Fritz: Lanjutkan Visi Misi Founding Father Kita

METRO – Salah satu bakal calon pemimpin Kota Metro Dr Eng Fritz Akhmad Nuzir melakukan bedah buku di Lapangan Samber, Sabtu (29/11/2019). Dalam kesempatan itu, Fritz mengatakan bahwa pemimpin selanjutnya harus bisa mengimplementasikan visi misi Kota Metro yang sudah digagas para founding father, salah satunya adalah Kota Pendidikan.

“Menurut saya, tugas kita saat ini adalah melanjutkan apa yang sudah menjadi mimpi dan cita cita founding father kita. Jangan kita mengubah arah visi misi Kota Metro karena akan membutuhkan waktu yang lama lagi dan menyia-nyiakan apa yang sudah dilakukan pemimpin pendahulu kita,” ujar Fritz saat bedah buku Masa Depan Kota Kita di Lapangan Samber, kemarin.

Selain itu, menurut Fritz, sudah saatnya Kota Metro membantu Indonesia, membatu dunia untuk mengurangi sampah plastik. Salah satunya dengan mengedukasi masyarakat dan adanya peraturan pemerintah untuk membatasi ini. Karena menurut putra mantan Walikota Metro dua periode Lukman Hakim ini, sampah plastik merupakan PR besar di seluruh dunia.

“Kita harus bantu dan kita bisa mulai dari diri kita sendiri, kota kita sendiri. Budaya mengurangi sampah plastik ini ke depan yang akan kita lakukan sebagai salah satu bentuk pendidikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Fritz menambahkan, Kota Metro juga bisa membuka akses ke jaringan internasional untuk program-program pemerintahannya. Hal ini sudah pernah ia lakukan untuk beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya Kota Surabaya.

“Kami sudah pernah melakukan ini di Kota Surabaya bisa langsung tersentuh oleh bantuan luar negeri yang memang konsen di bidang kebersihan dan sampah plastik. Kami ingin, Kota Metro juga demikian. Karena untuk menumbuhkan kesadaran dan budaya mengurangi sampah plastik itu sulit dan anggarannya tidak sedikit. Membangun kesadaran masyarakat perlu dukungan semua pihak. Di Jepang itu sedikit sekali tong sampah, tapi mengapa lingkungannya bersih? Karena kesadaran masyarakatnya untuk menjaga lingkungan tinggi. Kita untuk sampai ke level itu, butuh waktu dan biaya besar. Itulah gunanya kita masuk ke jaringan internasional, dan kalau tidak kita mulai sekarang, kapan lagi?” tegasnya. (Bon)




Produksi Padi di Tubaba Turun Hingga 30 Persen, Yayit : 2020 Kita Sudah Ada Solusinya

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Produksi Padi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, mengalami penurunan drastis sampai 30 persen pada tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Yayit Zamhuri, selaku Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Multikultural Dinas Pertanian Tubaba, saat dikonfirmasi media Translampung.com diruangan kerjanya, pada selasa (26/11/2019) pukul 09.50 Wib.

Dikatakan Yayit, bahwa penurunan tersebut dipengaruhi oleh dua faktor, yakni tidak adanya irigasi dan cuaca kemarau yang panjang.

“Kita ketahui 8000 dari 11.500 hektare lahan padi di Tubaba ini merupakan lahan irigasi, yang terletak di 3 Kecamatan, yakni Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar. Dikarenakan adanya perbaikan irigasi di perairan Way Rarem Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, berdampak pada daerah tersebut, sehingga hanya bisa melakukan penanaman padi sekali dalam tahun 2019 ini,” terangnya.

Untuk 3500 Hektar lahan lainnya, kata Yayit, itu terletak di 6 kecamatan lainnya, dan merupakan lahan tadah hujan, dan tahun ini pun terkendala karena kemarau panjang, yang menyebabkan panen keduanya kurang maksimal.

“Untuk itu, tahun 2020 mendatang kita akan melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat petani untuk bisa tanam di lahan kering sebagai salah satu jalan keluar, dan langkah kedua kita menginstruksikan kepada petani agar bisa menanam di bulan desember ini, sehingga bulan maret bisa panen dan langsung melakukan penanaman kembali, jadi bisa 2 kali panen. Karena irigasi di Way Rarem itu perbaikan nya sampai tahun 2021, dan dalam masa perbaikan itu hanya dibuka pada bulan Januari sampai Mei saja,” Jelasnya.

