Awas, Akun FB Mila Sari Sebarkan Hoax tentang Lakalantas di Batukeramat

AWAS HOAX: Unggahan video akun Facebook bernama Mila Sari tentang video lakalantas parah dan dengan caption: “Batu keramat Tanggamus Lampung (emoticon)” dipastikan hoax oleh Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Sopyan dan Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma. (Foto: SCREENSHOT)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Warga sosial media (sosmed), terutama di Kabupaten Tanggamus, diimbau untuk tidak menelan mentah-mentah informasi atau kabar yang beredar di Facebook. Terlebih dengan cepat membagikannya dan membuatnya menjadi viral. Padahal belum tentu validitas atau kebenarannya.

Seperti yang hari ini (8/6) terjadi. Akun Facebook bernama Mila Sari, mem-posting sebuah video tentang kecelakaan laluintas (lakalantas) parah. Pada caption (keterangan) dalam unggahannya, wanita dengan foto profil mengenakan hijab warna abu-abu itu, menuliskan “Batu keramat Tanggamus Lampung” dan membubuhkan dua emoticon.

SEGERA LURUSKAN: Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma meminta info hoax segera diluruskan melalui pemberitaan resmi.

Pada video yang diunggah Mila Sari empat jam lalu, tampak arus lalu lintas yang sangat padat. Mendadak tersendat lantaran ada seseorang terlindas ban belakang bus warna putih berukuran besar. Tampak juga aliran deras darah dari titik terlindasnya korban yang diduga seorang pengendara roda dua. Sebab terlihat ada helm tergeletak di dekat posisi korban terlindas ban bus.

Dikonfirmasi perihal unggahan video lakalantas parah dengan caption “Batu keramat Tanggamus Lampung” itu, Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Sopyan, S.H. menegaskan bahwa informasi di akun Facebook bernama Mila Sari itu adalah hoax.

PASTIKAN HOAX: Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Sopyan memastikan bahwa postingan video akun Facebook Mila Sari adalah hoax.

Hoax itu mas. Tidak ada bus itu lewat (Jalinbar) Tanggamus sini. Saya dari tadi bolak-balik Gisting. Ini baru pulang, nggak ada laka itu. Saya juga sudah koordinasi dengan Kanit Laka, tentang info hoax ini,” tegas Sopyan melalui chatting WhatsApp pada translampung.com yang dipertegas lagi dengan panggilan suara WhatsApp.

Sebelum mengakhiri telepon, kasat lantas juga mengimbau seluruh pengguna Jalinbar Tanggamus, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi semua aturan lalu lintas. Terlebih semakin mendekati Hari Raya Idulfitri, maka arus mudik juga semakin memuncak.

“Saat-saat seperti itulah sangat rawan terjadi lakalantas. Jadi kami imbau, agar semua pengguna jalan mematuhi aturan lalu lintas dan memeriksa kondisi kendaraan serta kondisi tubuh sebelum berkendara. Itu semua demi keamanan, kenyaman, dan keselamatan kita,” imbau Sopyan.

Senada juga disampaikan Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si. Melalui chatting WhatsApp pada translampung.com malam ini, kapolres meminta agar info itu segera diluruskan agar tidak menyesatkan dan menimbulkan salah informasi di kalangan masyarakat.

“Itu hoax. Segera luruskan ya. Terimakasih,” singkat Kapolres Tanggamus.

Terpisah, Kanit Laka Bripka. Rudi Prawira serta Kapos Lantas Batukeramat Bripka. Sofyan, juga langsung menghubungi translampung.com melalui sambungan telepon untuk memberikan penjelasan. Sofyan menegaskan, bahwa setelah menerima info perihal unggahan video lakalantas parah dengan caption “Batu keramat Tanggamus Lampung”, dirinya langsung menanyai satu per satu anggota Satuan Lalu Lintas yang hari ini piket.

“Saya sudah tanya satu per satu anggota yang piket hari ini mas. Dan mereka menjamin tidak ada kejadian lakalantas itu. Kalau dilihat suasana lokasi dalam video itu, memang sepintas mirip dengan suasana Jalan Lintas Barat ruas Pekon Batukeramat. Tapi kami pastikan, video itu hoax mas. Kejadian lakalantasnya bukan di (Jalinbar ruas Pekon Batukeramat) wilayah kami,” tandas Sofyan. (ayp)