. . .

Baznas Lamsel Salurkan Bantuan dari Zakat Profesi

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Selatan menyerahkan bantuan beasiswa, pondok pesantren dan fakir miskin.

Bantuan tersebut diserahkan kepada 50 orang pelajar mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan besaran Rp1 juta tiap pelajar. Kemudian, bantuan kepada 50 pondok pesantren sebesar Rp1 juta tiap pondok dan bantuan untuk 50 orang, dan fakir miskin sebesar Rp500 ribu masing-masing orang.

Kepala Bagian Bina Mental, Spiritual (BMS) dan Sosial Lampung Selatan Firmansyah mengatakan, penggajian ASN di Pemkab Lamsel kini telah melalui sistem transfer  Bank Lampung. Dengan sistem terbaru ini bisa lebih cepat dalam pengumpulan zakat.

“Selama kurun waktu 1 tahun sudah bisa mengumpulkan Rp2 miliar. Ini belum memakai sistem transfer Bank Lampung. Mudah-mudahan dengan sistem terbaru ini bisa terkumpul hingga Rp10 miliar sebagaimana keinginan Bupati Lamsel,” kata dia ketika ditemui usai kegiatan sosialisasi pemotongan zakat profesi melalui sistem transfer Bank Lampung, yang berlangsung di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel, Selasa (30/1).

Dijelaskan Firman, pengumpulan zakat ini tujuannya untuk pengentasan kemiskinan dan untuk pembagiannya paling efektif pada bulan suci Ramadhan.

“Bantuan Baznas ini, bukan hanya dibidang sosial saja. Tapi untuk mereka yang sedang mengejar cita-cita yakni pelajar. Artinya, bantuan ini untuk kemaslahatan umat,” ungkap dia.

Infaq dan shodaqoh itu, ditambahkan dia lebih baik dilakukan semasa masih hidup. Karena, amal dari shodaqoh dan zakat bisa memberikan pertolongan di akhirat nantinya.

“Jangan ketika mau meninggal dunia baru mau memberikan,” ujarnya.

Sementara itu, Supervisor Bank Lampung Cabang Kalianda, Nasrul Padiangan mengatakan, Bank Lampung hanya menerima data rekap dari Bendahara gaji tiap dinas/instansi untuk besaranya rata-rata dua setengah persen. Berdasarkan rekap tersebut itulah yang dilakukan Bank Lampung untuk melakukan pemotongan gaji ASN.

“Bank Lampung ini, hanya sebagai sarana penampungan saja. Setelah itu, dananya kita pindahkan ke rekening Baznas. Sejak Januari 2018 ini kita semua ASN sudah dilakukan pemotongan. Sebab, semua ASN penggajianya telah memakai sistem transfer Bank Lampung,” pungkasnya.(jhn/hkw)