Sementara itu, dikatakan salah satu petani Apriyanto, yang merupakan warga Tiyuh (Desa) Margodadi Kecamatan Tumijajar, saat ditelisik melalui Via Telepon pukul 11.50 Wib mengatakan.

“Untuk lahan saya tahun ini hanya sekali panen saja, karena panen kedua gagal yang disebabkan oleh 2 faktor, yakni tidak adanya irigasi, dan kemarau. Sehingga saya berharap, Dinas Pertanian setempat bisa memberikan solusinya, jika dibiarkan tentunya akan berdampak pada perekonomian di Tubaba,” imbuhnya. (Dirman/Rian)




Kabupaten Tubaba Raih Opini WTP Kali Kedelapan

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Kali ke-8, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, berhasil menerima penghargaan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), atas Laporan Keuangan tahun anggaran 2018 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI).

Penghargaan tersebut diserahkan melalui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Lampung Bapak Sofandi Arifin, kepada Bupati Tubaba Umar Ahmad SP. Di Ruang Rapat kantor Bupati, pada Selasa (26/11/2019).

Dikatakan Bupati, bahwa meskipun sudah 8 kali mendapatkan predikat WTP secara berturut-turut sejak tahun 2011, masih banyak yang perlu dibenahi dan diperbaiki. Sehingga dengan segala kerendahan hati, Pemkab Tubaba senantiasa mengharapkan pembinaan dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan daerah dari berbagai instansi terkait, seperti BPKP, BPK, Jajaran Kementerian Keuangan, dan pihak lainnya.

“Opini WTP sebenarnya bukanlah sebuah prestasi, namun memang merupakan kewajiban bagi setiap Pemerintah Daerah untuk dapat melaksanakan pengelolaan keuangan daerah secara baik dan benar, akuntabel, patuh kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya. (Dirman/Rian)




Politik ‘Sajian Kuliner’ Balonkada Metro

METRO – Politik Sajian Kuliner, begitulah yang tergambarkan ketika sejumlah Bakal Calon Kepala Daerah (Balonkada) Kota Metro berdiskusi sambil menikmati sajian kuliner di Samber Park, Minggu (24/11/2019) malam.

Nuansa politik seakan cair saat para kader pemimpin tersebut saling berdiskusi membahas Kota Metro yang lebih baik kedepan.

Moment yang jarang terlihat itu ditunjukan pada pasangan balon Wali dan Wakil Wali Kota Metro H. Ampian Bustami dan Rudy Santoso bersama dengan balon Wakil Wali Kota Metro Fritz Ahmad Nuzir.

Sambil menikmati sajian kuliner berupa Sop durian dan pizza karya warga Metro, mereka berbincang santai soal program membangun Metro Kedepan.

Kepada media, Frits Ahmad Nuzir mengaku baru Dua hari lalu pulang ke Bumi Sai Wawai dan tepat malam pada Minggu malam ia berkeliling di Samber Park.

“Saya hari Jum’at baru pulang kesini. Dan baru malam ini berkeliling melihat Samber Park,” ucapnya.

Pria yang telah 25 tahun menempuh pendidikan dan menjalankan pekerjaan di negeri sakura Jepang itu juga menyampaikan niatnya maju mengikuti kontestasi pilkada 2020 mendatang.

“Yang jelas berangkat dari niatan saya untuk membangun Metro lebih baik kedepan. Dan saya juga sudah izin dengan keluarga dan orang tua, alhamdulillah mereka mengamini dan mendukung saya,” ujarnya.

Meski bertemu secara kebetulan dalam gelaran Metro Taste Of Cuisine (MTOC) Culinary Festival 2019 di Samber Park. Keharmonisan tetap tampak dari keceriaan ketiganya saat berbincang.

Saat ditanya media, Balon Wali Kota Metro Ampian Bustami mengaku senang bisa bertemu dan berbincang langsung dengan putra Mantan Wali Kota Lukman Hakim tersebut.

