kereta api itu masih sangat berhati-hati bila melaju melalui rel kereta api jalur 1 tersebut. Misri (18), salah seorang penumpang kereta api expres tujuan Tanjungkarang asal Blambangan Umpu ini mengharapkan agar segera dilakukan perbaikan pada rel kereta api yang mengalami kerusakan tersebut. Karena, dengan kerusakan itu, yakni menggantungnya rel kereta api tersebut tidak dapat digunakan dan juga mengakibatkan lambatnya perjalanan.
“ Hujan yang turun pada tanggal (5/2) lalu memang cukup deras dan lama. Wajar bila sampai mengakibatkan kerusakan pada rel kereta. Saya berharap agar PT KAI Lampung dapat segera memperbaiki rel kereta api yang saat ini masih menggantung. sehingga tidak mengakibatkan kemacetan. Sehingga, penumpang kereta api tidak terlambat sampai di stasiun Tanjung Karang”. ujarnya saat dihubungi melalui ponselnya. Sementara, pihak PT KAI masih terus berusaha melakukan perbaikan pada rel kereta api tersebut. Demi kelancaran perjalanan kereta api. Dan saat ini PT KAI masih melakukan penimbunan pada rel kereta api yang rusak tersebut. Dan memutuskan sementara jalur 1 rel kereta api lainnya. “Dalam perbaikan, untuk sementara rel kereta api jalur satu kami putuskan. Karena kami hendak melakukan penimbunan pada rel kereta api yang sampai saat ini masih menggantung. Tetapi operasi untuk kereta api masih tetap berjalan dengan menggunakan jalur 2 dilintasan rel kereta api. Hanya saja, kemungkinan proses perjalanan kereta api yang melintas akan sedikit lambat. Karena hanya menggunakan 1 jalur saja ”. Dijelaskannya, diperkirakan proses perbaikan ini akan cepat selesai bila cuaca normal. "Tetapi, bila cuaca masih tidak stabil dan selalu turun hujan kemungkinan proses perbaikan akan memakan waktu yang cukup lama," terang Wahidin Kepala Stasiun Blambangan Umpu yang juga turut membantu melakukan perbaikan.(gunawan/editor: ricky)
|