Kapolres Way Kanan Sambangi Rumah Anggota Linmas Yang Wafat Saat Jaga TPS

TRANSLAMPUNG.COM, PAKUAN RATU – Kapolres Way Kanan AKBP. Andy Siswantoro didampingi Camat Pakuan Ratu M. Daniel Arya dan Kapolsek Pakuan Ratu IPTU. Rifki mendatangi kediaman almarhum Supaidi (52) anggota Satlinmas yang meninggal dunia karena sakit dan kelelahan saat melakukan penjagaan di TPS 3 Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan, Kamis (18/04/2019).

Kapolres Way Kanan AKBP. Andy Siswantoro mengatakan disela sela kesibukannya dalam melaksanakan tugas mengamankan Pemilu, saat mendengar kabar duka tersebut dirinya langsung mendatangi rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Almarhum.

Tampak Kapolres berbaur dengan warga yang sedang melayat dirumah duka

“Kami Keluarga besar Polri khususnya Polres Way Kanan turut berduka cita yang mendalam dan kami turut kehilangan seorang Pejuang Demokrasi,” ucap AKBP Andy saat di konfirmasi melalui sambungan telpon oleh Translampung.com.

Menurut Kapolres, Perjuangan almarhum selama ini dalam melaksanakan tugas sebagai Linmas patut di apresiasi. Karena meskipun usianya sudah lebih dari setengah abad almarhum masih semangat dan sangat aktif menjalankan tugasnya untuk melakukan pengamanan di setiap ada kegiatan.

“Informasi dari keluarganya, meskipun usianya sudah tidak muda lagi almarhum ini memang cukup aktif disemua kegiatan. Bahkan, di Pemilu tahun ini keluarga almarhum sempat melarangnya untuk ikut serta di kegiatan Pemilu tapi almarhum menolak dengan alasan ini yang terakhir,” ujar Kapolres.

Kepada Keluarga almarhum, Kapolres berpesan supaya tabah dan dapat mengikhlaskan kepergian almarhum untuk selamanya sehingga almarhum dapat tenang di sisi allah swt.

“Untuk keluarga yang ditinggalkan supaya tetap sabar, tabah dan ikhlas dan Mudah mudahan almarhum di ampuni segala dosanya dan diterima amal perbuatannya sehingga dapat di terima disisi allah swt Amin,” pungkasnya.

Diketahui bahwa, Almarhum Supaidi pada pagi tadi sekitar pukul 07:00 Wib meminta izin untuk pulang dari TPS karena kurang enak badan akibat begadang semalaman menjaga TPS. Namun, sampainya dirumah kondisi Almarhum semakin drop dan langsung di bawa ke klinik dokter yusuf di Kecamatan setempat namun nyawanya tidak tertolong. (Migo).




Diduga Kelelahan Saat Menjaga TPS, Anggota Linmas Di Way Kanan Meninggal Dunia

TRANSLAMPUNG.COM, PAKUAN RATU- Diduga Kelelahan saat melaksanakan tugas menjaga TPS, Anggota Linmas bernama Baidi (52) Linmas TPS 3 Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan meninggal dunia. Kamis (18/04/2019) Sekitar pukul 08:00 Wib.

Camat Pakuan Ratu M.Daniel Arya.S.STP.,M.M,. Saat di konfirmasi membenarkan kabar duka tersebut.

“Iya benar, namanya pak Supaidi Bin Gadiman umur 52 tahun. meninggal dunia diperkirakan karena sakit saat melaksanakan tugas di TPS 3 Kampung Negara Harja,” ujar Camat.

Camat menjelaskan, almarhum pagi tadi izin pulang karena kurang enak badan karena begadang menjaga TPS, dan sampainya dirumah kondisi Almarhum semakin ngedrop dan langsung di bawa ke klinik dokter yusuf namun nyawanya tidak tergolong.

“Pagi tadi informasinya dia izin pulang karena nggak enak badan, dan langsung di bawa ke klinik dan dapat kabar kalau beliau meninggal dunia. Atas nama Pemerintah Kecamatan dan pribadi saya turut berduka cita, trimakasih atas pengorbanan beliau selama bertugas, semoga amal ibadahnya diterima di sisi allah swt, amin,” ucapnya. (Migo).




Bripka Ripay Alex Gendong Lansia Ke TPS Untuk Nyoblos Pada Pemilu 2019

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Sikap humanis dan peduli ditunjukkan salah satu anggota Polres Way Kanan yang melaksanakan pengamanan Pimilu 2019 di TPS 6 yang berada di Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan pada Rabu (17/04/2019).

