Berdasarkan Perhitungan Suara, Win-Hendri Menangkan Pilkada 2017

0
1312
views
Calon Bupati Tulang Bawang, Winarti-Hendriwansyah, saat menggelar jumpa pers di kantor DPC PDIP Tulang Bawang, Rabu (15/2). Foto: Als/Trans Lampung

Translampung.com-Kordinator pemenangan Lima Daerah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari Dewan Perwakilan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Provinsi Lampung, Bambang Suryadi mengatakan bahwa berdasarkan perhitungan dari pihaknya Win-Hendri berhasil memenangkan Pilkada Tulangbawang tahun 2017.

“Dengan perolehan suara sementara nomor urut 1. Syarnubi berjumlah 13.901 suara dengan persentase 7.18 persen suara,” kata Bambang, Rabu (15/2).

Sedangkan Bambang menjelaskan untuk Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang dengan nomor urut 2 Handoyo memperoleh 86.276 suara dengan persentase 44.61 persen

“Sedangkan untuk Paslon Win-Hendri mendapatkan suara sebesar 93.219 suara dengan persentase 48.20 persen suara,” jelasnya.

Dengan demikian, Dia menambahkan, bahwa Paslon Bupati dan Wakil Bupati Win-Hendri yang memenangkan Pilkada pada tahun 2017 ini.

“Karena hasil kami ini merupakan hasil dari tim pemenangan yang ada dilapangan dan disetiap TPS – TPS se-Tulangbawang, bahkan hasil dari tim pemenangan partai PDIP , Partai Amanat Nasional (PAN), dan Perindo serta dari hasil tim relawan kami yang ada dilapangan jadi ini real dan benar adanya,” terangnya.

Ditambah lagi, Bambang menjelaskan jika kemenangan dan unggulnya suara yang diperloleh Win- Hendri tersebut merupakan hasil suara dari 9 Kecamatan yang ada di Tulangbawang.

Bambang menjelaskan, diantaranya adalah Kecamatan Penawar Tama, Banjar margo, Dente teladas, Gedung Aji Baru, Menggala, Menggala timur, Rawa Jitu Selatan, Rawa jitu timur dan Kecamatan Rawa pitu Tulangbawang.

“Dengan selisih suara antara kami dari Win-Hendri dan Handoyo sebesar 3.59 persen jadi dengan selesih tersebut kamilah yang memenangkan kegiatan Pilkada pada tahun ini,” tegasnya.

Sedangkan Bambang berjanji apabila dalam kegiatan Pilkada kali ini pihaknya menemukan ada oknum yang melanggar aturan dalam tahapan kegiatan Pilkada sampai penghitungan suara nantinya.

“Maka kami akan melaporkan ke pihak berwajib, karena bahan dasar yang ada di data kami ini akan kami gunakan sebagai bahan bukti, jadi apabila ada yang berbuat melanggar maka akan ketahuaan nantinya,” tegasnya.(als)