. . .

Andi, Korban Penikaman Ditetapkan Tersangka Oleh Unit PPA Polres Tuba Patut Dipertanyakan.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Terkait Penikaman yang dilakukan oleh terduga pelaku JN (32) terhadap suaminya, Andi akbar saputra (32) Warga ‎Desa banjar negeri Rk01-Rt01 Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) ‎pada (5/6/2018) beberapa waktu lalu‎, menuai pertanyaan.

Hal tersebut setelah Korban Andi mendapat surat panggilan dari jajaran Unit Perlindungan Perempaun dan Anak (PPA) Polres Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) tentang penetapan tersangka terhada dirinya.

Menurut Andi (Korban), surat panggilan diterima pada ‎(1/8/2018) beberapa waktu lalu, nomor SP.G1/168/VIII/ 2018/ Reskrim Tuba, guna kepentingan pemeriksaan dalam sangkaan penyiksaan tindak pidana, perlu memanggil Korban untuk didengarkan keterangan.‎  bedasar pasal 7 ayat 1 huruf g Pasal 11 pasal 112 ayat (1) dan ayat (2) pasal 113 KUHP, serta undang undang RI No 2 tahun 2002 tentang kepolisian Negara RI, dan atas ‎laporan Polisi Nomor ‎LP/170/VI/2016/polda LPG/ Polres Tuba, tanggal 09 Juni 2018.‎ M‎emanggil Andi akbar saputra bin Aripin, untuk menghadap kepada penyidik Ipda Benny Ariawan‎.,SH diruang Unit 111(PPA) Satuan Reserse Polres Tuba, pada senin (6/8/2018) pukul 09 00 Wib mendatang,  untuk didengar keterangannya selaku Tersangka, dalam perkara dugaan tindak pidana kekerasan pisik dalam lingkup rumah tangga, sebagai mana dimaksud dalam pasal 44 ayat (1) Jo Pasal 5 huruf (a), (b) UU RI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, atau tindak pidana penganiayaan sebagai dimaksud dalam Pasal 351 KUHP.

” Saya merasa dibingungkan, mengapa saya yang menjadi Korban penikaman oleh Instri saya JN di kepala bagian kiri menggunakan obeng‎ beberapa waktu lalu tepatnya di dalam Toko minimarket Alfamart Tiyuh Murni jaya, Kecamatan Tumijajar  Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba)‎ malah ditetapkan Tersangka oleh Unit PPA, jika seperti ini keluarga besar kami akan menempuh jalur hukum yang berkeadilan tanpa direkayasa. Sebab selain bukti hasil pisum saya telah melaporkan terduga pelaku JN secara resmi ke Mapolsek Tumijajar dengan bukti laporan polisi No‎mor TBL/B-67/VI/2018/POLDA LAMPUNG/RES TUBA/SEK TUMIJAJAR tanggal 06 juni 2018.” Kata Andi saat di jumpai Translampung.com dikediamannya pada (3/8/2018) pukul 13 00 Wib.

‎Sementara itu Kapolsek Tumijajar Iptu Aladin efendi membenarkan atas laporan Korban Penganiayaan Andi akbar saputra beberapa waktu lalu, dan kasus sangkaan penganiayaan tersebut telah di tangani untuk dilakukan penyelidikan oleh mapolsek setempat.

‎” Ya kini terduga pelaku JN telah diamankan sejak pekan lalu, saat ini telah dititipkan ke Mapolres Tuba sebab untuk sementara ruang tahanan Mapolsek Tumijajar belum ada tempat khusus wanita.” Imbuh Aladin.

‎Hingga berita ini dilangsirkan pihak jajaran unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolres Tulang Bawang (Tuba) belum dapat dikonfirmasi secara resmi, terkait penetapan Korban Andi,patut dipertanyakan. (Dirman)

error: Content is protected !!