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Way Tuba bernama Bripka Ripay Alex H. Hatinya terenyuh melihat seorang lansia kesulitan berjalan dari rumah hendak ke TPS, akhirnya Bripka Alex bergegas mendatangi untuk membantu serta menggendongnya untuk ke TPS.

Lansia tersebut bernama bapak Harsono, karena lama menunggu suami anaknya pak Harsono yang pergi ke ladang, akhirnya si Bapak berjalan kaki perlahan- lahan untuk ke TPS.

Melihat hal itu, Alex langsung bernisiatif membawa pak Harsono menggunakan sepeda motornya kemudian menggendongnya hingga ke TPS, setelah memberikan hak suaranya, pak harso kembali di antarkan pulang menuju ke kediamannyai.

“Saya terenyuh ketika melihat pak Harsono jalan kaki perlahan lahan. Sehingga saya bernisiatif mengantarkanya ke TPS. Sudah kewajiban saya sebagai Abdi Negara untuk mengayomi masyarakat. imbuh Bripka Alex.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Way Tuba Iptu Saeful Nawas mengatakan, momen itu bermula saat anggotanya sedang melaksanakan pengamanan pemungutan suara Pilpres dan Pileg di TPS Kampung Bandar Sari Kecamatan Way Tuba.

“Saat sedang bertugas, melihat salah satu warga sedang berjalan dengan menggunakan tongkat, lansia yang bernama Pak Harsono tersebut hendak menuju TPS yang kondisinya tampak kesulitan berjalan yang lebih kurang jarak tempuhnya berkisar 1 kilometer dari rumah.
Mendapati hal tersebut, anggota polsek yang sedang bertugas pengamanan merespon cepat dengan membantu lansia tersebut,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan tindakan yang dilakukan anggotanya merupakan wujud kepedulian dan menunjukan sikap humanis, dengan pertolongan yang diberikan, lansia tersebut bisa mengikuti pemungutan suara Pilpres dan Pileg 2019.(rls/mg).




Wabup Edward dan Isteri Gunakan Hak Pilihnya Di TPS 5 Kampung Ramsai

TRANSLAMPUNG.COM, WAY TUBA – Wakil Bupati Way Kanan Edward Anthoni dan Ny Thusrinawati Edward Antony menggunakan hak pilihnya pada Pilpres 2019 di TPS.05 Kampung Ramsai, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung,  Rabu (17’4/2019).

Orang nomor Dua di Kabupaten Way Kanan ini masuk ke lokasi TPS dengan penuh senyuman, menggunakan kemeja batik berwarna coklat dan celana dasar hitam. Sementara Ny Thusrinawati Edward Antony memakai gaun bercorak hitam dan celana dasar putih.

Saat ditanya wartawan Usai melakukan pencoblosan, Bang Edward (sapaan akrab Wakil Bupati) berharap kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan jangan Golput .

“Gunakan hak konstitusional, karena itu amanat undang-undang. Dan apapun pilihannya harus tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah dan persatuan serta kesatuan. Mari kita ciptakan Pemilu yang sejuk, aman dan damai”, ajaknya. (Yudi)

 




KPU Way Kanan Musnahkan 9721 Lembar Surat Suara Rusak

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Way Kanan melakukan pemusnahan surat suara rusak dan surat suara sisa pemilihan umum tahun 2019. Sebanyak 9721 lembar surat suara yang terdiri dari 5 jenis pemilihan dimusnahkan dengan cara dibakar dihalaman Kantor KPU Way Kanan, Selasa (16/4/2019).

Pemusnahan disaksikan Anggota KPU Propinsi Lampung Erwan Bustami, Anggota Bawaslu Sukindra, Wakapolres Kompol Vicky Zulkarnain, Pasi Intel Kodim Kapten Suwito dan Kakan Kesbangpol Way Kanan Marson

Ketua KPU Darul Hafiz mengatakan bahwa pemusnahan merupakan tindaklanjut dari Surat KPU RI nomor 667/PP.10.5-SD/07/KPU/IV/2019 tanggal 10 April 2019 yang mengamanatkan untuk melakukan pemusnahan surat suara rusak dan surat suara sisa.

Pemusnahan dilakukan setelah seluruh alokasi surat suara di 1518 TPS terpenuhi dan telah selesai dilakukan pengiriman sejak tanggal 13 April sampai dengan hari ini.(rls/Yudi)




DPRD Way Kanan Gelar Paripurna (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Rapat paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah tahun anggaran 2018 berlangsung lancar, di ruang rapat utama gedung DPRD setempat. Senin (15/04/2019).

