Awalnya‎ Menolak karena Takut Tak Laku, Akhirnya Pasrah

0
515
views

Detik-detik Relokasi Lapak Pedagang Ikan di TPI Kotaagung

HAL yang lumrah, jika program pembangunan yang digagas pemerintah tak berjalan lancar. Seperti yang terjadi kemarin (16/3), saat Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanggamus hendak merelokasi lapak para pedagang ikan di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kotaagung. TPI itu dirapikan, karena akan dikonsep TPI Wisata. Awalnya para pedagang sempat keberatan, bahkan menolak. Dalihnya karena khawatir dagangan tidak laku di tempat yang baru. Lantas bagaimanakah situasinya? Berikut tulisannya.

Laporan A. Yogy, Kotaagung

Puluhan personel berseragam Polisi Pamong Praja (Pol PP) Tanggamus yang dibantu belasan anggota polisi dari Polsek Kotaagung dan belasan petugas berseragam loreng dari Kodim 0424, bersiaga di sekitaran TPI Kotaagung. Melihat pemandangan tak biasa itu, wajah puluhan pedagang ikan di sana mendadak tegang. Ada yang dengan sigap membereskan lapak. Ada yang kasak-kusuk dengan pemilik lapak sebelah. Tak sedikit juga yang asyik menawarkan barang dagangan pada calon pembeli.

Di antara puluhan petugas berpostur tegap itu, ternyata terlihat Kepala DKP Tanggamus, Shofwan. Setelah beberapa saat memberikan arahan, masing-masing petugas yang terbagi dalam beberapa tim mulai berinteraksi dengan para pedagang. Suhu mulai berubah agak panas, saat para petugas menjelaskan untuk apa mereka bersiaga di TPI Kotaagung.

Tak beberapa lama kemudian, suara gaduh pun terdengar. Rupanya suara itu berasal dari lapak berbahan kayu dan bambu yang dibongkar petugas. Awalnya para pedagang sempat mempertahankan lapaknya dan ogah direlokasi. Namun setelah mendapatkan penjelasan, satu per satu dan akhirnya semua pedagang pasrah. Mereka hanya bisa menyelamatkan barang dagangan dan benda-benda lain yang mungkin masih bisa digunakan di tempat yang dijanjikan DKP.

LEAVE A REPLY