Pastikan Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Lancar, Ini Yang Dilakukan Oleh Tim Puslitbang Polri di Polres Tulang Bawang

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan pengecekan tentang kesiapan Pengamanan Pemilu 2019, hari Selasa (22/1), sekira pukul 14.00 WIB, bertempat di Rupatama Wira Satya Mapolres Tulang Bawang.

Tim ini diketuai oleh Kombes Pol Drs. Guntur Setyanto, M.Si bersama Kombes Pol Drs. Hari Prasodjo, MH, Iptu Whisnu Argo Bintoro, ST dan Penata Sosianti.

Wakapolres Kompol Djoni Aripin, S.Sos, MM mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH yang mendampingi tim mengatakan, peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah KPUD (komisi pemilihan umum daerah) Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat, Bawaslu (badan pengawas pemilu) Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat, Kepala Kampung (Kakam)/Kepala Desa (Kades)/Lurah, Tomas (tokoh masyarakat) dan Pemilih.

“Peserta yang hadir tersebut, nantinya akan diberikan kuesioner oleh Tim Puslitbang yang di dalamnya terdapat 21 pertanyaan yang wajib dijawab secara obyektif dan jujur oleh para peserta,” tutur Kompol Djoni.

Yang mana tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menganalisis peralatan dan personel pengamanan TPS (tempat pemungutan suara) yang telah dilaksanakan pada Pemilu yang lalu, serta untuk mendapatkan masukan yang akan dijadikan standar ideal dan standar minimal pada pelaksanaan pengamanan TPS dimasa yang akan datang.

“Sehingga Polri bisa menentukan berapa banyak personel yang akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan di TPS berkategori aman, rawan dan sangat rawan,” terang Kompol Djoni.

Selain itu, perlengkapan apa saja yang wajib dibawa dan digunakan oleh personel Polri yang akan melakukan pengamanan di TPS, guna mensukseskan Pemilu yang aman. (*/Als)




Pertahankan Kejayaan Peternakan, Pemprov Perkuat Program Upsus Siwab, Asuransi Ternak dan Lampung Bebas Rabies 2020

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Untuk mempertahankan kejayaan peternakan di Provinsi Lampung, Pemprov terus menggalakkan Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab), Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), Kampaye produk peternakan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUS) dan Lampung Bebas Rabies 2020.

Hal itu diungkapkan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat saat menjadi Inspektur Upacara Mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (21/1/2019) di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung.

Menurut Taufik, untuk Upsus Siwab ditargetkan 162.000 ekor sapi agar mampu mencapai kebuntingan sebesar 70 persen dari jumlah ekseptor atau sebesar 113.400 ekor. Sementara angka kelahiran ditargetkan sebanyak 90.720 ekor.

Target tersebut merupakan upaya Pemprov Lampung untuk meningkatkan populasi sapi di dalam negeri dan secara khusus bagi Provinsi Lampung sebagai Lumbung Ternak Nasional.

Selain meningkatkan populasi sapi melalui Program Upsus Siwab, tahun ini Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian juga mengalokasikan kegiatan fasilitas Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), artinya Pemerintah akan memberikan bantuan pembayaran premi asuransi usaha ternak sapi untuk pembibitan atau pembiakan. “Saat ini, dari target AUTS sebanyak 10.000 ekor telah tercapai 12.716 ekor dengan jumlah klaim sebasar 290 ekor,” ungkapnya.

Disamping itu, Taufik menuturkan, Pemprov Lampung juga melaksanakan kampaye produk peternakan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUS) di empat kabupaten yakni Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur dan Tanggamus. Tahun ini, direncanakan akan dilaksanakan di Tulang Bawang, Mesuji, Tanggamus dan Pesisir Barat.