Menyampaikan sambutan tertulisnya Bupati Raden Adipati Surya mengatakan sebagaimana diketahui bahwa agenda otonomi daerah dan reformasi birokrasi bermuara pada terwujudnya tata pemerintahan yang baik dan bersih dengan asas :
• Kepastian hukum,
• Tertib penyelenggaraan negara,
• Berorientasi pada kepentingan umum,
• Terbuka, proporsionalitas, profesionalitas, dan akuntabilitas.

Laporan Keterangan Pertanggung-jawaban (LKPJ) ini adalah manifestasi dari upaya kita untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik, yaitu melaksanakan perintah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-undang Nomor: 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang :
• Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah,
• Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan
• Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat.

Secara substansi, Lanjut Bupati , LKPJ Tahun 2018 adalah hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Way Kanan selama 1 (satu) tahun anggaran, berdasarkan pencapaian target RKPD Tahun 2018 merupakan penjabaran RPJMD Tahun 2016-2021.
Sesuai peraturan tersebut, Kepala Daerah berkewajiban menyampaikan LKPJ kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir, yang memuat antara lain :
(1) Arah kebijakan umum pemerintahan daerah;
(2) Pengelolaan keuangan daerah secara makro, pendapatan, dan belanja daerah;
(3) Penyelenggaraan urusan pemerintah daerah;
(4) Penyelenggaraan tugas pembantuan; serta
(5) Penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

“RKPD 2018 juga memberikan arahan pada kita untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, dengan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, mempercepat konektifitas, menyediakan sarana dan prasarana wilayah, perbaikan kualitas SDM dan pengembangan unggulan daerah, serta kondisi lingkungan aman.
Dari proses pembangunan tersebut telah terjadi peubahan-perubahan kearah yang positif, baik dibidang pemerintahan, infrastrukur, SDM, perekonomian dan juga keamanan lingkungan.
Dibidang pemerintahan antara lain telah dikembangkan sistem dan prosedur kerja yang semakin baik, penataan SDM aparatur, penilaian kinerja pegawai yang terukur, dengan mengadopsi sistem yang dikembangkan oleh KPK RI,” ujar Adipati.

“Dibidang infrastruktur secara pelan tapi pasti kita berupaya memenuhi harapan masyarakat, dengan membangun jalan jalan poros trategis, pembangunan rumah sakit baru, dan saat ini telah terealisasi keinginan kita untuk dapat menikmati Bandara Gatot Subroto di Kabupaten Way Kanan,” lanjut Bupati.

Selain itu, Dibidang SDM dan pelayanan sosial juga terus dilakukan pembinaan sekolah-sekolah negeri, sekolah swasta, peningkatan pelayanan puskesmas, pelayanan bagi para disabel, menyediakan BOSDA, JKN, PKH, Bedah Rumah dll, dengan sasaran mengurangi angka putus sekolah, angka kesakitan dan pengentasan kemiskinan.
Selanjutnya dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat kita membangun perekonomian rakyat berbasis pertanian melalui pembinaan terhadap kelompok tani, peternakan, perikanan, serta membentuk UPJA disetiap Kecamatan.

Dalam pengelolaan keuangan daerah, juga mengacu pada prinsip-prinsip tata kelola melalui pendekatan Money Follow Program Prioritas. Sedangkan untuk peningkatan pendapatan daerah dilakukan dengan terus menggali PAD dan sumber pembiayaan lain yang sah.
Sedangkan untuk mendorong pencapaian program program prioritas daerah yang sepenuhnya tidak terjangkau oleh anggaran kita, kita berupaya meningkatkan sinergitas pembiayaan baik dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.

Meskipun banyak kegiatan, tambah Bupati. “Yang kita catat sebagai langkah maju dalam pembangunan Way Kanan sampai hari ini, tetapi gambaran makro tersebut, mengisyaratkan kepada kita semua untuk terus bekerja keras guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sampai saat ini tidak kurang dari 30 penghargaan sebagai apresiasi pemerintah Pusat dan Provinsi terhadap kinerja kita. Tetapi hal itu tidak membuat kita puas, karena kepuasan bagi kita adalah bila masyarakat puas dengan kinerja kita,” jelasnya.

“Demikian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2018 yang dapat kami sampaikan, dan saya mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Way Kanan, yang telah menjalin kerjasama yang baik selama ini dalam mendukung program pembangunan yang ada di Kabupaten Way Kanan tercinta ini,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara Paripurna tersebut, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Way Kanan beserta anggota, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Skretaris DPRD Way Kanan, Kadis/Kaban,Kabag dan Camat se Way Kanan. (Rls/Migo).




