Cegah Terjadinya Konflik Sosial, Kampung Sungsang Menggelar Sarasehan Forum Keserasian Sosial

TRANSLAMPUNG.COM, NEGERI AGUNG – Guna mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat, Forum Keserasian Sosial Kampung Sungsang, Kecamatan Negri Agung Kabupaten Way Kanan, melakukan upaya pencegahan terjadinya konflik sosial dengan menggelar sarasehan Forum Keserasian Sosial sekaligus peresmian.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari Kementrian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi, Dinas Kabupaten, Staf Ahil Bupati, Camat, Kapolsek Blambanga Umpu, Danramil, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh Pemuda dan tokoh masyarkat, Kampung Sunsang.

Kegiatan itu berlangsung di Kampung Sungsang pada Kamis 13 Desember 2018.

Ketua Forum Keserasian Sosial Kampung Sungsang Edi Gunawan, mengatakan pihaknya mendapatkan bantuan dana sebesar Rp.150 juta dari Kementerian Sosial yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa dan pertemuan atau dialog-dialog yang sifatnya untuk pencegahan sejak dini supaya tidak terjadinya konflik sosial.

Dana bantuan dari Kementrian Sosial dibagi dua yang mana dana Rp. 100 juta untuk pembangun fisik siring pasang yang panjangnya mencapai 400 meter dan 100 meter dari swadaya masyarakat dengan total panjang siring pasang menjadi 500 meter.

“Sedangkan yang 50 juta diperuntukan untuk pembagunan tugu dan pertemuan atau dialog-dialog yang sifatnya untuk pencegahan dini agar tidak terjadinya konflik sosial, alhamdulillah pembangun fisik baik siring pasang dan tugu telah terlaksa dan telah diresmikan,”ungkap Edi Gunawan.

Ia menambahkan dengan adanya bantuan itu, diharapkan untuk kedepan konflik sosial dimasarakat tidak tidak terjadi lagi, dimana potensi konflik sosial di Kampung Sungsang sendiri diantaranya dipicu dari aliran siring dari rumah warga yang mengenang dihalaman rumah warga lain dengan adanya pembanguna siring pasang ini diharapkan kedepannya tidak adalagi konflik yang serupa.

“Kesuksesan pembangunan ini tidak lepas atas dukungan masyarakat Kampung Sungsang, sedangkan pembangun ini dilakukan secara swadaya atau gotong royong masyarakat. Yang menjadi poin penting dari kegiatan ini ialah gotong royong dan kebersamaan antar warga. Dengan adanya forum ini diharapakan semangat kebersamaan dan gotong royong serta tali silaturahmi antar masyarakat mekin erat dan terjaga,”pungkasnya (Migo).




Pemkab Way Kanan Apresiasi Pameran Bonsai Kelapa yang Digagas Oleh Komunitas BKP Way Kanan

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Bertempat di lapangan Korpri pemerintah daerah kabupaten way kanan. Senin (17/12/2018). Ratusan anggota Komunitas Bonsai Kelapa (BKP) Way Kanan menggelar pameran bonsai kelapa yang akan berlangsung selama dua hari sampai tanggal 18/12 /2018.

Pameran tersebut di buka langsung oleh Skretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, S.Sos., M.I.P. Yang juga di dampingi para pejabat dilingkungan pemerintah daerah setempat serta di hadiri Wakapolres Way Kanan Kompol Vicky Dzulkarnain dan Perwakilan dari jajaran Dandim 0427 Way Kanan.

Dalam Sambutannya, Atas nama pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan Sekda Saipul menyambut baik dan mengapresiasi karya dan kreatifitas dari para anggota komunitas Bonsai Kelapa WayKanan Yang mampu memanfaatkan anakan kelapa menjadi tanaman yang indah dan bernilai ekonomis.