Sementara di Sektor Kesehatan Hewan, Pemprov Lampung juga melakukan vaksinasi rabies gartis selama bulan Agustus-September sebanyak 4.000 dosis se-Provinsi Lampung. “Kegiatan ini bertujuan untuk menuju Lampung Bebas Rabies 2020,” ujarnya. (*)




Gubernur Ridho Dukung Penuh Ajang Lampung Hotel Great Sale 2019

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyambut baik dan mendukung penuh ajang Lampung Hotel Great Sale 2019 yang menawarkan potongan harga hunian hotel hingga 70 persen. Hal itu bertujuan meningkatkan kunjungan wisata ke Lampung.

Gubernur juga mengapresiasi kekompakan antara Pemerintah Provinsi Lampung, pihak swasta dan komunitas dalam melakukan branding, advertising dan selling pariwisata.
“Pihak swasta melalui Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) sangat berperan dalam melakukan selling di ajang great sale. Pemprov melalui Dinas Pariwisata memberikan dukungan. Lalu komunitas yang aktif di media sosial ikut meramaikannya,” ujar Gubernur Ridho, Senin (21/1/2019).

Menurut Ridho, penurunan tingkat hunian hotel atau okupansi hotel dan kunjungan wisatawan di Lampung harus disikapi dengan upaya-upaya kreatif. Salah satunya dengan potongan harga hingga 70 persen.

“Dukungan ini juga sebagai bentuk komitmen Pemrpov Lampung dalam mendorong iklim bisnis dan investasi yang kondusif bagi pelaku usaha pariwisata di Provinsi Lampung. Semoga ajang great sale ini bisa menjadi promosi yang efektif dalam menggeliatkan pariwisata Lampung paska Tsunami Selat Sunda Desember 2018,” pungkas Ridho.

Sebelumnya, pengurus Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Lampung beraudiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto Herman, di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Senin (21/01/2019).

Pada kesempatan itu dibahas tawaran potongam harga hingga 70 persen bagi wisatawan yang ingin berwisata ke Lampung.

Rencananya, Launching Lampung Hotel Great Sale 2019 dilakukan di Car Free Day Bandar Lampung, Jalan Ahmad Yani, Minggu 10 Februari 2019. Great Sale akan berlangsung selama kurang lebih 4 bulan. Berakhir tanggal 31 Mei 2019.

“Program Great Sale ini juga sejalan dengan yang dilakukan Kementerian Pariwisata. Kami ingin mengangkat kunjungan wisatawan, khususnya di Lampung,” jelas Ketua IHGMA Lampung, Budi Rahman, dalam audiensi tersebut.

Paska bencana tsunami Selat Sunda 22 Desember 2018 lalu, tingkat hunian hotel atau okupansi hotel di Bandar Lampung turut terkena imbasnya. Turun sekitar 30 persen dari biasanya. “Untuk itu, melalui ajang great sale ini kami ingin mengembalikan geliat pariwisata Lampung agar kembali normal bahkan meningkat,” lanjut Budi Rahman.

Seluruh hotel yang tergabung dalam IHGMA sangat mendukung tagar #LampungItuKerreen yang sempat menjadi masuk di urutan 2 Trending Topic Indonesia pada 8 Januari 2019 lalu yang diramaikan oleh Komunitas Generasi Pesona Indonesia (genpi) Lampung. “Kita bersama-sama ingin menunjukkan bahwa Lampung itu layak dikunjungi saat ini.” tambah Budi Rahman.

Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budiharto HN menjelaskan ada 23 hotel yang tergabung dalam IGHMA Lampung yang semuanya sepakat mendukung ajang Lampung Hotel Great Sale 2019 ini.

“Bahkan rencananya, pihak IHGMA juga akan mengajak resto dan cafe di Bandar Lampung untuk ikut serta dalam great sale ini. Semakin banyak yang bergabung tentu akan semakin baik,” ujar Budiharto. (*)




Sempat DPO 1 Tahun, Pelaku Curat SMK Panca Jaya Tertangkap

TRANSLAMPUNG.COM, MESUJI – Unit Reskrim Polsek Simpang Pematang yang berkerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya dan Tekab 308 Polres Mesuji menangkap pelaku curat di SMK panca Jaya yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) selama 1 tahun menghilang.

