Begal tewas tertembak

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Pelaku pembegalan atau pencurian kendaraan bermotor dengan kekerasan, tampaknya harus waspada. Sebab, tim tekab 308 Polsek Tanjungkarang Barat (TkB) tak segan-segan melumpuhkan pelakunya dengan cara menembakan Senpi (senjata api) ke arah pelaku hingga tewas.

Adalah Keri juliki (24) warga Dusun 04 Rt.004 Rw.004 Kelurahan Tebing Kecamatan Melinting Lamtim yang tewas setelah tubuhnya bersarang dua buah peluru di kaki sebelah kanan dan punggungnya.

Kejadian penangkapan dan penembakan yang dilakukan oleh Tim Tekab 308 Polsekta TkB terjadi kemarin (1/3) sekitar pukul 04.00WIB di Kelurahan Sumber Rejo Kemiling Bandarlampung.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, awal mula penembakan terhadap pelaku begal tersebut saat aparat mendapat laporan dari korban atas nama M.Tedi Firmansyah (46) warga jalan Pisang Muli, Sununan Baru TkB Bandarlampung.

“Awalnya kami dapat laporan Nomor LP/183/III/2017/Lpg/Resta balam/Sektor TKB tanggal 01 Maret 2017 sekitar pukul 02.00WIB, dari laporan itu kami langsung turun ke lapangan untuk mengecek dan menangkap pelakunya,”ungkap Murbani, kemarin (1/3).

Setelah menelusuri di beberapa tempat, sambung Murbani, aparat menemukan seseorang yang sedang mengendarai kendaraan Mio Z warna putih tanpa plat motor yang sedang berjalan di daerah Sumber Rejo Kemiling Bandarlampung, sehingga aparat melakukan pengejaran terhadap kendaraan tersebut.

Namun, saat dilakukan pengejaran, pelaku berusaha melarikan diri, sehingga terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku dan aparat mengeluarkan tembakan peringatan ke atas agar pelaku dapat menyerahkan diri.

Akan tetapi, tembakan peringatan yang sudah dikeluarkan sebanyak tiga kali itu tak di indahkan oleh pelaku. Bahkan, pelaku mencoba melawan petugas dengan menembakan Senpi (Senjata Api) ke arah petugas sebanyak satu kali. Beruntung, tembakan tak mengenai petugas yang mengejar, sehingga petugas terpaksa mengarahkan Senpinya ke arah pelaku.

“Nah, pas petugas mengarahkan Senpinya ke arah pelaku, peluru Tekab 308 mengenai kaki kanan pelaku. Tapi, masih berusaha melarikan diri dan petugas kembali mengeluarkan tembakan dan mengenai punggung pelaku dan akhirnya pelaku terjatuh,”katanya.

Pelaku yang sudah tumbang, petugas berusaha menolong dan melarikannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Namun naas, pelaku menghembuskan nafasnya terakhir saat sampai di RS.Bhayangkara.

“Untuk pelaku-pelaku Begal dan Curanmor ini, kami tak segan-segan untuk mengarahkan tembakan kami jika pelaku itu melawan dan membahayakan aparat,”tegasnya.

Sementara, Kapolsekta TkB, Kompol Harto Agung mengatakan, pelaku telah melakukan penodongan dan perampasan kendaraan Mio Putih BE 7130 BB milik korbannya dengan cara menghampiri korban yang sedang mengendarai motor dan menodongkan Senpi ke arah korban.

“Nah, korban karena ketakutan memberikan kendaraan itu dan melaporkan ke Polsekta TkB dan kami langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya,”katanya.

Menurutnya, pelaku yang tewas tersebut telah sangat meresahkan. Sebab, sempat di grebek oleh petugas Lamtim namun tidak tertangkap. Selain itu juga pelaku sempat melakukan pencurian kendaraan bermotor di Jakarta.

“Walaupun sekarang ini pelaku tertangkap di bandarlampung. Tapi, istri dan anaknya tinggal di tangerang. Pelaku ini berpindah-pindah dalam menjalankan aksinya,”katanya.

Barang bukti yng berhasil disita yakni tiga buah motor diantaranya Motor Honda CBR warna hitam BE 4199 JD dengan TKP di wilayah hukum Kedaton dengan kondisi rusak kunci stang, Motor honda supra X 125 warna hitam BE 4592 GW dengan TKP di Kedaton yang juga Merusak kunci stang dan Mio Z warna putih BE 7130 BB, sebuah senpi rakitan, Kunci leter T dan 6 anak kunci leter. T.

“Kalau TKP nya lebih dari 10 orang, dalam menjalankan aksinya, pelaku ini minimal dua orang,”pungkasnya.(yud)

News Reporter