“Dengan terselenggaranya pameran pada hari ini, saya percaya masyarakat akan mengapresiasi dan bisa belajar membangun imajinasi yang indah tentang nilai keindahan dari proses pembuatan bonsai kelapa,” tandasnya. (Migo)




ADD Tahun 2018, Kampung Way Tuba Bangun 6 Infrastruktur Baru

TRANSLAMPUNG.COM, WAY TUBA – Anggaran Dana Desa (ADD) Kampung Way Tuba Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan pada tahun anggaran 2018 sudah 100% Trealisasi, dalam anggaran tersebut Kampung Way Tuba telah merealisasikan 70% Anggaran Dana Desa dengan membangun enam Infrastruktur baru. Yaitu, pembangunan jalan Rabat Beton sepanjang 220 m. Siring pasang 419 m. Gapura balai rakyat, Pagar balai rakyat, paping blok Balai rakyat dan Sumur Bor 1 Unit. Dan 30% nya direalisasikan ke masing masing bidang lainnya yang ada di Pemerintahan Kampung.

Diketahui bahwa, Jumlah Anggaran Dana Desa (ADD) yang di peroleh Kampung Way Tuba pada tahun 2018 yakni Dana Desa (DD) sebesar Rp. 747.422.581,.Ditambah Alokasi Dana Kampung (ADK) Rp.338.960.750,. Bantuan Provinsi Rp. 6.000.000,. Bagi hasil pajak (BHP) Rp. 12.501.200 dan lain-lain sebesar Rp. 65.782.500,. Dengan Total keseluruhan Rp. 1.170.667.031.

Pembangunan Sumur Bor 1 Unit Kampung Way Tuba.

“Allhamdulilah untuk anggaran yang di kucurkan oleh pemerintah pusat dan daerah seperti Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kampung APBK, Anggaran Dan Desa(ADD) serta Angaran Dana Kampung(ADK) sudah di realisasikan dengan baik,” ungkap Kepala Kampung Way Tuba, Muhammad Teguh saat di konfirmasi oleh Translampung.com, Minggu (16/12/2018).

Pembangunan Gapura, Pagar dan Paping Blok Balai Rakyat Kampung Way Tuba.

Teguh menuturkan, sebelum dilaksanakannya pembangunan dirinya bersama perangkat kampung terlebih dahulu melakukan Musrenbangkam guna menyepakati apa saja yang perlu di bangun di kampung tersebut.

Pembangunan jalan Rabat Beton sepanjang 220 M.

“disamping itu peran serta masyarakat sekitar juga sangat penting untuk mengawasi jalannya setiap pembangunan yang ada di kampung ini,” tutur Teguh.

Pembangunan Siring pasang sepanjang 419 M.

Dengan demikian, lanjut Teguh. Kampung Way Tuba nantinya bisa berdaya saing sebagai mana yang di wacanakan oleh Bupati Waykanan Raden Adipati Surya.”intinya apa yang menjadi keinginan  masyarakat Waytuba dalam setiap pembangunan memang sudah sangat di butuhkan dan sudah sesuai dengan azas manfaatnya,”pungkasnya. (ADV).




Dugaan Pungli Bantuan PKH di Kecamatan Banjit, Korkab PKH Way Kanan Angkat Bicara

TRANSLAMPUNG.COM, BANJIT – Terkait adanya informasi yang berkembang ditengah-tengah masyarakat soal dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di kecamatan Banjit, Koordinator PKH Kabupaten Way Kanan, Pebri, S.H angkat bicara.

Pebri menyebutkan bahwa hal itu tidak benar, karena keluarga penerima manfaat atau KPM sebelumnya sudah membuat surat pernyataan bahwa tidak ada pemotongan yang di lakukan oleh pendamping di kecamatan Banjit.

“saya jamin bahwa setiap penerima bantuan, sepeser pun tidak ada potongan. karena seluruh kpm, sudah membuat pernyataan bahwa tidak ada potongan dalam pencairan dana tersebut,”kata Pebri ketika di konfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (16/12/2018).

