Awal Maret, PAD Kota Bandarlampung Capai 10 Persen

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Pemerintah Kota Bandarlampung terus berupaya untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 ini.

Upaya penggenjotan pencapaian target PAD ini dilakukan sejak awal tahun. Dan terbukti, per 7 Februari 2017 lalu. PAD kota Bandarlampung telah mendekati angka 10 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung, Yanwardi mengatakan, pihaknya akan terus berupaya secara maksimal guna mencapai target PAD dari semua sektor yang di kelola BPPRD.

Untuk saat ini, pendapatan secara keseluruhan telah mencapai Rp 236 miliar atau sekita 8,55 persen. Sedangkan pencapaian PAD Bandarlampung telah mencapai Rp 53 miliar atau sebesar 7,8 persen dari target PAD sebesar Rp 779 miliar.

“Pencapaian ini PAD ini terhitung pada 7 Februari lalu. Dan secara otomatis PAD saat ini sudah bertambah lagi,” jelas Yanwardi saat ditemui diruangannya, Rabu (1/3).

Pencapaian PAD yang hampir mencapai 10 persen ini didapatkan dari sektor pajak dan retribusi. Adapun rinciannya sebagai berikut, dari sektor BPHTB sebesar Rp 12 miliar dari target sebesar Rp140 miliar.

Kemudian Pajak Penerangan Jalan telat tercapai Rp14,5 miliar dari target Rp100 miliar. Sektor pajak Hotel sebesar Rp2,9 miliar dari target Rp22 miliar.

Sektor pajak Restoran sebesar Rp6,2 miliar dari target Rp60 miliar, sektor pajak Hiburan tercapai Rp2,4 miliar dari target Rp10 miliar, sektor pajak reklame tercapai Rp3,2 miliar dari target Rp41 miliar dan sektor PBB-P2 tercapai Rp4,5 miliar dari target sebesar Rp170 miliar.

Yanwardi mengungkapkan, pihaknya bersama jajarannya akan terus berupaya dalam pencapaian target PAD tahun ini. Mengingat PAD tahun lalu tidak memenuhi target.

“Yang jelas, kita terus berusaha kerahkan kemampuan kita untuk mencapai target,” ujar dia.

Selain itu, dia juga menghimbau kepada masyarakat Bandarlampung yang merupakan Wajib Pajak (WP) untuk taat dan membayar pajak sesuai dengan aturan. Karena pajak yang didapatkan ini, untuk membangun Kota Bandarlampung.

“Pembangunan kita inikan dibiayai oleh pajak, makanya kita semua harus memenuhi kewajiban pajak kita, yang merasakan pembangunan kan masyarakat juga,” tutur dia.(jef)

News Reporter