Penangkapan ini berdasarkan laporan korbannya atas nama Drs.Suharno selaku kepala sekolah SMK panca jaya, kecamatan panca jaya, kabupaten mesuji Nomer : Lp/120/IV/2017/Polda lpg/Res Mesuji/sek sp.pmt tgl 22 april 2017 dan DPO / 08 / IV/ 2017/Reskrim tgl 30 april 2017.

Sementara itu Kapolsek Simpang Pematang AKP Basri Wasip mewakili Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo membenarkan adanya penangkapan yang di lakukan jajaran Reskrim Polsek Simpang Pematang yang berkerja sama dengan Unit Reskrim Tanjung Raya dan Tekab 308 Polres Mesuji atas nama Afandi (18), warga Desa Mukti Jaya RK.IV RT.09, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.

“Pelaku ini diamankan di rumahnya pada rabu (16/01) sekitar pukul 23.00 wib kemarin tanpa perlawanan,” Ucap AKP Basri, melalui pesan whatshapnya, selasa(22/1).

“Kronologis kejadian sendiri Pada hari kamis tanggal 23 maret 2017 lalu, di SMK Panca Jaya. Modus operandi pelaku mengambil barang-barang tersebut dengan cara mendongkel pintu sekolahan dengan menggunakan obeng,”ungkapnya.

Ditambahkannya, barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya satu unit notebook merek LENOVO, satu unit DVD, satu unit CAMERA CANON EOS 1200D, satu unit mesin Scener warna hitam, Satu unit salon aktif merk V ZEN, yang telah diajukan dalam perkara dengan tersangka DYAS AVIANTAR Bin WINARTO selaku teman tersangka yang telah lebih dulu divonis Pengadilan Negeri Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

“Untuk tersangka atas nama Afandi sendiri, masih diamankan di Mapolsek Simpang pematang untuk proses penyidikan dan pengembangan perkara lain.” Ujar AKP Basri. (Nara)




Wabup Hendriwansyah Sesalkan Oknum ASN Tertangkap

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Wakil Bupati (Wabup) Tulangbawang Hendriwansyah menyayangkan atas tertangkapnya salah satu oknum ASN (AIB) yang menjabat sebagai Kabid disalah satu instansi di pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang (Tuba) .

,”Saya sangat menyayangkan adanya penangkapan tersebut, ini sudah menjadi momok bagi pemerintah kabupaten, saya berharap kepada pihak berwajib agar dapat memproses secara hukum jika nantinya terbukti bersalah,” kata Hendriwansyah diruang kerjanya, Selasa (22/1).

Dia juga mengatakan dalam hal ini jika nantinya terbukti maka pemerintah akan menindak tegas terlebih dia seorang asn dengan jabatan Kabid disalah satu instansi/Dinas. pemerintah akan menindak tegas terlebih dia seorang ASN dengan jabatan Kabid disalah satu instansi/Dinas. Kita tunggu prosesnya yang masih berjalan kalau memang terbukti bersalah akan kita proses sesuai dengan aturan,” katanya.

Hendriwansyah, mengatakan, seharusnya hal ini tidak perlu terjadi, karena narkoba tersebut tidak ada manfaatnya bagi diri kita dan keluarga malah akan membuat dirinya rugi sendiri,” Saya berharap kepada ASN di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang jauhi yang namanya narkoba dan narkotika, karena narkoba tidak ada manfaatnya dan akan merugikan dirinya sendiri,” tambahnya. (als)




Demi Terciptanya Generasi Muda Cinta Tanah Air, Babinsa Masuk Sekolah

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Babinsa Kodim 0424/Tanggamus menjadi juri dalam kegiatan Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta Tata Upacara Bendera (TUB) SMA N 1 Sumberjo Kecaatan Sumberjo Kabupaten Tanggamus, Senin (21/01/2019).

Disampaikan Serda Nando, Kegiatan ini bertujuan guna menumbuhkan rasa persatuan dikalangan generasi muda secara dini, khususnya dalam penguasaan Peraturan Baris Berbaris, sehingga menggugah kesadaran generasi muda dalam meningkatkan kedisiplinan, kekompakan dan kebersamaan sebagai realisasi dari rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia.