Pebri menjelaskan, dalam pengambilan dana tersebut sudah sesuai sebagaimana mestinya. Bahwa setiap KPM diarahkan untuk mengambil sendiri di bank mandiri cabang baradatu, namun hal tersebut dikeluhkan oleh penerima bantuan karena dalam setiap kali pencairan biaya ongkos transportasi mencapai Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

“Sebelumnya penerima bantuan kami arahkan mengambil uang masing-masing di bank mandiri cabang baradatu, tapi pada pencairan berikutnya kelompok tersebut meminta bantuan pendamping agar dapat mencairkan dana itu. Karena biaya transportasi ke baradatu bisa mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu,” jelasnya.

“Kita sudah cek dan kita sudah turun ke lapangan bahwasanya tidak ada pemotongan dalam penyaluran pkh di dua kampung itu,” tambahnya.

Pebri meminta agar informasi yang menyebutkan adanya dugaan pungli tersebut dilakukan tindak lanjut. apabila benar ada dugaan pungli, Ia mempersilahkan agar dilaporkan ke kepolisian, dan Ia tidak akan melindungi orang atau jajarannya yang bersalah.

“Saya harap agar informasi itu ditindak lanjut kalaupun sudah ada bukti silahkan laporkan ke Polisi. saya juga tidak akan melindungi orang yang salah,”harapnya. (Migo)




Ratusan Anggota Komunitas Bonsai Kelapa Way Kanan Akan Menggelar Pameran

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Bonsai Kelapa atau Kelapa hias saat ini tengah digemari ratusan masyarakat dan pemuda dalam wilayah Kabupaten Way Kanan.
Bagi sebagian orang mungkin menganggap peranakan kelapa ini bukan benda yang bernilai keindahah dan bernilai ekonomis tinggi, namun di tangan penggiat Bonsai Kelapa Way Kanan peranakan kelapa bisa disulap menjadi tanaman yang bernilai keindahah tinggi.

Semakin digemarinya bonsai kelapa diwilayah Bumi Ramik Ragom, Komunitas Bonsai Kelapa akan menyelenggarakan Pameran yang akan digelar pada tanggal 17 sampai dengan 18 Desember 2018 mendatang yang akan berlangsung Di Venue Basket Lapangan Korpri Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan.

Pameran yang akan dilaksanakan itu bertujuan sebagai ajang silaturahmi sesama penggiat bonsai kelapa sekalgus memperkenalkan tanaman hias ini kepada Masyarakat luas.

Koordinator Komunitas Bonsai Kelapa Way Kanan Edward Apriadi mengungkapkan ajang kreatifitas ini diharapkan dapat berdampak positif bagi kabupaten Way Kanan sehingga dapat menambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Edward Apriadi menegaskan kedepan target yang Komunitas Bonsai Kelapa Way Kanan yakni menjadikan tanaman hias ini sebagai salah satu Ikon Bumi Ramik Ragom serta dapat dijadikan cindra mata untuk tamu daerah yang berkunjung di Kabpaten ini.

“Dari Ratusan Anggota Komunitas Bonsai Kelapa yang sudah terinventraisir, kita menargetkan 200-300 Bonsai yang akan berpartisipasi dalam pameran yang akan kita laksanakan Senin esok,”ujarnya.

“Mudah-mudahan Bapak Bupati Pada Hari tersebut tidak ada agenda diluar daerah yang wajib beliau hadiri sehingga Beliau Dapat membuka pameran yang akan kita laksanakan itu,” harap Edward.

Edward menjelaskan penggiat Bonsai Kelapa memanfaatkan kelapa untuk membuat tanaman hias yaitu bonsai kelapa yang dapat mempercantik rumah maupun taman pohon kelapa dipilih karena kelapa adalah pohon yang mudah tumbuh di mana saja dan mudah dibudidayakan. (Migo)




Ciptakan Pemilu 2019 Damai, Polres Way Kanan Gelar Tabliqh Akbar

TRANSLAMPUNG.COM, PAKUANRATU – Polres Way Kanan gelar tabligh akbar rayonisasi dan doa bersama dengan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Way Kanan dalam rangka mewujudkan pileg dan pilpres 2019 mengusung tema Aman, damai dan Sejuk” di Lapangan Polsek Pakuan Ratu, Kamis (13/12/2018).