“Pas lagi cari – cari kuliner disini kebetulan ketemu. Ya kami saling diskusi santai saja sambil menikmati sop durian dan pizza ini,” kata Ampian.

Pantauan media, pertemuan mereka usai menikmati sajian kuliner di Samber Park itu pun berakhir dengan foto bersama. (Rls)




Rudy Santoso Ingin Festival Kuliner Diadakan Tiga Bulan Sekali

METRO – Ampian Bustami dan Rudy Santoso (Abdy) secara resmi buka Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019, Jumat (22/11/2019) sekira pukul 19.30 WIB di Lapangan Samber Park Kota Metro.

Kedatangan kedua tokoh asli Kota Metro ini, membuat ratusan pengunjung yang datang dalam festival kuliner ini kaget. Bagaimana tidak, kedua tokoh ini bakal mengikuti gelaran Pilkada serentak di Kota Metro pada 2020 mendatang.

Disela-sela mengunjungi stand pedagang yang ada dalam festival kuliner ini. Ampian Bustami mengatakan, acara seperti ini sangat cocok dan dapat membantu pelaku bisnis di bidang kuliner untuk meningkatkan penghasilannya.

“Kedepannya, kami berkomitmen untuk mengadakan acara seperti ini. Mungkin bisa dimulai tahun depan dengan agenda tiga bulan sekali,” ujar Ampian Bustami.

Hal yang sama dikatakan Rudy Santoso Balon Wakil Walikota Metro yang turut hadir temani Ampian Bustami dalam pembukaan festival kuliner ini. Menurut pemuda 25 tahun yang masih berstatus lajang ini, permasalahan yang sering dialami para pelaku usaha adalah sektor permodalan.

“Sejauh ini, permasalahan UMKM di sektor kuliner adalah permodalan. Untuk mengatasi masalah UMKM ini, kami akan mepermudahkan sistem perbankan dengan bunga rendah, seperti KUR contohnya. Diharapkan dengan program ini dapat membantu permodalan para pelaku usaha yang ada di Kota Metro,” kata Rudy Santoso Balon Wakil Walikota Metro yang akan dampingi Ampian Bustami.

Diketahui dalam Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019 menghadirkan 400 jenis makanan dan 100 jenis minuman yang akan berlangsung 10 hari, dari Jumat 22 November hingga 01 Desember mendatang. Event pertama dari Radar Metro yang berkolaborasi dengan Warkop WAW ini, diharapkan akan berjalan dengan lancar, sukses dan akan membawa manfaat bagi warga Kota Metro. Selain ratusan jenis makanan dan minuman, acara ini juga menghadirkan hiburan seperti Live Music Peforma, Photo Spot Game Challenge, Giveaway Performance Community Exhibition dan Wahana bermain.(yok)




Baru Dibuka Warga Metro Padati Festival Kuliner

METRO – Hari pertama resmi dibuka, ratusan warga Kota Metro padati festival kuliner di Lapangan Samber Park. Festival kuliner yang bertemakan Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019 resmi dibuka, Jumat (22/11/2019) sekira pukul 19.30 WIB.

Ketua panitia acara tersebut mengatakan kegiatan ini merupakan Ivent pertama kali yang diadakan Radar Metro yang berkolaborasi dengan Warkop WAW Metro.

“Alhamdulillah, meskipun baru saja dibuka sudah banyak warga Kota Metro yang datang untuk merasakan kuliner yang ada di acara ini,” kata Hermansyah Albantani ketua panitia acara tersebut, Jumat (22/11/2019).

Festival kuliner yang menghadirkan ratusan jenis makanan dan minuman ini akan berlangsung selama 10 hari ke depan yang dibuka 22 November dan selesai 01 Desember mendatang.

“Mudah-mudahan untuk hari berikutnya tambah ramai pengunjungnya. Dan yang sudah datang kesini, kami harap besok bisa hadir kembali dengan mengajak seluruh keluarganya. Karena makanan yang ada di festival ini dijamin enak, lezat dan pastinya sehat,” tambah General Manager (GM) Surat Kabar Harian (SKH) Radar Metro ini.