Adipati Apresiasi Keberhasilan Ari Saputra Yang Raih Medali Emas Kejuaraan Karate Se Asia Tenggara

TRANSLAMPUNG.COM, WAY KANAN – Tim Nasional Karate Indonesia tampil gemilang pada Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEAKF} 2019 di Bangkok, Thailand yang telah berlangsung sejak  12 April 2019 yang lalu.

Dikutif dari halaman Waykanankab.go.id, hari pertama pelaksanaan event itu Timnas yang diperkuat 53 karateka itu merebut 5 medali emas, 2 perak, dan 10 perunggu pada kejuaraan yang diikuti 11 negara ASEAN tersebut.

Memasuki hari kedua, Sabtu (13/4/2019) Kemarin, Indonesia berhasil memperoleh  3 medali Emas, 7 Perak, dan 7 Perunggu.

Raihan Medali Emas pada hari kedua itu  salah satunya dipersembahkan oleh Ari Saputra  atlet asal Kabupaten Way Kanan yang juga  binaan KONI Kabupaten setempat.

Ari Saputra yang turun di  di kelas -55 kg putra senior berhasil menyumbang medali emas setelah menaklukkan karateka Vietnam Vo Van Manh.

Mendengar kabar tersebut, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengatakan cukup bangga dan sangat mengapresiasi atas capaian yang diraih Ari Saputra pada kejuaran tersebut.

“Saya ucapkan selamat dan turut bangga atas capaian Ari Saputra, semoga ini menjadi motifasi buat atlet atlet kita lainnya untuk terus berprestasi. Sekali lagi atas nama pemerintah dan pribadi saya mengucapkan selamat. Dan soal bonusnya nanti kita fikiran dan tentu kita Apresiasi,” kata Adipati saat di konfirmasi melalui pesan WhastApp. Minggu (14/04/2019).

Diketahui bahwa, Ari Saputra merupakan Putra Asli Daerah Kabupaten Way Kanan yang beralamatkan di Kampung Taman Asri Kecamatan Baradatu dan tergabung sebagai Atlet Binaan KONI Kabupaten Way Kanan. (Migo).




Atlet Way Kanan Raih Medali Emas Pada Kejuaraan Karate Se Asia Tenggara

TRANSLAMPUNG.COM, WAY KANAN – Tim nasional karate Indonesia tampil gemilang pada Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEAKF} 2019 di Bangkok, Thailand yang telah berlangsung sejak  12 April 2019 yang lalu.

Pada hari pertama pelaksanaan event itu Timnas yang diperkuat 53 karateka itu merebut 5 medali emas, 2 perak, dan 10 perunggu pada kejuaraan yang diikuti 11 negara ASEAN tersebut.

Memasuki hari kedua, Sabtu (13/4/2019) Kemarin, Indonesia berhasil memperoleh  3 medali Emas, 7 Perak, dan 7 Perunggu.

Raihan Medali Emas pada hari kedua itu  salah satunya dipersembahkan oleh Ari Saputra  atlet asal Kabupaten Way Kanan yang juga  binaan KONI Kabupaten setempat.

Ari Saputra yang turun di  di kelas -55 kg putra senior berhasil menyumbang medali emas setelah menaklukkan karateka Vietnam Vo Van Manh.

Atas prestasi itu Ari Saputra menuai pujian dari berbagai elemen masyarakat kabupaten Way Kanan Tak terkecuali kepala dinas Kominfo, Drs. H.Achmad Gantha, LN’g., M.M.

Achmad Gantha menyampaikan Terima Kasih dan mengungkapkan rasa bangga kepada Ari Saputra yang telah mengharumkan nama Kabupaten Way Kanan dievent internasional. (Rlis Kominfo/Mg)




Rumah Keluarga Halimah Roboh, Pemkab Way Kanan Langsung Beri Perhatian

TRANSLAMPUNG.COM, GUNUNG LABUHAN – Sebuah rumah milik salah satu warga di dusun 1 Kampung Suka Negeri Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan, pada hari Jum’at kemarin tanggal 12 April 2019 Roboh rata dengan tanah karena kondisi rumah yang sudah lapuk termakan usia. Rumah tersebut diketahui milik Halimah (35) warga setempat yang merupakan Keluarga kurang mampu.

Mendengar kabar tersebut Pemkab Way Kanan melalui Camat Gunung Labuhan Radiyus Oktorisa, S.STP didampingi Kepala Kampung Suka Negeri Akeman, langsung meninjau lokasi kejadian untuk memberikan perhatian serta bantuan terhadap keluarga Halimah.