Kegiatan dihadiri Wakapolres Way Kanan Kompol Vicky Dzulkarnain, pejabat utama, Kapolsek Pakuan Ratu Iptu Rifki Bhasori, Forum Kmunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) anggota jajaran Polres Way Kanan, Penceramah KH Drs Khairudin Yusuf dari Bandar Lampung , tokoh agama, tokoh, adat, tokoh masyarakat dan ribuan jamaah.

Tablig akbar dibuka dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran, sholawat nabi dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh masyarakat setempat.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Wakapolres Kompol Vicky Dzulkarnain mengucapkan terimakasih atas keterlibatan panitia dan para Jamaah sehingga terselenggaranya Tabligh Akbar, semoga jadi Ladang Ibadah.

Pelaksanaan Tabligh Akbar dilaksanakan guna menyambut pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 di Kabupaten Way Kanan agar pada pelaksanaan nantinya dapat berjalan dengan baik, sukses, lancar, aman dan terkendali.

Terkait persiapan jelang Pemilu 2019 Wakapolres menuturkan Polri dan TNI siap memberikan pengamanan dengan baik dan tetap bersikap netral, mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-bersama sukseskan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan Sejuk di Kabupaten Way Kanan,” ujarnya.

Masih di tempat sama Polres Way Kanan juga melaksanakan giat bakti sosial kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada pengunjung tatap muka dan Tabligh Akbar di Lapangan Polsek Pakuan Ratu dengan tema “Polisi Peduli Kesehatan” guna mewujudkan kepedulian Polri dalam hal kesehatan dan upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.(Yudi)




Tim Asistensi Mabes Polri Kunjungi Polres Way Kanan 

TRANSLAMPUNG.COM, WAY KANAN –  Tim Asistensi Mabes Polri mengunjungi Polres Way Kanan, kunjungan itu adalah dalam rangka pengecekan pelaksanaan Operasi Mantap Brata-2018, Pengamanan Pemilu tahun 2019 di wilayah Kabupaten Way Kanan. Kamis (13/12/2018)

Kegiatan asistensi dilaksanakan di ruang aula Adhi Pradana Polres Way Kanan yang diikuti oleh anggota Polres Way Kanan.

Tim asistensi yang diketuai oleh Brigjen Pol. Drs. Muhammad Ikhsan, M.H. dan anggota Kombes Pol Drs Sudrajat serta pendamping dari Polda Lampung Kompol Iedwan dan AKP Romawan tiba di Polres Way Kanan, disambut langsung oleh Kabagsumda Kompol Andri Yulianto mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, Kabagren Kompol Alikoni dan anggota Polres Way Kanan.

Usai transit di ruang kerja Kapolres, tim asistensi kemudian langsung menuju ke ruang aula dan memberikan arahan kepada seluruh pejabat dan anggota yang terliabat dalam Operasi Mantab Brata-2018 Polres Way Kanan.

Sementara itu, Kabagsumda lansung memaparkan panel data OMB-2018 tentang kesiapan Polres Way Kanan tentang kerawanan dan tahapan serta pemetaan wilayah menjelang Pilpres 2019 yang insyaallah akan berjalan aman dan lancar, di Kabupaten Way Kanan ini terdata 1518 TPS yang tersebar dari 11 Polsek di Kab. Way Kanan.

Dari banyaknya TPS dan jumlah mata pilih yang berada di Kabupaten Way kanan kami pastikan bahwa Pilpres 2019 akan berjalan dengan lancar dan aman,”Imbuh Kompol Andri
Brigjen Pol. Drs. Muhammad Ikhsan, M.H mengucapkan terimakasih telah disambut baik kedatangan kami di Polres Way Kanan yang dalam hal ini diwakili oleh Kabag Sumda Polres Way Kanan.

Melihat banyaknya jumlah TPS dan mata pilih yang ada di Kabupaten Way kanan ini, yang berbanding terbalik dengan jumlah kekuatan personel yang sangat sedikit di Polres Way Kanan sehingga di khawatirkan akan kekurangan keamanan kekuatan. Agar tetap dilakukan rayonisasi baik dari Polres rayon maupun dari anggota Brimob.