Selain menyediakan ratusan jenis makanan dan minuman, acara ini juga menghadirkan hiburan untuk temani pengunjung saat menikmati kuliner. Hiburan seperti Live Music Peforma, Photo Spot Game Challenge, Giveaway Performance Community Exhibition dan Wahana bermain.

“Buat warga Kota Metro khususnya dan umumnya warga di seluruh Provinsi Lampung. Ayo hadiri dan ramaikan festival kuliner ini, masih 9 hari lagi loh,” pungkasnya.

Diketahui, festival kuliner ini secara resmi dibuka oleh Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Metro yang akan mengikuti gelaran Pilkada serentak pada 2020 mendatang. Bacalon tersebut adalah Ampian Bustami dan Rudy Santoso yang lebih dikenal dengan Abdy. Pasangan ini memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kuliner ini. Diharapkan Ivent ini bisa membantu pelaku usaha di bidang kuliner untuk meningkatkan penghasilan. Serta dapat mempermudah warga Kota Metro untuk mencari makanan dan minuman yang enak, lezat dan sehat pastinya. (yok)




Nikmati 400 Jenis Makanan di Festival Kuliner Mulai Malam Ini

METRO – Jangan lupa untuk masyarakat Kota Metro, khusunya untuk para pencinta kuliner yang enak, sehat dan lezat. Mulai malam ini, Jumat (22/11/2019) Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019 yang akan menghadirkan 400 jenis makanan dan 100 jenis minuman akan secara resmi dibuka di Lapangan Samber Park, Kota Metro.

“Ini event pertama kita dan kita buat dengan standar festival kuliner yang baik. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi Warkop WAW dan Radar Metro tidak main main untuk menyediakan wadah bagi para penikmat kuliner. Oleh sebab itu, kita gandeng food blogger yang sudah terkenal yaitu Iwan Laksmana,” kata Hermansyah Albantani ketua panitia acara tersebut, Jumat (22/11/2019).

Acara ini digadang-gadang akan menjadi Event terbesar tahun 2019 dalam kategori makanan di Bumi Sai Wawai ini. “Untuk temani masyarakat yang hadir dalam Festival Kuliner ini. Kami juga menyediakan hiburan seperti Live Music Peforma, Photo Spot Game Challenge, Giveaway Performance Community Exhibition dan Wahana bermain,” tambah Hermansyah Albantani yang juga merupakan General Manager (GM) Surat Kabar Harian (SKH) Radar Metro dan Warkop WAW Metro.

Acara Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019 dapat terselenggara atas kerjasama dari berbagai pihak. Baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, pihak keamanan dalam hal ini Polres Metro dan kodim 0411/LT, panitia dan juga masyarakat.

Diketahui, acara kuliner ini akan dibuka selama 10 hari dari Jumat 22 November dan berakhir pada Minggu 1 Desember 2019 di Lapangan Samber Park Kota Metro. (yok)




Empat Mahasiswa ITERA Lampung Tersesat di Gunung Pesagi Lambar Akhirnya Dipulangkan

TRANSLAMPUNG.COM-Lampung Barat – Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat Berhasil mengevapuasi empat Pendaki Gunung Seminung, Kecamatan Lumbok Seminung setelah sempat tersesat di Hutan Kawasan Gunung Seminung, Jaga Raga, Kecamatan Sukau.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kearsipan BPBD Lampung Barat Aliyurdin, saat dikonfirmasi, mereka merupakan mahasiswa ITERA Lampung, pendaki gunung pesagi tersebut berjumlah empat orang yakni Amin Joko Triono 21 th (Lampung Tengah), Agus Manurung 21 th (Bandar Lampung), Septian Hidayat 22th (Bandar Lampung), sapta firnando 21 th. Keempat korban melakukan pendakian pada hari Sabtu (19-10-2019) namun sial menimpa keempat mahasiswa tersebut.

Pada hari Minggu (20-10-2019) Kasar Lampung menerima Laporan dari salah satu keluarga korban bahwa korban meminta pertolongan evakuasi dikarenakan tersesat di kawasan hutan dan kehabisan logistik.

Tim BPBD Lampung Barat seketika menurunkan SAR untuk melakukan rescue terhadap korban, dengan pembentukan dua tim, tim satu berjumlah tiga orang, dan tim dua berjumlah 4 Orang.