Kegiatan lomba Peraturan Baris Berbaris ini dilaksanakan selama 3 hari. ” Dalam perlombaan ini dilaksanakan untuk mendapat nilai tertinggi akan dilombakan guna menyaring peserta yang terbaik sebagai perwakilan tingkat Kecamatan hingga Provinsi nantinya ” pungkanya. (rls)




Dandim 0421/Lamsel Mengecek Pembangunan Huntara Korban Tsunami Lamsel

TRANSLAMPUNG.COM, LAMSEL – Dandim 0421/LS, Letkol. Kav. Robinson Oktovianus Bessie mengecek secara langsung proses pembangunan Hunian Sementara Korban Pasca Tsunami Lampung selatan di  desa Banding kecamatan rajabasa Kalianda Lampung Selatan pada hari sabtu, 19 Januari 2019. Didampingi para Perwira dan Danramil Kota Kalianda Mayor Inf Aris.

Proses pembangunan puluhan huntara tersebut murni swadaya yang berasal dari donasi dan mitra-mitra TNI di daerah. Selain membangun huntara, anggota tentara kebanggaan masyarakat Indonesia ini juga ikut membantu proses pembangunannya.

Dandim 0421/LS, Letkol. Kav. Robinson Oktovianus Bessie, mengatakan 40 unit huntara yang dibangun oleh TNI di Kecamatan Rajabasa dibagi di dua desa. Rinciannya di Way Muli Induk sebanyak 20 unit, kemudian di Desa Rajabasa 20 unit.

“Kalau yang 40 unit di dua desa itu swadaya TNI murni. Ada juga yang donasi, ada juga yang dari mitra-mitra dengan TNI yang ada di daerah ini,” kata Robinson kepada wartawan saat meninjau pembangunan huntara di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa,

Sejauh ini, menurut Robinson, proses pembangunan huntara tidak memiliki kendala. Semua bisa rencana pembangunan bisa ditanggulangi bersama-sama. Robinson mengatakan kerjasama yang baik dalam pembangunan akan memudahkan pekerjaan di lapangan sehingga berbagai kendala bisa diatasi.

“Kita guyub sama-sama bekerja di lapangan. Kita berharap proses pembangunan bisa berjalan dengan cepat, sehingga masyarakat yang saat ini masih tinggal di posko-posko pengungsian dan tenda darurat itu bisa pindah,” katanya.

Lebih lanjut, Robinson mengatakan bahwa pihaknya juga mengerahkan sebanyak 30 personil untuk membantu membangun huntara hasil donasi dari NU (Nahdlatul Ulama). Langkah ini dilakukan agar anggota bisa mempercepat proses pembangunan sehingga huntara bisa segera dipakai masyarakat.

“Personil yang membantu berganti-ganti, setiap hari 30 ada personil. Sementara ini kita membantu teman-teman kita di NU dalam proses pembangunan huntara sebanyak 60 unit,” katanya.

Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/LS terus menunjukkan bentuk kepedulian terhadap korban tsunami di Kecamatan Rajabasa. Pembangunan hunian sementara (huntara) sebanyak 40 unit yang tersebar di Desa Waimuli Induk dan Desa Rajabasa menjadi buktinya. (rls)




DPRD Bersama Pemkab Pesawaran Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Dua Ranperda

TRANSLAMPUNG.COM,  PESAWARAN – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Pesawaran bersama dengan pemerintah Kabuapaten Pesawaran melaksanakan Rapat paripurna penyampaian Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Pesawaran.

Penyampaian dua Ranperda yakni Tentang Ranperda Pemilihan Kepala Desa. Dan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Pesawaran Tahun 2019-2035. Melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran yang di laksanakan di Ruang sidang DPRD setempat, Selasa (22/1/2019).

