Awalnya Berdalih Tagih Hutang, Akhirnya Akui Peras Kepala Pekon

0
258
views

 

TRANSLAMPUNG.COM, LIMAU – Oknum perwira Kepolisian Daerah Lampung berpangkat Inspektur Satu, yaitu AS, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Hotel Sarinongko, Pringsewu. Meski demikian, AS masih sempat berusaha mengelabuhi sesama polisi yang menggerebeknya, dengan dalih menagih hutang pada dua kepala pekon dari Kecamatan Limau, Tanggamus. Namun akhirnya setelah didesak dan dikonfrontir dengan barang bukti serta keterangan para kepala pekon, AS mengaku melakukan pemerasan.

Kepala Pekon Banjaragung Juris Triza (42) dan Kepala Pekon Tanjungjaya Fadullah (51) mengatakan, saat OTT AS sempat membantah melakukan pemerasan. Dia mengatakan pada anggota Satreskrim Polres Tanggamus, kalau uang itu adalah uang pinjaman yang dia tagih.

“Terus didesak, akhirnya (AS) mau mengaku kalau itu uang pemerasan,” ujar Juris yang diamini Fadullah.

Mereka berdua menceritakan, saat itu pertemuan diadakan di ruang aula hotel. Lalu para kepala pekon menceritakan kalau mereka takut dengan permasalahan hukum. Lantas dibuatlah kesepakatan untuk tutup kasus, syaratnya para kepala pekon harus setorkan Rp100 juta per orang. Dan sebagai tanda jadi diminta dana pangkal Rp15 juta. Namun ketujuh kakon mengaku tidak membawa uang dan yang terkumpul hanya Rp10 juta. Lantas AS bersedia menerima dan disepakati sisanya dibayarkan 3 Juli dengan pertemuan ulang.

“Kemudian dari belakang kami datanglah anggota dari Polres Tanggamus. Jumlahnya sekitar 20 orang dipimpin Kasatreskrim (AKP Hendra Saputra) sama Kanit Tipikor (Ipda. Ramon Zamora). Mereka langsung tunjukkan surat perintah penangkapan. Saat itu oknum tersebut langsung drop, diam terduduk,” beber Juris.

Kemudian tahapan berikutnya berlanjut ke penyitaan barang bukti berupa surat panggilan yang diterima para kakon, uang Rp10 juta dan kendaraan yang digunakan AS. Lantas semuanya dibawa ke Mapolsek Pringsewu untuk pendataan administrasi. Setelah itu barulah beberapa anggota Propam Polda Lampung tiba dan membawa ketujuh kakon serta AS ke Polda Lampung.

“Jadi sepertinya langsung dilakukan pelimpahan perkara dari Polres Tanggamus ke polda. Sebab kami langsung di bawa ke polda untuk diperiksa di sana,” ujar Juris.

Pemeriksaan di Polda Lampung berlangsung sampai pukul 04.00 WIB, Jumat (23/6) dinihari. Setelah itu pemeriksaan berita acara dihentikan sementara dan akan dilanjutkan setelah Idul Fitri ini. (ayp)