APBD-P 2018 Tidak Disetujui, Dinas Kominfo Tuba Berhutang pada Sejumlah Media

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Akibat dari APBD-P tahun 2018 tidak di setujui oleh Provinsi Lampung, Dinas Kominfo Kabupaten Tulang Bawang harus terhutang Milyaran rupiah kepada sejumlah media dikarenakan menggunakan Perbub .

“Dinas Kominfo Tulang Bawang harus menelan pil pahit akibat APBD-P 2018 tidak di setujui oleh Pemerintah Provinsi karena dana Publikasi / advetorial terhadap seluruh awak media sekabupaten Tulang Bawang tidak dapat terbayarkan,”

Murni kepala Biro Harian Fajar Sumatra mengatakan, dengan menggunakan Perbub,  Dinas Kominfo hanya diberikan anggaran tambahan sebesar Rp 400.000.000, sementara dana publikasi yang harus dibayarkan pada tahun 2018 ini berkisaran 2 Milyar dan ini dipastikan Dinas Kominfo harus terhutang Milyaran rupiah, dan menurut impormasi dari Kabid pengelola media impormasi Rizalman piin, dana tersebut akan dibayarkan pada tahun anggaran 2019 mendatang.

“Ini adalah dampak dari APBD-P Kabupaten Tulang Bawang yang tidak di setujui oleh Pemerintah Provinsi dan ahirnya memakai Perbub. Dan ini merupakan sejarah baru bagi Pemkab Tuba yang di pimpin oleh Bupati Winarti mengingat selama kepemimpinan terdahulu,  semua APBD-P setelah disahkan oleh DPRD selanjutnya dilakukan epaluasi oleh Provinsi yang ahirnya di setujui,  akan tetapi dimasa kepemimpinan Winarti yang juga mantan ketua DPRD 2 periode harus menggunakan Perbub karena tidak disetujui oleh Provinsi,” kata Murni.

Sementara itu kepala Biro Surat Kabar Harian Kupas Tuntas, Erwinsyah, semua awak media cetak, online, dan ekektronik Kabupaten Tulang Bawang mengeluh, mengingat publikakasi yang harus dibayarkan oleh Dinas Kominfo kepada SKH Trans Lampung  senilai puluhan juta lebih ternyata harus dibayarkan pada anggaran 2019 mendatang.

Perlu diketahui Dana Publikasi APBD murni tahun 2018 sebesar 2,5 Milyar itu perlu dipertanyakan kemana,  apalagi sampai pada bulan agustus 2018 lalu dana tersebut sudah habis terpakai, sementara ini ,sudah memasuki ahir tahun tentunya kami harus mempertanggung jawabkan kepada masing-masing perusahaan. Terpisah Kabid Pengelola Media Informasi Rizalman Piin mengatakan pada tahun 2018 Dinas Kominfo dianggarkan dana 2,6 m sementara dianggarkan tambahan Dinas Kominfo hanya diberikan tambahan sebesar Rp 400 juta

Didalam pengajian di APBD-P tahun 2018 lalu Dinas Kominfo mengajukan anggaran tambahan sebesar 1 Milyar, seiring berjalannya waktu karena memakai Perbub,  Dinas Kominfo hanya diberikan tambahan sebesar 4 ratus juta. Ditambahkan Rizalman Dinas Kominfo pada tahun 2017 lalu dianggarkan dana sebesar 2,6 milyar yang di realisasikan kepada 84 media dan di tahun 2018  dengan anggaran yang sama tetapi ada prnambahan media sebanyak 106 media, sampai pada dengan anggaran APBD-P semakin bertambah menjadi 160 media lebih,  jelasnya.

” Dengan banyaknya media pada tahun ini terutama media online,  dengan dana tersebut tentunya tidak cukup apalagi didalam APBD-P kami hanya diberikan dana tambahan sebesar Rp 4 ratus juta,” jelasnya.