Menurut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang di Wakil Bupati Pesawaran Eriawan mengharapkan agar pihak DPRD dapat segera melaksanakan pembahasan dan pada akhirnya dapat menyetujuinya, sehingga Ranperda  tentang Pemilihan Kepala Desa dapat dijadikan Pedoman dalam Pemilihan Kepala Desa  di Tahun 2019 ini dan Ranperda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Pesawaran Tahun 2019-2035 sesuai tahapannya berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 110/M-IND/PER/12/2015 dapat dievaluasi oleh Gubernur.

“Dengan telah disampaikannya 2 Rancangan Peraturan Daerah tersebut, kami berharap agar DPRD Kabupaten Pesawaran dapat segara melaksanakan pembahasan dan pada akhirnya dapat menyetujuinya, sehingga Ranperda ini dapat dievaluasi oleh Gubernur,”kata Eriawan.

Dijelaskan Eriawan Ranperda  tentang Pemilihan Kepala Desa ini dibentuk sesuai amanat Peraturan Perundang-Undangan dan dalam rangka Pemilihan Kepala Desa serentak yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran di Tahun 2019 ini.

“Sehubungan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemiihan Kepala Desa”jelas Eriawan.

Maka lanjut Eriawan Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 10 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Pesawaran perlu disesuaikan demgan Ruang Lingkup yang diatur dalam Ranperda Pemilihan Kepala Desa, antara lain Ketentuan Umum. Tata Cara Pemilihan Kepala Desa, Pelaksanaan, Persiapan, Penetapan Pemilih Pencalonan, Pendaftaran Calon, Penelitian Calon, Penetapan dan PengumumanCalon, Kampanye, Pemungutan dan Penghitungan Suara. Penetapan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan Pegawai Negeri Sipil Sebagai Calon Kepala Desa Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Melalui Musyawarah Desa.

Selanjutnya Eriawan mengatakan bahwa Ranperda  tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Pesawaran Tahun 2019-2035. Ini dibentuk berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian Junto Pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional Tahun 2015-2035.

“Tujuan Ranperda ini di bentuk  untuk  meningkatkan pembangunan industri di Kabupaten Pesawaran agar dapat tumbuh lebih cepat, sehingga dapat berperan lebih besar dalam penciptaan nilai tambah yang berujung pada peran sektor industri pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Pesawaran,”pungkasnya. (ydn)




Kabag Sumda Polres Tulang Bawang Sosialisasi Penerimaan Polri SIPSS Lewat Radio, Catat Tanggal Pendaftarannya

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Bagian Sumber Daya Manusia (Bag Sumda) Polres Tulang Bawang melakukan berbagai macam cara dan inovasi untuk menarik minat pemuda dan pemudi yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk menjadi anggota Polri.

Seperti talk show yang dilakukan oleh Kabag Sumda Kompol I Gusti Ketut Wibawa, hari Selasa (22/1), sekira pukul 08.30 WIB, bertempat di Radio Forest 91,5 FM, yang berada di Mapolres setempat.

Kabag Sumda mengatakan, bagi Warga Negara Indonesia khususnya para pemuda dan pemudi yang ada di wilayah hukum Polres Tulang Bawang dan berminat untuk menjadi anggota Polri agar segera mendaftarkan diri.

“Pembukaan pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) T.A. 2019, dimulai dari tanggal 15 Januari hingga 31 Januari 2019 mendatang,” ujar Kompol Gusti.

Ditambahkan Kabag Sumda, untuk menjadi anggota Polri tidak dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan atau menjamin kelulusan bagi calon pendaftar dengan membayar sejumlah uang. Kami juga telah mengerahkan bhabinkamtibmas yang ada di Polsek untuk mensosialisasikan pendaftaran Polisi dari jalur sarjana ini kepada warga masyarakat.

“Penerimaan SIPSS ini dibuka untuk lulusan mulai dari Diploma, S1, hingga S2 sebanyak 37 jurusan,” terang Kompol Gusti.