Pada jam 23.55 WIB (20-10-2019) tim satu berhasil menemukan korban dalam  keadaan lelah dikarena kekurangan air. Lalu, sekitar jam 04.00 Wib dini hari mulai turun gunung untuk dibawak ke RSUD Alimuddin Umar.

Setelah dilakukan pengecekan keempat pendaki tersebut dalam keadaan baik hanya kelelahan karena dari kehabisan logistik, sehingga pihak dari BPBD Lampung Barat, Polsek Balik Bukit berkordinasi untuk keempat korban diserahkan ke pihak Basarnas Bandar Lampung untuk diserahkan kembali kepada keluarga. (Safri)




suport Pemerintah Kabupaten Tulangbawang dengan memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Bedah Rumah

TRANSLAMPUNG.COM-SDM Unggul Indonesia Maju, itulah pesan yang disambut Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi), kunci agar Indonesia maju di masa depan.

Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya butuh dukungan dari segala sisi, diantaranya dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan secara layak.

Salah satu suport yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang yakni dengan memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Bedah Rumah, agar masyarakat kurang mampu dapat memiliki rumah layak huni dan sehat.

Adapun pemberian BSPS dan Bedah Rumah, memang merupakan salah satu dari 25 program ungggulan yang digagas oleh Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, sehingga dalam pelaksanaannya, benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Seperti yang disampaikan Ibu Nursidah, Senin (21/10/2019), salah satu penerima bantuan bedah rumah, di Dusun Palembang, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala, dirinya mengatakan, bahwa ia dan keluarga merasa sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

Karena dengan adanya program ini, rumahnya yang dahulu sudah sangat memprihatinkan, kini menjadi nyaman untuk ditempati. “Dulu reot dan hampir rubuh, namun karena tidak ada uang kami tidak bisa memperbaikinya, alhamdulillah berkat pemberian bantuan ini, rumah kami diperbaiki, terimakasih Ibu Bupati Winarti atas bantuan yang telah diberikan kepada saya dan keluarga,” tuturnya berterimakasih.(als)




Kapolsek Dente Teladas : Berikut Kronologis Penemuan Tengkorak dan Kerangka Manusia

TRANSLAMPUNG.COM-Polsek Dente Teladas melakukan identifikasi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) peristiwa penemuan tengkorak dan kerangka manusia.

Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, peristiwa penemuan tengkorak dan kerangka manusia tersebut terjadi hari Minggu (20/10/2019), sekira pukul 16.30 WIB, di areal perkebunan tebu, Km 63, PT. ILP (Indolampung Perkasa), Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.

“Tengkorak dan kerangka manusia ini pertama kali ditemukan oleh saksi Wahyudi (42), berprofesi security, warga Bedeng, Km 66, PT. ILP dan saksi M. Toyib (40), berprofesi karyawan swasta, warga Housing, Km 43, PT. ILP, Kecamatan Gedung Meneng,” ujar AKP Rohmadi, Senin (21/10/2019).

Lanjutnya, saat itu petugas kami sedang melaksanakan patroli di areal PT. ILP datanglah para saksi dan melaporkan bahwa tenaga tebang tebu yang sedang menebang tebu di Km 63 Selatan menemukan tengkorak dan kerangka manusia.

Petugas kami bersama para saksi langsung berangkat menuju ke TKP dan setelah sampai di TKP benar ditemukan tengkorak dan kerangka manusia. Lalu dilakukan olah TKP dan disana petugas kami kembali menemukan beberapa potongan tulang manusia yang tercecer di sekitar TKP.

“Kuat dugaan tengkorak dan kerangka manusia yang berhasil ditemukan di TKP, merupakan korban gantung diri karena disana juga berhasil ditemukan BB (barang bukti) berupa sarung berwarna hijau bermotif kotak-kotak yang tergantung diatas pohon,” ungkap AKP Rohmadi.

Tengkorak dan kerangka manusia tersebut saat ini berada di Puskesmas Pasiran Jaya sambil menunggu apabila ada warga masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya. Mudah-mudahan identitasnya dapat segera terungkap dari petunjuk BB yang berhasil petugas kami temukan di TKP.(als)