Ditambahkan Rizal, Setelah di hitung dana Publikasi yang akan dibayarkan kepada media setulang bawang dari tagihan publikasi yang telah di terbitkan 2 milayar lebih sehingga apabila dana yang telah dianggarkan untuk tambahan sebesar 4 ratus juta, ahirnya Dinas Kominfo harus terhutang Milyaran Rupiah di tahun 2019 mendatang,” tegasnya. (als)




Amankan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Polres Tulang Bawang Akan Gelar 3 Pos Pengamanan

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Polres Tulang Bawang menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan instansi terkait, hari Senin (10/12), sekira pukul 11.00 WIB, bertempat di GSG (gedung serba guna) Wira Satya Polres setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Kompol Djoni Aripin, S.Sos, MM, Kabag Ops Kompol Edy Syafnur, Asisten I Tulang Bawang Ahmad Suharyo, Pasi Ops Kodim 0426 Tulang Bawang Kapten Inf LE. Sihombing, Kasat Sabhara AKP Anas Sobirin, Kasat Lantas AKP Agustinus Rinto, SE, MH, Kadis Perhubungan Tulang Bawang Drs. Thuhir Alam, M.I.P, Kadis Kesehatan Tulang Bawang dr. Herry Novrizal, MM, Kes, MM, Kasat Pol PP Tulang Bawang Drs, Halik Sahril, M.Si, Kapolsek jajaran dan perwakilan kwarcab (pramuka) Kabupaten Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.

Wakapolres mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH yang memimpin kegiatan dalam sambutannya mengatakan, rakor ini diselenggarakan agar setiap instansi yang nantinya terlibat dalam kegiatan pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mempunyai kesamaan visi dan misi.

“Walaupun ini merupakan agenda rutin tahunan, namun kita semua tidak boleh underestimate dalam melaksanakan pengamanan. Dalam kegiatan ini kami akan berkoordinasi dengan TNI dan sangat mengharapkan peran serta aktif dari masyarakat agar semuanya dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan dan keinginan kita semua,” tutur Kompol Djoni.

Ditempat yang sama, Kabag Ops dalam sambutannya mengatakan, Polres Tulang Bawang akan menggelar 3 Pos Pengamanan saat perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“2 Pos Pengamanan berada di Kabupaten Tulang Bawang yang akan ditempatkan di Jalintim (jalan lintas timur) Simpang Lapas dan Pasar Unit 2, sedangkan 1 Pos Pengamanan lagi berada di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang akan ditempatkan di Islamic Centre,” tutur Kompol Edy.

Dalam pelaksanaan pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Polri di seluruh indonesia akan menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat Mabes Polri dengan nama Operasi Lilin Krakatau 2018.

“Untuk lamanya operasi dan jumlah personel yang akan dilibatkan, kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari satuan atas.” Tutup Kabag Ops.(*/als)




3 Pelaku Spesialis Curat Mobil Truck di Tulang Bawang Barat Ditangkap Polisi

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Tim Gabungan Tekab 308 Polres Tulang Bawang bersama Polsek Lambu Kibang berhasil menangkap SU (38), HI (30) dan IS (29). Mereka merupakan sindikat spesialis curat (pencurian dengan pemberatan) mobil truck.

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Abdul Malik mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, para pelaku ditangkap tim gabungan pada waktu dan tempat yang berbeda.

“SU yang berprofesi sopir, merupakan warga Kampung Sido Mulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. HI yang berprofesi sopir dan IS yang berprofesi buruh, mereka merupakan warga Dusun I, Kota Negara, Kecamatan Kadang Suku II, Kabupaten OKU (ogan komering ulu) Timur, Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Iptu Malik. Minggu (9/12).

Penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan Laporan dari Suprapto (41), berprofesi swasta, warga Tiyuh/Kampung Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 107 / XII / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Lambu Kibang, tanggal 03 Desember 2018. Kerugian mobil truck merk mitsubishi canter warna kuning BE 9028 LP, yang ditaksir seharga Rp. 260 Juta.

