:: translampung online ::

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Beranda
3 Program Masih jadi Unggulan - Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan
Written by ledi, on Rabu, 10 Maret 2010 | 00:49
Views 28    

BANDARLAMPUNG-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bandar Lampung (UBL), menggelar dialog terbuka calon Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung di lantai 7 gedung Rektorat UBL, kemarin.
Debat yang mengusung tema “Menuju Kota Bandarlampung 2010-2015” ini, tidak dihadiri seluruh kandidat Cawalkot. Kandidat yang datang lengkap dengan pasangannya yakni Herman HN dan Tabroni Hasan, Domiril Hakim dan Suryanto, serta Nurdiono dan Dian Kurnia Laratte.
Pasangan yang datang sendiri yakni, Cawalkot Kherlani yang tidak didampingi wakilnya Heru Sambodo. Syamsu Rizal wakil dari Cawalkot Sauqi Sobier, yang juga datang sendiri mengikuti debat tersebut.
Sedangkan pasangan Eddy Sutrisno dan Hantoni Hasan tidak dapat menghadiri debat, yang diwakilkan kepada ketua tim pemenangannya yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bandarlampung Budiman AS.

 
Pemprov Dianggap Klaim Sepihak Soal Aset di Pringsewu
Written by ledi, on Rabu, 10 Maret 2010 | 00:42
Views 18    

PRINGSEWU-Dinas Peternakan Provinsi Lampung dianggap melakukan klaim sepihak terhadap aset tanah yang kini telah berdiri ruko di Jalan KH. Gholib, Kabupaten Pringsewu.
Arif Gunadi, warga Pringsewu Utara menyatakan bila tanah itu adalah milik keluarganya, dan sertifikat tanah saat di kelola oleh Dinas Peternakan hanya berbentuk hak pakai, bukan kepemilikan.
Menurut Arif yang ditemui di kediamannya, dari fotocopy surat tanah bernomor 222 tahun 1996, tertanggal 18 Januari 1996, yang di tandatangani Kepala BPN Lampung Selatan Ir. Rudi Suma’mur, isi surat tanah tersebut hanya hak pakai. Di mana lamanya hak pakai selama gedung tersebut dipergunakan.
Arif juga mengaku tak tahu-menahu hingga akhirnya keluar surat hak pakai. Mengingat keluarganya juga tak mengetahui bila tanahnya ternyata di keluarkan surat hak pakai.

 

 
Jembatan Darurat Tinggal Pasang Lantai
Written by ledi, on Rabu, 10 Maret 2010 | 00:31
Views 7

BAKAUHENI - Pengerjaan jembatan baja darurat di Jalinsum KM 79, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni hampir selesai. Saat ini pengerjaan tinggal memberikan batang kelapa pada lantai jembatan untuk dilalui kendaraan.
"Saat ini kami masih menunggu batang kelapa untuk lantai jembatan yang dilalui mobil. Jika pemasangan batang kelapa sudah selesai, jembatan baja semi permanen bisa di pakai. Dan mobil yang memiliki berat maksimal 24 ton bisa melewatinya," kata penanggungjawab lapangan PT F. Syukri Balak Lampung Sukirno, Selasa (9/3).
Menurutnya, jika jembatan sudah siap dioperasikan, kendaraan melintas secara bergiliran. Karena lebar dan bobot kendaraan yang melintasi jembatan baja darurat dibatasi. "Kendaraan berat melebihi 24 ton tetap dialihkan ke jalan alternatif di Kecamatan Ketapang," ujar Sukirno.

 

 
Halaman 1 dari 176
| redaksi: jl. gatot subroto no. 16 pahoman - bandarlampung
| email: translampung@yahoo.com
| telp: 0721 - 258595