Angkot Jurusan Telukbetung Demo Kantor Dishub Kota Bandarlampung

0
653
views

translampung.com – Puluhan Angkutan Umum Kota bandar Lampung jurusan Telukbetung melakukan demo di kantor Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung. Mereka menuntut untuk menindak angkutan Panjang aupaya tidak memasuki wilayah trayek di pasar Kangkung

Salah satu sopir angkutan Telukbetung Antoni, mengatakan pihaknya meminta kepada dishub kota untuk menegaskan supaya angkutan Panjang tidak lagi masuk dipasar kangkung. Hanya masuk sebatas trayek yakni diterminal Sukaraja.

“Kami mau angkot panjang tidak lagi masuk trayek kami, hanya sebatas Sukaraja tidak memasuki pasar Kangkung. Sebab trayeknya hanya sampai Sukaraja saja,” kata Antoni, Senin (18/4/2016).

Para sopir angkutan Telukbetung ini berharap supaya Dinas Perhubungan bisa menghentikan angkutan yang masuk ke Trayek Telukbetung ke pasar Kangkung. “Kami maunya trayek sesuai aturan, mereka (angkot Panjang) tidak lagi masuk ke Pasar Kangkung. Makanya dishub harus tegas,” tambahnya.

Selain itu angkot yang tidak sesuai trayek merugikan angkutan Telukbetung yang berkurang pendapatan hingga 30 persen. “Penumpang kami berkurang karena diambil angkutan Panjang. Kalau jalan sesuai trayek kan kami juga tidak mengalami kerugian,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas perhubungan Kota Bandar Lampung I Kadek Sumartha akan menyelesaikan masalah yang memipa angkutan Telukbetung dan melakukan aksi demo dikantor Dishub setempat.

“Kita akan musyawarahkan dulu dan melaporkan hal ini kepada wali kota. Sebenarnya para sopir ini tidak terima dengan masuknya angkutan Panjang ke trayek teluk yakni di pasar Kangkung,” kata kadek dikantornya.

Menurutnya, sebelum kejadian ini sudah ada keputusan antara kedua belah pihak pada beberapa waktu lalu yang mana angkutan Panjang boleh melewati terminal Sukaraja dan masuk Pasar Kangkung. “Kan kemarin itu ada kesepakatan kalau angkot Panjang boleh mengantarkan penumpang kepasar Kangkung, namun tidak boleh membawa penumpang dari pasar kangkung,” katanya.

Namun pada kejadian sopir angkutan Telukbetung merasa kehilangan penumpang dari pasar kangkung lantaran angkutan panjang masuk pasar tersebut. “Nanti kami musyawarahkan agar sama-sama tidak dirugikan,” tambahnya.

Pihak dishub akan mendiskusikan masalah dengan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN untuk mengambil kebijakan terkait masalah angkutan. “Saya laporkan ke pak wali dan didiskusikan untuk yang terbaik,” tutupnya. (jefri)

LEAVE A REPLY