“Berbekal laporan dari korban, petugas kami melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya. Berkat keuletan dan kegigihan petugas dilapangan, akhirnya para pelaku berhasil ditangkap. SU ditangkap hari Jum’at (7/12), sekira pukul 13.30 WIB, di jalan 2 Terminal Betan Subing, Lampung Tengah. Kemudian petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap HI dan IS hari Sabtu (8/12), sekira pukul 18.30 WIB, di wilayah Kelurahan Pura Wiwitan, Kebun Tebu, Lampung Barat. Selanjutnya para pelaku beserta BB (barang bukti) 2 unit mobil truck dibawa ke Mapolsek Lambu Kibang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” papar Iptu Malik.

Kapolsek menambahkan, dalam perkara ini petugas berhasil menyita BB berupa mobil truck merk mitsubishi canter warna kuning BE 9028 LP, mobil truck merk mitsubishi canter warna kuning tanpa bak belakang KE 1752 CB dan HP (handphone) Nokia type 105 warna hitam.

“Saat ini para pelaku sedang dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Lambu Kibang dan akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 dan ke 5 KUHPidana, tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.” Tanda Iptu Malik.(*/als)




Polres Tulang Bawang Gelar Rakor Dengan Pengurus Gereja Sekabupaten Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat, Ini Pesan Yang Disampaikan Kapolres

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Polres Tulang Bawang menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan pengurus gereja sekabupaten Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat, hari Senin (10/12), sekira pukul 09.50 WIB, bertempat di GSG (gedung serba guna) Wira Satya Polres setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH, Wakapolres Kompol Djoni Aripin, S.Sos, MM, Kabag Ops Kompol Edy Syafnur, Kasat Intelkam AKP Tatang Maulana, SH, SIK, Kasat Sabhara AKP Anas Sobirin, Kasat Lantas AKP Agustinus Rinto, SE, MH, Kapolsek jajaran dan pengurus gereja sebanyak 45 orang.

Dalam sambutannya Kapolres mengatakan, bahwa kegiatan rakor ini diselenggarakan agar setiap tahapan perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 oleh umat kristiani dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Karena ini merupakan agenda rutin tahunan, kami dari Polres Tulang Bawang akan secara maksimal melakukan pengamanan di setiap gereja yang melakukan perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,” ujar AKBP Syaiful.

Proses pengamanan ini, tentunya akan kami lakukan secara all out dan tidak underestimate baik sebelum, pada saat maupun pasca perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Sehingga umat yang melaksanakan kegiatan beribadah dapat lebih khusyuk.

“Kami juga akan melibatkan personel TNI dalam proses pengamanan dan khusus untuk proses sterilisasi terhadap tempat baik di dalam maupun di luar gereja, kami langsung melibatkan personel brimob,” terang AKBP Syaiful.

Dalam hal yang sangat mendesak, para pengurus gereja yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat dapat langsung berkoordinasi dengan para Kapolsek, sehingga rasa aman dan nyaman selama berlangsungnya kegiatan dapat terwujud. (als)




50 Pohon Bonsai Lambar Ikut Unjuk Gigi Begawi Bonsai Bandar Lampung

TRANSLAMPUNG.COM, LAMBAR – Ikut serta dalam pameran Bonsai Nasional kelas Prospek, Regional dan Madya di Bandar Lampung Tahun 2018, Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kabupaten Lampung Barat (Lambar), kirim 50 pohon Bonsai.

Kontes dan Pameran Bonsai yang bertemakan ‘Begawi Bonsai Bandar Lampung’ tersebut diselenggarakan mulai besok tanggal 11 hingga 21 Desember 2018 di Taman Santap Rumah Kayu Jl. Arief Rahman Hakim No. 45 Way Halim Bandar Lampung oleh PPBI Cabang Bandar Lampung didukung oleh Teman Bonsai Lampung (TBL).

