Antisipasi Masuknya Narkoba, Karutan Kotabumi Gelar Operasi Rutin

0
469
views

KOTABUMI – Tak ingin kecolongan maupun terjadinya pelanggaran maupun peredaran narkoa di kalangan warga binaan, Kepala Rutan bersama Satnarkoba Polres Lampura melakukan operasi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi, Selasa (22/3) sekira pukul 21.00 – pukul 22.00 Wib.

Kepala Rutan Kotabumi, Rachman. AR saat dikonfirmasi, Rabu (23/3) mengatakan, kegiatan yang dilakukan bersama Satnarkoba Polres Lampura tersebut sudah menjadi agenda rutin. Itu dimaksudkan untuk mengantisipasi masuknya handphone dan narkoba ke dalam rutan.

”Kami melakukan operasi gabungan untuk mengantisipasi masuknya handphone dan narkoba. Kali ini kami berhasil menemukan belasan handphone, charger, selang, kipas angin, alat masak. Selain itu kami juga berhasil menemukan bungkusan yang diduga narkoba jenis sabu serta pirek,” urai Rachman.

Dia mengatakan, barang bukti narkoba tersebut diduga milik tahanan berinisial A dan D dan saat ini keduanya telah dilimpahkan ke Satnarkoba Polres Lampura.

Menurut Rachman, jika napi tersebut terbukti bersalah, maka akan dikenakan sanksi berupa penundaan pemberian remisi.

Rachman menegaskan, untuk menekan masuknya narkoba, pihaknya akan selalu melakukan beberapa upaya. Antara lain, memperketat penjagaan di pintu masuk rutan agar narkoba dan handphone tidak sampai ke tangan tahanan. Yakni, dengan memeriksa keluarga yang membawa barang bawaan, petugas dan pegawai. Pemeriksaan dilakukan secara fisik dan terhadap barang yang dibawa.
Menurutnya, masuknya handphone dan narkoba tersebut ke dalam rutan dilakukan dengan beberapa modus dan tidak menutup kemungkinan adanya petugas yang ikut terlibat.

“Ya dugaan kita memang ada beberapa modus, dan saya yakin petugas kita yang terlibat. Selain itu juga dari pengunjung yang membesuk tahanan, jika petugas kita memang terbukti melakukan itu kita akan berikan sanksi. Jadi kita akan memperketat proses pemeriksaan di pintu masuk utama,” kata Rachman.

Terpisah, Kasatnarkoba Polres Lampura Ajun Komisarin Jhon Kenedy membenarkan pihaknya menerima pelimpahan dua warga binaan Rutan yang diduga menyimpan narkoba, berikut barang buktinya.
Menurut Kasat, dari hasil pemeriksaan urine keduanya, diketahui positif.  “Setelah kami tes urin ternyata positif, Namun tersangka tidak mengakui dari mana asal barang tersebut, tersangka mengaku bahwa barang tersebut milik tahanan yang telah bebas,” ujarnya. (mg11/drm)

LEAVE A REPLY