Adapun ke 37 jurusan tersebut yaitu Diploma (ahli nautika tk. III, ahli teknika tk. III dan manajemen produksi media), S1 (profesi kedokteran umum, profesi kedokteran gigi, kedokteran hewan, teknik informatika, teknologi ilmu komputer, bahasa arab, bahasa mandarin, ekonomi akuntansi, ekonomi keuangan, perpajakan, hubungan internasional, teknik elektro, kimia murni, teknik kimia, biologi, teknik sipil, teknik mesin, teknik metalurgi dan/atau teknik material, komunikasi, desain grafis, farmasi, ilmu kearsipan/kepustakaan, ilmu gizi, statistik, cpl flying school, agama hindu, agama katolik, desain komunikasi visual, ilmu agama (tafsir hadist) dan jurnalistik) dan S2 (Profesi kedokteran forensik, profesi kedokteran klinis, profesi psikologi dan ilmu agama (tafsir hadist)).

Bagi peserta yang dinyatakan lulus pada penerimaan SIPSS T.A. 2019, akan menjalani pendidikan pembentukan Perwira Polri di Akademi Kepolisian (AKPOL) selama 6 bulan, dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Para peserta yang akan mendaftarkan diri, wajib berasal dari program studi yang terdaftar di BAN-PT, dengan Akreditas A & B, serta Indek Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2,75.

“Bagi pemuda dan pemudi yang berminat, dapat datang langsung ke Bag Sumda Polres Tulang Bawang, atau bisa mengunjungi website http:/penerimaan.polri.go.id/ atau langsung ke Biro SDM Polda Lampung.” Tutup Kompol Gusti.(*)




Sabet Piala Adipura, Khofjiah dan Edi Kstori Ketiban Umroh Gratis

TRANSLAMPUNG.COM, LAMBAR – Kali kelimanya Kabupaten Lampung Barat menyabet Piala Adipura, Bupati Hi. Parosil Mabsus, apresiasi perjuangan petugas kebersihan dengan menyugukan kado Umroh kepada Khofjiah (60) dan Edi Kstori (67) tahun 2019 yang memiliki umur tertua dalam tim orange.

Sebelumnya, Pemerintah Lambar menerima penghargaan Piala Adipura katagori Kota Kecil tahun 2018 dari Pemerintah Pusat melalui kementrian lingkungan Hidup, yang langasung diserahkan oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla, beberapa waktu lalu di Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta Pusat.

Sebagai bentuk pengharagaan dan apreaiasi terhadap para pejuang kebeberhsiha, Parosil, mengumrohkan dua petugas kebersihan yang memiliki umur tertua yaitu Khofjiah (60) dan Edi Kstori (67).

Dikatakan Pacik (sapaan akrab Bupati Lambar), pihaknya menuturkan, penghargaan Adipura ini bukan keberhasilan Pak Bupati, bukan keberhasilan Kepala Dinas lingkungan hidup.

Menurutnya, ini adalalah keberhasilan masyarakat Lambar dan hasil perjuangan para pejuang kebersihan yang telah bekeja siang malam untuk menjaga kebersihan kota Liwa. Sementara itu, dalam sambutannya tersebut, dia, Parosil, mengatakan, tahun ini dua petugas kebersihan akan di umrohkan ke tanah suci. “Saya minta dinas tolong di data, tahun ini kita umrohkan dua petugas kebersihan, bukan kabid tetapi petugas kebersihan yang memakai baju orange, ” kata Parosil sembari meminta para petugas kebersihan untuk berbaria dan berpoto bersama dirinya.

Saat poto bersama itulah Parosil Secara spontan memanggil petugas kebersihan tertua, yang belakangan di ketahui bernama Khopziah dan Edi Kistori untuk di data dan diberangkatkan menunaikan ibadah umroh ke tanah suci tahun 2019 oleh pemerintah daerah.

“sini ibu yang paling tua, setuju tidak kalau ibu yang kita berangkatkan. Satu lagi siapa ini, apa bapak-bapak yang paling tua juga, sini pak yang tua.” Jelasnya. (Sf)