Ketua PPBI Cabang Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengungkapkan, PPBI Lambar dengan swadya mengirimkan 50 pohon bonsai sebagai peserta dengan berbagai kelas prospek, regional dan madya menggunakan kendaraan tiga truk yang diberangkatkan pada hari ini.

“Dengan keikutsertaan PPBI Cabang Lampung Barat di Begawi Bonsai Bandar Lampung tersebut selain sebagai wujud menunjukkan koleksi dan hasil karya terbaik dari Lampung Barat serta sebagai sarana promosi dan publikasi sumberdaya alam dan karya juga sebagai sarana Study Banding untuk rencana mewujudkan pecah rekor MURI 1.500 Bonsai di Lampung Barat,” ungkap Wawan (sapaan Widyatmoko Kurniawan)

Dijelaskan, pameran bonsai yang di tampilkan oleh PPBI Cabang Lapung Lambar mendapat dukungan dari Dandim 0422/LB, dimana satu dari tiga unit truk merupakan milik Kodim setempat. (safri)




Gubernur Ridho, Lampung Sai, dan Veteran TNI-Polri Sepakat Jaga Lampung

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengajak Lampung Sai dan Organisasi Senior seperti Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri), Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, dan Forum Pensiunan berparitisipasi menjaga situasi kondusif terutama di tengah panasnya terkait kepentingan unsur politik. Menurut Gubernur, menjaga persatuan masyarakat harus dilakukan bersama.

“Untuk itu, mari kita jaga temperatur dan kekondusifan, terutama di tengah panasnya urusan politik demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Gubernur Ridho Ficardo pada silaturahmi Pemerintah Provinsi Lampung dan Lampung Sai bersama Pepabri, PP Polri dan Forum Pensiunan, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu (8/12/2018).

Pada kesempatan itu, Gubernur Ridho menuturkan berbagai perkembangan dan kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung, di antaranya akan beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar, dan Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, dan bidang pembangunan lainnya. Selain itu, akan ada perpindahan armada barat angkatan laut ke Pesawaran, pemindahan industri pertahanan strategis ke Provinsi Lampung seperti PT Pindad, PT DI, dan PT PAL, dan pengembangan Pusat Pelatihan Polri di Lampung Selatan.

“Tentunya semua pembangunan itu, akan semakin meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Provinsi Lampung,” jelas Gubernur Ridho.

Dalam mendukung pembangunan itu, ujar Gubernur Ridho, organisasi senior memiliki pengetahuan dan pengalaman banyak. “Organisasi senior seperti Pepabri, PP Polri, dan Forum Pensiunan memiliki banyak pengalaman. Tentunya pasti ada sesuatu yang sangat baik untuk diteruskan dan disampaikan kepada seluruh warga masyarakat Lampung, terlebih kepada generasi kami untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Ridho.

Gubernur Ridho berharap Pemerintah Provinsi Lampung bersama Lampung Sai dan organisasi senior itu dapat bersama menjaga kesejahteraan Lampung. “Terima kasih karena Pak Sjahroedin dan organisasi Senior masih memiliki panggilan moral untuk menjaga dan menyatukan tiap komponen masyarakat Lampung. Saya berharap Lampung Sai beserta organisasi senior ini dapatberperan membangun dan menjaga kesejahteraan masyarakat Lampung,” kata Gubernur Ridho.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Lampung Sai, Komjen Pol (Pur) Sjachroedin ZP menuturkan Lampung Sai merupakan organisasi yang harus dijaga dan terus didukung, karena di Lampung Sai tidak membicarakan politik. “Lampung Sai akan berperan dan turut andil dalam membangun dan bermanfaat bagi Lampung,” ujar Sjahroedin.

