:: translampung online ::

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Sentil Keberadaan KTM
Written by ledi, on Senin, 18 Januari 2010 | 02:35
Views 59    

BANDARLAMPUNG – DPRD Lampung melalui anggotanya, Khamamik, menyentil rencana peresmian kota baru mandiri (KTM) di Mesuji, Februari 2010. Menurutnya, ada hal lebih penting ketimbang KTM. Yakni infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.  
’’Infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terabaikan. Misalnya, pembangunan gorong-gorong, listrik, aliran sungai sekunder dan tersier, sampai pada perbaikan sarana pertanian,” terang Khamamik.
Yang terlihat kini, lanjutnya, bangunan pasar di sana sangat minim. Selain itu, tak sedikit jembatan rusak dan kondisi jalan yang memprihatinkan. ’’Jangankan kendaraan roda dua atau empat, sandal saja sulit diangkat. Apa kata menteri jika melihat ini nanti,” katanya.
Seperti diketahui, Kabid Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Heriyansyah mengatakan, pekan kedua Februarii 2010, menteri tenaga kerja dan transmigrasi dijadwalkan meresmikan KTM di Desa Wonosari. Peresmian dibarengi dengan panen raya padi.
’’Pengembangan Desa Wonosari sebagai KTM merupakan kerja patungan antar-pemprov dengan pemerintah pusat melalui Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi,’’ beber Heriyansyah. Sesuai Undang-Undang No. 15/1997 tentang Ketransmigrasian, kelengkapan KTM meliputi sarana-prasarana dan itu menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah pusat. Di antaranya, pembangunan pasar basah dan kering. (rnn)


 
| redaksi: jl. gatot subroto no. 16 pahoman - bandarlampung
| email: translampung@yahoo.com
| telp: 0721 - 258595

  |  

   47 Tamu online