Berdalih Mengobati Taunya Mencabuli

0
2773
views
TRANSLAMPUNG.COM,PRINGSEWU–Polsek Sukoharjo berhasil menangkap WA (33), pelaku pencabulan terhadap NP (20) warga Kecamatan Sukohaharjo Kabupaten Pringsewu Lampung.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si., Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mengatakan WA merupakan warga Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu dikenal karena bisa mengobati dengan cara alternatif, ditangkap pada Jumat (1/9) jam 23.00 WIB.

“Penangkapan tersebut berdasarkan laporan korban NP, nomor LP/B-502/IX/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Suko tanggal 1 September 2017, tentang tindak pidana pencabulan”, kata AKP Wahidin, Jumat (8/9) siang.

Lanjut AKP Wahidin, NP datang hendak melakukan pengobatan alternatif karena korban sering mengalami sakit kepala, yang menurut pelaku WA diduga karena diganggu makhluk halus. Korban awalnya diobati  dengan cara menempelkan selembar daun sawi pada leher belakang korban dengan posisi korban tidur telungkup.

Lantas pelaku mengatakan bahwa tidak bisa berkonsentrasi dan meminta untuk pindah kedalam kamar, pada saat didalam kamar korban diminta untuk tidur terlentang lalu pelaku menempelkan kembali daun sawi didada.

“Pelaku membawa korban kedalam kamar hanya sebagai modus semata, karena setelah menempelkan daun tersebut pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh mencabuli korban menggunakan tangan”, jelas AKP Wahidin.

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa baju kaus, kaus dalam hitam, celana dalam, BH, gelas dan seikat daun sawi ditahan di Polsek Sukoharjo. “Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 289 atau 290 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara”, tegas AKP Wahidin.

Pada kesempatan tersebut AKP Wahidin berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan pengobatan alternatif apalagi berlainan jenis.

“Ya ini untuk diketahui masyarakat, dalam pengobatan alternatif untuk lebih mengenal dan berhati-hati. Dampingi keluarga, jangan dibiarkan apalagi keduanya berlainan jenis sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah”, pungkasnya.(Reza)