“Kedatangan saya kesini mewakili Pemkab Way Kanan untuk memberikan perhatian langsung terhadap keluarga Halimah, Ada bantuan berupa uang tunai dari pak Bupati Raden Adipati Surya serta ada juga bantuan sembako dari pihak kecamatan untuk keperluan keluarga Halimah,” ujar Camat Gunung Labuhan usai menyerahkan bantuan untuk keluarga Halimah, Minggu (14/04/2019).

Camat juga mengatakan, terkait dengan perbaikan rumah Keluarga tersebut, pihaknya hari senin besok akan membuat laporan resmi serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial Way Kanan supaya mendapatkan bantuan Bedah Rumah.

“Besok kami buatkan laporan resmi ke Dinas Sosial, semoga ada solusinya untuk perbaikan Rumah Keluarga Halimah,” kata Camat.

Sementara itu, Mewakili Keluarga Halimah, Kepala Kampung Suka Negeri Akeman, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang telah memberikan perhatian serta bantuan untuk keluarga Halimah.

“Trimakasih kami ucapkan kepada Pemkab Way Kanan yang telah cepat tanggap memberikan perhatian kepada warga kami. Dan untuk perbaikan rumahnya sebelum ada Bantuan dari Dinas Sosial, untuk sementara ini kami pihak Kampung akan melakukan musyawarah dengan pihak keluarga untuk dilakukan perbaikan dengan cara bergotong royong,”pungkasnya. (Migo).




Lapuk Termakan Usia, Rumah Warga Tidak Mampu di Kampung Suka Negeri Roboh..!!!

TRANSLAMPUNG.COM, GUNUNG LABUHAN – Sebuah rumah milik salah satu warga di dusun 1 Kampung Suka Negeri Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan, Roboh rata dengan tanah karena kondisi rumah yang sudah lapuk termakan usia.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, Rumah terdebut merupakan milik ibu Halimah seorang warga yang sangat kurang mampu (miskin).

Kehidupan ibu Halimah sangat memprihatinkan semenjak di tinggal oleh suaminya. Halimah terpaksa harus menanggung beban hidup yang sangat berat dikarenakan harus menafkahi empat orang anaknya yang masih belum ada pekerjaan dan mencari kebutuhan untuk kehidupan sehari-harinya.

Tingginya kebutuhan hidup mengakibatkan keluarga Halimah tidak bisa melakukan perehaban rumanya yang memang sudah dalam kondisi memprihatinkan.

Alhasil, Puncaknya kemarin tanggal 12 April 2019 Jum’at malam malam sekitar pukul 23.00 WIB, Rumah yang dihuni Ibu Halimah beserta empat orang anaknya ambruk atau Roboh rata dengan tanah.

Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa di karenakan pada saat kejadian Ibu Halimah dan empat orang anaknya dengan cepat menyelamatkan diri.

Saat di konfirmasi, Ibu Halimah mengatakan sebelum kejadian Ambruknya Rumah miliknya, ia mengaku sudah mendengar suara retakan dirumahnya.

“Memang sudah ada tanda tanda rumah kami mau Roboh, selanjutnya saya mengajak anak-anak saya untuk tidak tidur supaya selalu siap untuk menyelamatkan diri ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Halimah kepada awak media Sabtu (13/04/2019).

Sementara itu, Kepala Kampung Suka Negeri, Akman. Menyampaikan bahwa atas nama pemerintah kampung sebelumnya pihaknya telah berkordinasi dengan keluarga Halimah agar rumah yang mereka huni di bongkar dan di gotong royong kan oleh warga lainnya supaya bisa di perbaiki sebelum Roboh. Namun, tidak ada tanggapan dari pemilik rumah.

“Rumah yang roboh itu memang sudah tidak layak huni lagi, sebelum roboh pemilik memang sudah tidak menunggu rumah itu. Sebelumnya kami juga sudah menyarankan untuk di Bongkar tapi tidak ada tanggapan. untuk sementara Keluarga Halimah tinggal dirumah seorang warga yang kebetulan ditinggal pemiliknya,” ujar Akman.

Akman juga mengatakan bahwa, Keluarga Halimah juga memang belum mendapatkan bantuan PKH ataupun Bantuan lainnya, namun sudah didata dan di usulkan.

“Kalau masalah Bantuan PKH Kami tidak bisa menjelaskan, karna program itu murni program pemerintah. Sebelumnya kami aparatur kampung juga sudah mendata dan sudah di usulkan kepada pendamping PKH tapi sampai sekarang belum trealisasi,” ungkap Akman.

“Kami pihak kampung hanya berharap kepada pihak terkait agar kira nya yang memang layak dan pantas menerima nya agar benar dapat menerimanya dan merasakan bantuan yang lebih layak, itu harapan kami,” pungkasnya. (rls/mg).