Mantan gubernur Lampung dua periode itu mengatakan Lampung Sai akan terus mendorong dan mendukung kepemimpinan Gubernur Ridho dalam membangun Lampung. “Membangun Lampung tidak hanya dilihat dari sisi fisik, tetapi juga dalam membangun persatuan dan kesatuan Lampung. Untuk itu, sebagai Duta Besar Kroasia saya akan melakukan berbagai upaya dalam membangun Lampung, salah satunya dengan menjajakkan produk Lampung untuk di ekspor ke Eropa, khususnya Kroasia,” ungkap Sjachroedin.

Dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia, Ketua Umum Pepabri, Jendral TNI (purn) Agum Gumelar, menjelaskan terdapat dua perkembangan situasi yang harus disikapi dengan cara berbeda yaitu ancaman terhadap NKRI dan Pancasila, serta perkembangan demokrasi. Semua itu berasal dari ancaman paham radikalisme yang harus ditanggapi dengan cara yang berbeda.

“Terkait ancaman terhadap NKRI dan Pancasila, kita harus menyikapinya secara tegas dengan melawan dan membela NKRI dan Pancasila dari arah manapun. Terkait perkembangan demokrasi di Indonesia, kita harus menyikapinya dengan bijak dan dewasa,” ujar Agum Gumelar. (rls)




Gubernur Ridho Terobos Pasar Kopi Robusta Lampung ke Eropa Timur

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo memperkenalkan kopi robusta Lampung ke Eropa khususnya Kroasia. Terobosan ini dilakukan mengingat masyarakat Kroasia merupakan pengonsumsi kopi.

“Kopi robusta memiliki kesempatan dan peluang besar beredar di Eropa, khususnya Kroasia. Kopi merupakan konsumsi masyarakat Kroasia setiap hari,” ujar Duta Besar RI untuk Kroasia-Zagreb Sjachroedin ZP pada penjajakan peluang peningkatan perdagangan komoditi ekspor Provinsi Lampung ke Kroasia dan negara Eropa Timur,  di Ruang Rapat Utama Gubernur, Jumat (7/12).

Sjachroedin menjelaskan sebagai perwakilan Indonesia untuk Kroasia, dia akan berjuang untuk Lampung. Termasuk menjajakkan kopi robusta Lampung di Kroasia melalui festival dan pameran.

“Kopi memiliki peluang besar  masuk Kroasia. Tidak hanya kopi, kita juga akan menjajakkan produk Lampung lainnya, seperti kripik pisang, sawit, karet, dan produk lainnya. Selain itu, kami juga akan menawarkan berbagai bidang lain seperti pariwisata, dan pertanian,” jelas Sjachroedin.

Mantan gubernur Lampung dua periode itu mengharapkan satker terkait dan para pelaku usaha dapat langsung mengikuti pameran dan festival. Sehingga, dapat bertemu langsung dengan para pelaku usaha Kroasia.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ridho menerangkan Provinsi Lampung memiliki banyak potensi produk yang mampu diekspor ke Eropa, khususnya Kroasia. Misalnya, kopi, sawit, nenas, karet, dan produk unggulan lainnya.

“Berbagai upaya dalam peningkatan pembangunan di Provinsi Lampung dan banyaknya peluang potensi ekspor produk Lampung akan terus didukung, termasuk ekspor produk dari  Lampung ke Eropa khususnya Kroasia. Hal itu sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Lampung,” ujar Ridho.

Menurut Bagian Perekonomian KBRI Kroasia, Elbanita Ruru, produk Lampung memiliki potensi besar untuk dapat masuk ke Kroasia, khususnya kopi. “Masyarakat Kroasia merupakan pecinta kopi, karena setiap hari mereka mengonsumsi kopi. Robusta Lampung memiliki peluang besar untuk masuk ke Kroasia,” jelas Elbanita.

