:: translampung online ::

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
3 Kabupaten Terendam Banjir, Jalintim Lumpuh
Written by ledi, on Senin, 08 Februari 2010 | 00:09
Views 23    

TULANGBAWANG — Untuk kali kedua dalam sepekan, hujan deras yang belakangan terjadi menyebabkan Sungai Tulangbawang meluap. Air yang meluap kemarin (5/2) itu merendam beberapa titik di tiga kabupaten yakni, Tulangbawang (Tuba), Tulangbawang Barat (Tubarat), dan Mesuji. Sebelumnya, kejadian serupa sempat terjadi Selasa (2/2) kemarin setelah pada malam harinya Senin (1/2) hujan deras mengguyur ketiga kabupaten ini.
Kejadian yang kedua ini tak jauh berbeda dengan meluapnya Sungai Tulangbawang beberapa hari lalu.

Di beberapa titik, luapan melumpuhkan jalan-jalan utama di ketiga kabupaten ini. Selain menyebabkan kemacetan, jalan yang lumpuh akibat terputus rendaman air itu juga menghambat aktivitas warga.
Di Tuba, banjir dengan ketinggian 1 meter itu terjadi di Jalintim KM 108 Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala, Tuba. Jalan menjadi lumpuh. Akibat banjir di lokasi tersebut terjadi kemacetan mencapai 5 Km. Semua jenis kendaraan tidak dapat melintasi jalan tersebut. Kelumpuhan lalu lintas ini terjadi sejak dini hari pukul 02.00 hingga pukul 13.00 WIB kemarin.
Sementara, di Tuba Barat jalan utama SP 5 Kampung Panaragan Pemekaran, Kecamatan Pagardewa yang merupakan penghubung dengan Kabupaten Waykanan itu terputus akibat terendam banjir. Aris (35), warga Panaragan, mengatakan, banjir tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur sejak sekitar pukul 22..00 WIB.
Hal serupa terjadi di Kampung Brabasan, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji. Banjir merendam beberapa titik di jalan utama kecamatan tersebut. Kondisi terparah terjadi di Kampung Brabasan.
Kemacetan sempat terjadi di titik yang terendam banjir tersebut. Berkat kesigapan aparat Polres Tuba, kemacetan dapat diatasi. Aparat mengalihkan kendaraan melalui jalur alternatif. Polres Tuba juga bekerjasama dengan Polres Lamteng mengambil langkah untuk mengerahkan kendaraan yang bertujuan Palembang, Sumatera Selatan, tidak melintasi Jalintim.
Seluruh kendaraan diarahkan melintasi Jalinsum melalui Lampung Utara. Aparat Polres Lamteng memberikan pemberitahuan tepat di pertigaan Terbanggi Besar. Seluruh fuso maupun bus angkutan diarahkan untuk tidak melintas ke Jalintim. Petugas mengarahkan kendaraan untuk melalui Jalinsum.
”Untuk bus maupun angkutan yang menuju Tuba, diarahkan anggota Polres Tuba untuk melintas melalui Tuba Barat. Anggota kita menjaga di pertigaan memasuki jalan Wayabung. Kendaraan diarahkan untuk mengambil jalur alternatif melalui Mulyaasri kemudian tembus ke belakang kantor Pemkab Tuba,” ujar Kasatlantas AKP Azizal Fikri mendampingi Kapolres Tuba AKBP Beni Ali, S.H., S.I.K.
Sementara, menurut salah satu warga yang rumahnya terendam banjir di KM 108 Jalintim Menggala Heru (25), rumahnya mulai digenangi air sejak dini hari sekitar pukul 02.00 WIB kemarin. ”Air merambah ke jalan dari tadi malam dan tingginya mencapai 1 meter,” tuturnya seraya menyebabkan banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejak malam hari.
Selain menggenangi jalan raya, air juga menggenangi rumah warga dan kebun singkong milik warga sekitar. Camat Menggala Drs. Taufik Jaya dan Kapolsek Menggala AKP A. Kadir juga langsung meninjau ke lokasi.
”Setelah menerima laporan dari warga telah terjadinya banjir yang menutupi Jalintim, saya langsung turun melihatnya. Dan bersama Kapolsek Menggala untuk mengarahkan bagi para pengemudi motor dan kendaraan roda empat  agar melewati jalan pintas yang telah ada. Karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan. Beberapa kendaraan yang nekad melintas akhirnya mogok,” papar Taufik Jaya. (rnn/editor: ricky)

 
| redaksi: jl. gatot subroto no. 16 pahoman - bandarlampung
| email: translampung@yahoo.com
| telp: 0721 - 258595