Banyak Ruas Jalan Milik Pemkab Lamsel Rusak

0
2701
views

Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera

TRANSLAMPUNG, KALIANDA – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, mengakibatkan banyaknya kondisi ruas jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) yang rusak bahkanhancur.

“Kondisi jalan kabupaten yang rusak dan hancur ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Harus ada pertanggungjawaba ndari pihak perusahan Pembangunan Perumahan (PP),” ujar Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Mulyadi Saleh, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Lamsel Qorinilwan, Kabag Pembangunan Yanny Munawarti dan beberapa staf Dinas PUPR, saat melakukan peninjau lokasi di beberapa titik ruas jalan yang digunakan PP untuk pembangunan JTTS, Senin (11/9).

Menurut Mulyadi, pemakaian ruas jalan milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ini menjadi tanggung jawab pihak PT. PP, untuk melakukan perbaikan.

Oleh karena itu, Pemkab Lamsel  sebagai wilayah yang terkena dampak pembangunan JTTS melakukan pendataan, mulai dari jalan dan sarana pengairan pertanian yang dibangun pemkab.

“Setelah melakukan pengecekan ke lokasi, maka pemkab Lamsel akan membuat perjanjian hitam di atas putih. Dimana perjanjian tersebut sebagai bentuk dasar komitmen dan tanggung jawab PT.PP untuk melakukan perbaikan,” ujar dia.

Atas dasar perjanjian tersebut, lanjut Mulyadi, maka pemkab Lamsel berhak melakukan tuntutan jika pihak PP tidak mau bertanggung jawab, dalam melakukan perbaikan jalan milik Pemkab Lamsel yang rusak.

“Jangan setelah usai pembangunan JTTS mereka (PP-red) pergi begitu saja. Hal seperti itu yang tidak kami inginkan, sebab apapun bentuknya, masyarakat tahunya Pemkab Lamsel,” kata Mulyadi.

Oleh karena itu, Pemkab Lamsel pada Selasa (19/9) mendatang akan memanggil dan mengundang PT. PP bersama para pengusaha yang bergerak di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, untuk melakukan rapat bersama sekaligus silahturami dengan bupati.

“Undangan rapat ini untuk semua perusahan tanpa terkecuali PP. Semua pimpinan perusahan wajib hadir, tidak bisa diwakilkan,” pungkasnya.

Hasil pantauan dilokasi, saat wartawan Trans Lampung diajak bersama tim meninjau ruas jalan milik Pemkab Lamsel yang rusak, karena dipakai dalam pembangunan JTTS. Di antaranya ruas jalan di Desa Wayarong, Kelurahan Kalianda, Jalan di Desa Kekiling Kecamatan Kalianda, Jalan Desa Banjarmasin, Kecamatan Penengahan dan Dusun Bunut, Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni, yang rusak terkena dampak pembangunan JTTS.

Pengecekan lokasi jalan yang rusak ini, sebagai sampel. Sebab masih banyak lagi di kecamatan lain jalan milik Pemkab Lamsel yang mengalami hal serupa. (jhn/fik)