. . .

Baru 73 Perusahaan Fintech Terdaftar OJK

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Teknologi dan digitalisasi di sektor keuangan berkembang pesat. Salah satunya dibuktikan dengan bertambahnya perusahaan-perusahaan Financial Technology (Fintech)

Seperti dilansir dari radarlampung.co.id (Group Trans Lampung), Kepala OJK Lampung Indra Krisna mengatakan, berdasar catatan OJK per Oktober 2018, tercatat 73 perusahaan Fintech yang terdaftar. ”Daftar itu bisa dilihat langsung pada website OJK,” kata Indra, Selasa sore (13/11).

Dilanjutkan, pesatnya perkembangan teknologi juga membuat OJK mengeluarkan ketentuan terkait diperbolehkannya digital banking oleh bank-bank tertentu.

Di antaranya untuk bank yang masuk dalam katagori buku tiga, yakni bank yang memiliki modal inti antara Rp5 triliun hingga Rp30 triliun. Kemudian bank katagori buku empat, yakni memiliki modal inti Rp30 triliun atau lebih.

Perkembangan teknologi dan digitalisasi juga membuat beberapa bank mulai menerapkan kebijakan menutup kantor-kantor cabang pembantu.

“Kantor-kantor itu kemudian digantikan dengan delivery chanel yang berbasis digital. Seperti aplikasi-aplikasi di smartphone atau digital banking yang biayanya lebih murah,” sambungnya.

Selain itu, perusahaan-perusahaan pasar modal juga telah mulai berinvestasi di bidang teknologi informasi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah dan jenis aktifitas transaksi yang berbasis digital. (ega/ais/tnn)

error: Content is protected !!