Katim Asistensi juga menekankan kepada setiap anggota yang melakukan pengamanan mengetahui tugasnya dengan baik, agar benar-benar bisa menciptakan situasi yang aman, damai dan sejuk.
Selain itu, untuk anggota satIntelkam Polres Way Kanan dan jajaran untuk terus mencermati perkembangan yang ada setiap hari guna mengetahui perubahan ataupun jika ada perubahan ataupun gejolak agar pimpinan dapat melakukan langkah pencegahan sehingga tidak menjadi potensi konflik demi mewujudkan pesta demokrasi yang aman, lancar dan terkendali.(Yudi)




Diduga Edarkan Narkoba, Tiga Pelaku Diringkus Polisi

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU –
Satnarkoba Polres Way Kanan berhasil mengamanakan pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaa Narkotika jenis ekstasi dan Sabu di Kampung Penengahan Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan pada hari Selasa, (11/12/2018) Sekira 03:00 Wib.

Pelaku yang berhasil diringkus berinisial CP (39), MA (35) dan SH alias Mawan (29) ketiganya merupakan warga Kampung Gunung Labuhan Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasatnarkoba Iptu Andre Try Putra, menerangkan, pada hari senin 10/12/2018 sekitar pukul 23.00 WIB, anggota Satrenarkoba memperoleh informasi dari masayarakat bahwa ada hiburan orgen tunggal di Kampung Penengahan Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan digunakan sebagai tempat transaksi narkotika jenis ekstasi.

“Mendapat informasi tersebut , anggota kami melakukan penyelidikan ke lokasi, sekitar pukul 03.00 WIB, petugas membaur melakukan penyamaran di tempat hiburan orgen tunggal tersebut, karena tidak ada yang curiga, petugas menuju ke atas panggung dan melihat seorang laki-laki yang sedang bermain keyboard, menerima bungkusan tablet bewarna merah muda dari rekannya, melihat hal tersebut, anggota satnarkoba mengamankan pelaku bersama dua rekannya setelah memberikan tablet warna merah muda yang diduga narkotika jenis ekstasi,” terang kasat Narkoba saat memberikan pres Rilis hasil tangkapan melalui Humas Polres Way Kanan, Rabu (12/12/2018).

Kasat menambahkan, karena situasi yang tidak memungkinkan banyaknya massa yang sudah ramai, lalu petugas bersama ketiga pelaku dan barang bukti berupa empat butir tablet warna merah muda yang diduga narkotika jenis ekstasi yang dibungkus dalam satu lembar plastik klip ukuran kecil lansung dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan.

Barang Bukti, lima butir ekstasi dan Sabu seberat 14,77 gram yang berhasil di amankan dari tiga pelaku.

“Namun, setibanya para pelaku di Kantor Satnarkoba Polres Way Kanan dari tempat hiburan organ tunggal, Ketika salah satu pelaku inisial MA akan dibawa ke ruang Satresnarkoba dia mencoba membuang narkotika lain dengan cara menjatuhkan bungkusan kertas timah rokok dari dalam gengaman tangannya, namun perbuatannya diketahui petugas, pada saat diambil dan dibuka isinya, bungkusan tersebut berisi pecahan tablet warna merah muda yang diduga narkotika jenis ekstasi,” tambah kasat.

Penggeledahan selanjutnya dilakukan terhadap pelaku Inisial SH alias Mawan, setelah menemukan pecahan tablet dari dalam bungkusan kertas timah rokok yang dibuang oleh MA. Hasilnya dari dalam pakaian SH alias Mawan ditemukan satu bungkus plastik alfamart didalamnya berisikan empat bungkus plastik klip ukuran sedang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 14,77 gram.

“Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun paling lama 20 tahun,” pungkasnya. (Migo)




Sambut HKN ke 54, Puskemas Banjit Gelar Bhakti Sosial Di Kampung Bonglai

TRANSLAMPUNG.COM, BANJIT – Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang Ke 54, UPT Puskesmas Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan Bhakti Sosial yang berlangsung di Kampung Bonglai Kecamatan setempat, Selasa (11/12/2018).

Kepala UPT Puskesmas Banjit, Lia Septina S.KM.,M.Kes. Mengatakan, acara Bhakti Sosial tersebut di isi dengan berbagai kegiatan seperti, Senam Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) bersama masyarakat, pelayanan kesehatan berobat gratis dan KB gratis. Dan di lanjutkan dengan pembagian Doorprize hadiah untuk para peserta dan masyarakat umum yang telah di sediakan oleh UPT Puskesmas Kecamatan Banjit.

“Iya,alhamdulillah, kami puskesmas banjit dan masyarakat banjit hari ini bisa ikut memeriahkan dan menggelar peringatan HKN ke 54 tahun 2018,” Ujar Lia Septina ketika di konfirmasi oleh Translampung.com.

Sesuai dengan tema HKN ke 54 tahun ini yaitu “Ayo hidup sehat mulai dari kita” maka, Ia selaku kepala puskesmas Banjit menghimbau khususnya kepada masyarakat Banjit supaya berprilaku hidup sehat dengan membiasakan pola hidup sehat.

“Adapun gerakan masyarakat hidup sehat yaitu, membiasakan aktifitas fisik, membiasan makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak minum alkohol, menjaga kebersihan lingkungan, cek kesehatan secara rutin dan menggunakan jamban sehat.
ayo hidup sehat, mulai dr kita,” Himbaunya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, Anang Risgiyanto, SKM., M.Kes mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang selenggarakan puskesmas Banjit.

“iya itu bagus, setiap wilayah memiliki kearifan lokal bagaimana proses mengedukasi masyarakat supaya bisa hidup sehat di wilayah nya dan ini momen nya pas,” Imbuhnya.

Turut hadir di acara tersebut, Camat Banjit,Upt puskesmas Sekecamatan banjit, kepala kampung terdekat yaitu kepala kampung bonglai, Kemu dan campang Lapan serta unsur pimpinan kecamatan Banjit lainnya. (Migo).




Adipati serahkan Insentif operator Paud Way kanan tahun 2018

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Sebanyak 341 operator Dapodik Pendidikan Anak Usia Dini(Paud) Menerima Insentif dari Pemkab Way kanan yang diserahkan langsung oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya.

Penyerahan itu berlangsung di gedung serba guna Pemkab Way Kanan , Selasa (11/12/2018).

Di kesempatan itu, Bupati Raden Adipati Surya mengatakan Pemberian insentif ini sebagai bentuk perhatian Pemkab terhadap para guru honor dan operator Dapodik se Kabupaten Waykanan.

“Pemberian insentif ini di sadari jauh dari kata cukup, namun hanya inilah kemampuan pemerintah,” Kata Adipati.

Meski demikian, lanjutnya. Pemkab sampai saat ini masih terus mencari formula meningkatkan kesejahteraan guru guru terutama yang masih berstatus Honorer.

Disisi lain Raden Adipati Surya mengatakan saat ini sektor pendidikan adalah sektor yang menjadi prioritas terbukti makin banyak anggaran Apbd kabupaten yang di curahkan di sektor Pendidikan.

“sampai tahun 2018 kita menganggarkan 22 persen Apbd untuk sektor pendidikan dan tahun 2019 meningkat lagi mencapai 28 persen dari total APBD Way kanan,” Tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan Usman Karim menambahkan, jumlah insentif yang diberikan kepada masing-masing operator berjumlah Rp. 1.200.000 per operator.

“jumlah insentif yang kita berikan senilai 1.2 juta per operator pertahun dikurangi pajak 6 persen,” Tambah Usman Karim.

Hadir dalam acara tersebut Kadis Pendidikan Usman Karim, Bunda Paud Waykanan Dessy Afriyanti Adipati, dan perwakilan guru Paud Se way kanan. (Migo).