Anies Koreksi Kurikulum 2013 Agar Lebih Sederhana

0
430
views

translampung.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, memutuskan mengoreksi Kurikulum 2013 untuk disederhanakan. Alasannya, beban penilaiannya dianggap terlalu besar.

“Sistem penilaian pada Kurikulum 2013 dengan penilaian autentik memberatkan guru karena waktunya habis hanya untuk melakukan penilaian,” ujar Anies di Kudus, seperti dilansir Antara, Minggu (17/4).

Untuk itu, kata dia, disederhanakan supaya guru bisa menilai dengan mudah. Sekolah yang sebelumnya menerapkan Kurikulum 2013, kata dia, sekarang gurunya diikutkan dalam pelatihan.

Jumlah guru yang diikutkan dalam pelatihan, kata dia, sebanyak 254.000 guru untuk dilatih melaksanakan kurikulum itu dengan cara yang baru.

Sebetulnya, Kurikulum 2013 cukup baik, hanya saja ketika dilaksanakan serempak tanpa persiapan matang, menimbulkan masalah.

Untuk itu, guna melaksanakan kurikulum dengan cara yang baru nantinya tentu harus ada pelatihan hingga semuanya benar-benar siap. (net)

LEAVE A REPLY