Tidak hanya Kopi, Elbanita menjelaskan KBRI Kroasia akan menjajakkan berbagai produk Lampung melalui pameran dan festival. “Untuk itu para pelaku usaha dan satker terkait diharapkan dapat langsung ke Kroasia dalam mengikuti kegiatan festival seperti pameran Place2Go dan pameran kopi Zagreb. Melalui kegiatan tersebut, nanti akan diadakan bisnis forum dengan mengundang pengusaha dari Kroasia, dengan harapan adanya kerja sama perdagangan Lampung-Kroasia,” kata dia. (rls)




Lestarikan Budaya, Gubernur Ridho Ajak Lampung Sai Gelar Parade

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meminta seluruh masyarakat Lampung menghargai dan menjaga kelestarian Budaya Lampung. Menurut Gubernur, di tengah kemajuan teknologi budaya Lampung tidak boleh ditinggalkan tapi harus menjadi fundamental kemajuan Lampung.

“Kemajuan suatu bangsa terbentuk dari landasan akar budaya masing-masing. Itu yang diharapkan terjadi. Jangan sampai Lampung maju tetapi jati diri masyarakat memudar,” kata Ridho di depan ribuan masyarakat Lampung pada Parade Seni dan Budaya yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung dan DPD Lampung Sai dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-73 di Tugu Adipura Bandarlampung, Minggu (9/12/2018).

Ridho menjelaskan kolaborasi dengan Lampung Sai itu sebagai upaya bersama mengajak, menggerakkan, dan merajut kebhinekaan seluruh kebudayaan di Provinsi Lampung. Ridho memberikan apresiasi atas kehadiran Duta Besar RI untuk Kroasia Sjachroedin ZP.

Menurut Gubernur, mantan gubernur Lampung dua periode dan Ketua Umum DPP Lampung Sai itu memberikan pengabdian yang tulus demi kemajuan Lampung. “Acara ini prakarsa Bapak Sjachroedin sebagai Ketua Umum Lampung Sai yang bertugas di tempat lain bahkan jauh dari Indonesia. Tetapi Beliau masih ingat Lampung Sang Bumi Ruwa Jurai yang dulu beliau pernah berkarya dan berdarma bhakti di sini. Walaupun penugasan dan pengabdian selesai, darma bhakti tidak pernah surut,” ujar Ridho.

Pada bagian lain, Ketua Harian DPP Lampung Sai, Rycko Menoza SZP, selaku Ketua Panitia Pelaksana melaporkan pagelaran Pawai Seni dan Budaya tersebut dipersembahkan untuk seluruh guru dan siswa di Provinsi Lampung. “Tujuannya memberikan kesempatan dan menghibur guru dan siswa yang khususnya baru saja melaksanakan ujian tengah semester,” kata Rycko.

Selain itu, untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Lampung sekaligus melestarikan nilai seni dan budaya warisan leluhur. “Acara ini diharapkan mampu menghargai dan mengelola serta melestarikan kesenian daerah. Pawai menghadirkan seluruh adat dan budaya Lampung yang terdiri dari Sai Batin dan Pepadun. Kami juga menampilkan seluruh budaya yang ada di tiap provinsi,” jelas Rycko.

Setelah pembukaan berakhir, pagelaran seni dan budaya tersebut berlanjut dengan pawai keliling Bandarlampung. Rute pawai dimulai dari Tugu Adipura dan berakhir di Taman Gajah Bandarlampung. Kemudian, dilakukan pemberian berbagai penghargaan dan hadiah bagi pemenang pawai.

Di akhir acara Ridho berpesan kepada seluruh generasi muda Lampung untuk tetap ingat bahwa kemajuan semua dan kemajuan daerah dilandasi dan berakar dari Budaya Lampung yang merupakan nilai-nilai luhur masyarakat Lampung. “Jangan sampai kemajuan menghilangkan identitas masyarakat Lampung,” kata Gubernur Ridho. (rls)




Parosil akan Buka MTQ ke-22 di Kecamatan Suoh

TRANSLAMPUNG.COM, LAMBAR – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke 22 dihelatkan di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Bupati Lambar, Hi. Parosil Mabsus, dijadwalkan akan membuka MTQ sore ini, Senin (10/12) di Kecamatan Suoh. Sebagai salah satu penunjang pemahaman Al-Qur’an menuju Lambar Hebat.

