. . .

Barang Bukti Hasil Kejahatan dimusnahkan Kajari.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Kejaksaan Negeri Kabupaten Lampung Selatan musnahkan sejumlah Barang Bukti hasil tidak kejahatan.

Menurut Kajari Lamsel, Sri Indarti mengatakan barang bukti tersebut merupakan hasil keputusan Pengadilan Negeri Lampung Selatan dan Mahkamah Agung sejak bulan Januari sampai bulan Agustus 2018 dari beberapa terpidana.
“Cara pemusnahan barang bukti narkotika, Psikotropika dan uang palsu dengan cara dibakar hingga menjadi abu. Sedangkan senjata api, dipotong-potong sehingga tidak bisa digunakan kembali,” kata Sri Indarti, usai penyerahan Hibah barang milik pemerintah daerah lamsel, berupa tanah dan bangunan eks Kantor KUPTD Dinas Pendidikan  kepada Kejaksaan Negeri Lamsel, Rabu (3/10).
Dijelaskan Indarti, barang bukti yang dimusnahkan yaitu, sabu-sabu sebanyak 1,2 kg, extasy 26,5 butir, ganja 23 kg, alat hisap sabu 60 paket, senjata api rakitan jenis revolver 3 pucuk, senjata airsoftgun jenis revolver 1 pucuk dan uang palsu sebanyak 21 lembar.
“Semua Barang bukti berupa narkoba dan uang palsu tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar,” jelas dia.
Sedangkan barang bukti senpi, ditambahkan dia kita musnahkan dengan cara dipotong-potong menggunakan gerinda.
Pantauan dilapangan, hadir dalam pemusnahan tersebut, Kajati Lampung, Susilo Yustinus, Kajari Lamsel, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, Kapolres Lamsel, AKBP. M. Syarhan, Ketua DPRD Lamsel, Hendry Rosyadi dan Forkopimda Lamsel.(Jhn)