Bachtiar Tolak Berpasangan Dengan Arinal

0
697
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Ketua DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Partai Amanat Nasional (PAN) provinsi Lampung Bachtiar Basri menegaskan apabila DPP memutuskan untuk berpasangan dengan Arinal Djunaidi dalam pilgub mendatang, Bachtiar langsung menolaknya, dirinya juga akan tetap konsisten mendukung Ridho Ficardo sebagai Gubernur Lampung.

“Saya hanya mau maju dalam pilgub jika dipasangkan dengan Ridho Ficardo. Kalau dengan yang lain saya tidak mau mending saya pensiun dan momong cucu dirumah,” tegas Bachtiar kepada translampung.com, di rumahnya Dinas Wakil Gubernur Lampung , Rabu siang (14/9/2017).

Saat disinggung mengenai surat rekomendasi yang yang di berikan DPP kepada Arinal, Bachtiar menilai surat rekomendasi dari DPP PAN sebagai bentuk untuk melihat respon positif masyarakat di Lapangan dan belum final sebelum adanya surat keputusan (SK) keluar dari DPP.

“Diliat ada respon positif enggak di lapangan ,kita perkirakan bisa menang enggak,kalau enggak menang ngapain kita hanya sebagai pendukung Calon Gubernur saja tapi tidak menang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya bahwa surat yang diberikan Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) hanya surat rekomendasi bukan surat keputusan (SK), dan tidak menjadi masalah apabila hanya surat rekomendasi dan bisa berubah sebelum SK di terbitkan.

“Itu hanya rekomendasi bukan Surat Keputusan. Kalau rekomendasi DPP untuk Arinal biasa-biasa saja hanya di minta untuk mencari pasangan mencari calon wakil yang pas. Tidak ada masalah,” ucapnya.

Menurut Bachtiar surat rekom yang beredar saat ini hanya surat yang ditujukan untuk Arinal agar mencari pasangan dan koalisi partai.”DPP kasih kepercayaan untuk Arinal yang isinya untuk mencari pasangan dan enggak ada yang istimewa,” terangnya.

Tidak hanya itu, mantan Bupati Tulangbawang barat ini mengungkapkan tidak merasa terkejut atas hasil surat rekomendasi tersebut. Sebab, itu merupakan keputusan dari DPP dan bukan dirinya yang memutusakan dan mengambil hasil rekomendasi tersebut.

“Enggak kaget memang kewenangan ada di DPP. Karena ketum bilang untuk SK pasangan calon akan di keluarkan dua minggu kedepan setelah tanggal 12 September 2017,” pungkasnya
(r2)