Apotik Terbakar, Alami Kerugian Miliaran

0
361
views

TRANSLAMPUNG.COM, TANJUNGKARANG PUSAT- Kebakaran di Apotik Alifa Jalan Hj Agus Salim No.168 RT 9 LK 2 Kelapa 3 Permai Tanjung Karang Pusat Bandarlampung, sekitar pukul 04.30 WIB. Senin (17/7). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

“Habis semua, bangunan, stock obat  dan barang barang toko,  termasuk ada uang cash sebesar Rp50 juta. Mungkin perkiraan sementara kerugian sudah mencapai Rp 1 miliar,” kata pemilik apotek, Hj.Munawar (58) di lokasi, Senin (17/7) pagi.

Menurutnya, kondisi bangunan saat terjadi kebakadan kosong ditinggal pekerja. Sejak Minggu (16/7) malam, pekerja memang meninggalkan apotik. Sumber api, ujarnya diperkirakan berasal dari korsleting lampu di ruang tengah apotek.

Api lantas menyambar ke plafon dan menyebar ke bangunan seluas 6 x 10 meter tersebut.  Si jago merah, mengamuk dan menyambar stock obat yang diletakan di dalam kardus, termasuk alkohol 100 persen dalam jumlah besar yang disimpan di gudang.

“Kejadiannya pas subuh ya, saya diberitahu sama orang rumah. Pas sampai di lokasi, api sudah padam sih, tapi sebagian bangunan sudah ambruk atapnya,” katanya.

Pantauan di lokasi, rolling door yang menjadi akses keluar masuk ruko, masih berdiri, namun kondisinya sudah menghitam. Masuk ke dalam, sebagaian dinding masih menyisakan bekas gosong terbakar. Rak rak besi yang menjadi pajangan obat, terbakar habis. Termasuk puluhan stock obat berbagai jenis.

“Saya serahkan saja sama Allah. Saya tidak akan lama-lama terpuruk. Secepatnya, saya akan buka lagi, meski mungkin susah cari dana awalnya,” katanya.

Sementara, M. Rizki Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandarlampung mengatakan pihaknya menerjunkan enam mobil pemadam kebakaran dan 25 personel.

“Ketika kami tiba api sudah membesar. Kurang lebih pemadaman api berjalan selama setengah jam. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian mencapai ratusan juta. Ditaksir dari bangunan saja, sudah mencapai Rp200 jutaa,” demikian katanya. (*/jef)