Ketika di Komfirmasi, mantan anggota DPRD tiga periode tersebut, mengatakan, MTQ Lambar akan dilaksanakan sejak tanggal 10-14 Desember 2018 yang dipusatkan Lapangan Kecamatan Suoh akan diawali dengan pawai taaruf mengelilingi Kecamatan Bandar Negeri Suoh dan Kecamatan Suoh.

Sementara, cabang-cabang lomba yang akan diikuti para peserta pada MTQ kali ini diantaranya Cabang Tafsir Qur’an, cabang Tilawatil Qur’an, cabang Fahmil Qur’an, cabang Syahril Qur’an, cabang Khattil Qur’an, cabang Makalah Ilmial Al-Qur’an, dan cabang Hifzil Qur’an.

Menurut Pak Cik, (sapaan akrab Parosil), rangkaian acara yang akan dilaksanakan yaitu penerimaan Kafilah, dilanjutkan sore harinya dengan Pawai Taaruf, pertemuan Official.

Lalu, upacara pembukaan pada malam harinya, setelah itu dilanjutkan hari Selasa, Rabu dan Kamis kegiatan lomba masing masing kategori, dan berakhir di hari Jum’at dilakukan rekap nilai serta peresmian penutupan dan pelepasan kafilah.

“Akan diikuti oleh 15 Kecamatan yang ada di Lambar,” tutupnya.(safri)




Erick Thohir Klaim Asian Games Hemat Rp 2,8 Triliun

TRANSLAMPUNG, JAKARTA – Ketua Komite Penyelenggaraan Asian Games (INASGOC) Erick Thohir mengklaim anggaran pelaksanaan Asian Games 2018 menghemat Rp2,8 triliun. Semula perencanaan anggaran sebesar Rp8,7 triliun.

“Kalau saya lihat dari anggaran saja kan kita hampir menghemat Rp2,8 triliun. Berarti kalau dulu rencana Rp8,4 triliun, sekarang Rp5,6 triliun (pemakaian anggaran AG). Ini kan hampir Rp2,8 triliun efisiensinya,” kata Erick Thohir di Jakarta, Jumat (7/12).

Erick menjelaskan anggaran untuk pelaksanaan Asian Games awalnya direncanakan sebesar Rp8,7 triliun. Namun ada sponsor sebesar Rp300 miliar. Sehingga didapat angka rencana anggaran sebesar Rp7,2 triliun.

“Total anggaran awal itu Rp8,7 triliun awalnya. Dengan sponsor Rp300 miliar, jadi Rp8,4 triliun tanpa pajak. Hari ini Rp7,2 T termasuk pajak Rp800 Miliar. Berarti kan Rp6,4 triliun. Ditambah pemasukan sponsor Rp800 miliar jadi Rp5,6 triliun,” jelas Erick.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin tersebut mengatakan efisiensi anggaran tersebut tidak berbanding lurus dengan keberhasilan pelaksanaan dan prestasi atlet Indonesia. “Meskipun anggaran mengalami efisiensi, upacara pembukaan, penutupan dan pelaksanaan pertandingan Asian Games tetap bisa dikatakan berhasil. Hasilnya luar biasa. Memang tidak bisa ‘apple to apple’. Kalau kita bicara keuangan negara ya seperti itu efisiennya. Sukses juga prestasinya,” terangnya.

Seperti diketahui, Kontingen Indonesia berhasil mencapai target di Asian Games 2018, dengan berada di urutan ke-empat setelah China, Jepang dan Korea Selatan. Atlet nasional Indonesia berhasil meraih total 98 medali dengan rincian 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu.(ant/fin)