. . .

Bendera Golkar Hilang, Seno Aji dan Pengurus AMPG Lapor Polsek Sukarame

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Beberapa bendera Partai Golongan Karya (Golkar) yang terpasang di sepanjang ruas Jalan Karimun Jawa dan Jalan Pulau Legundi banyak yang hilang. Hal itu membuat sejumlah Pengurus Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Bandarlampung kecewa dan melaporkan kehilangan tersebut ke Kantor Kepolisian Sektor Kecamatan Sukarame, Minggu (3/2).

Saat pelaporan dan koordinasi, Seno Aji selaku Ketua AMPG Kota Bandarlampung didampingi sejumlah pengurus AMPG, langsung disambut oleh Kapolsek Sukarame, Mulyadi AR di Sentra Pelayanan Kepolisian dan bersama Anggotanya. Melalui laporan tersebut dijelaskan Bahwa telah ada pelucutan Bendera Partai Golkar yang dilakukan oleh oknum tertentu di sepanjang pinggir ruas jalan Pulau Legundi dan Jalan Karimun Jawa Kelurahan Sukarame, kondisi bendera yang hilang beserta bambu tiang bendera, jumlah bendera terpasang yang hilang sekitar 50 Bendera.

“Bendera Golkar sebanyak kurang lebih 50 hilang di wilayah Jalan Pulau Legundi dan Karimun Jawa. Pemasangan bendera langsung dilakukan oleh Anggota AMPG,” kata Ketua AMPG Bandarlampung, Seno Aji.

Sebelum melakukan pelaporan ke Polsek Sukarame, Seno Aji terlebih dulu berkoordinasi dengan Panwascam untuk memastikan tentang hilangnya bendera partai yang berlogo beringin itu.

“Karena Sekarang adalah Momen Pemilu sebelum saya melapor ke Polsek Sukarame, kami sudah berkoordinasi dengan Ketua Panwascam Sukarame, dijelaskan bahwa pihak Panwascam tidak melakukan pelucutan Bendera Golkar mereka hanya menertibkan APK yang melanggar saja, artinya ini ada oknum yang tidak suka dengan Partai Golkar,” imbuh Seno Aji caleg dari Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kecamatan Sukarame, Sukabumi dan Tanjung Senang.

Dari pelaporan tersebut, Kapolsek Sukarame akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Badan Pengawas Pemilu Kota Bandarlampung, yang kemudian hasil koordinasi tersebut nantinya akan menjadi acuan langkah selanjutnya.

“Kami akan koordinasikan kepada Bawaslu Kota Bandarlampung kejadian ini, kemudian hasil koordinasi tersebut menjadi acuan tindklanjut berikutnya, saya juga ucapkan terimakasih karena sudah melaporkan masalah ini ke Polsek Sukarame,” tutup Mulyadi. (rls/hkw)

error: Content is protected !!