Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 Bayi di India Dijual dengan Harga Segini -
Bayi di India Dijual dengan Harga Segini

TRANSLAMPUNG.COM – Polisi di Maharashtra, India pada Selasa, (6/2) menahan seorang dokter dan istrinya karena diduga menjual bayi yang baru lahir di Kota Kolhapur. Tersangka, Arun Bhupal Patil menjual dua bayi selama tiga bulan dengan harga Rs 2 lakh atau sekitar Rp 40 juta setiap bayinya.

Kepala Komite Kesejahteraan Anak Priyadarshini Chorage mengatakan, Patil menjual bayi- bayi tersebut untuk membantu perempuan yang belum menikah namun hamil, melahirkan. Patil mengaku memberikan semua uang dari penjualan bayi kepada para ibunya.

Menurut Chorage, Patil menjual bayi baru lahir yang dikirim oleh seorang ibu ke sebuah keluarga di Chhattisgarh pada 23 Desember 2017 dengan harga Rp 40 juta. “Bayi lainnya dijual ke pasangan di Mumbai namun dia belum mengungkapkan rinciannya.”

Central Adoption Resource Authority (CARA) dan Unit Perlindungan Anak Distrik menggerebek rumah sakit tempat Dokter Patil bekerja. Menurut petugas kepolisian, Patil diduga terlibat dalam sindikat perdagangan bayi perempuan dan anak.

Kini polisi meneliti sindikat perdagangan bayi dan anak yang lebih besar. Sebelumnya, keluhan dalam kasus ini diajukan anggota Unit Perlindungan Anak Distrik, Sagar Namdev Date.

Kasus tersebut sedang diselidiki oleh Asisten Inspektur Polisi Pradnya Chavan dari Kantor Polisi Shivajinagar di Ichalkaranji.

“Kami telah menemukan rekening bank bersama atas nama ibu anak itu dan Patil, masih ada Rs 2 lakh yang dibayarkan untuk anak tersebut. Kami sedang menyelidiki masalah ini lebih lanjut,” kata Chavan seperti dilansir Hindustan Times.

Salah satu ibu yang rela bayinya dijual adalah seorang gadis berusia 17 tahun dari Sangli yang hamil diluar nikah dengan pacarnya. Dia adalah anak perempuan dari petani miskin dan ketika dokter tersebut menawarkan rencana penjualan bayi, dia menerimanya.

“Dia hamil empat bulan saat dia mendekati dokter. Dia tidak bisa menjalani aborsi, jadi dia menyarankan pilihan ini padanya,” kata Chavan.(jpg)

 

News Reporter