AMJ 15 Februari, Bupati Tanggamus Berpamitan dan Paparkan Prestasi

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi M.Pd.I. bersilaturahmi sekaligus berpamitan pada para wartawan, baik cetak, elektronik, maupun online di ruang kerja bupati.

Bupati Samsul Hadi resmi meninggalkan kursi BE 1 V pada Kamis (15/2) besok. Selain berpamitan, bupati membeberkan sejumlah keberhasilan yang telah diraih Pemkab Tanggamus, terhitung dari tahun 2013-2018 saat Bambang Kurniawan-Samsul Hadi memimpin kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini.

Dalam pertemuan dengan insan pers tersebut, Samsul Hadi didampingi Sekretaris Daerah Hi. Andi Wijaya, Kepala Diskominfosandi Sabaruddin, Kepala BAPPEDA Hendra Wijaya Mega, Inspektur Daerah Fathurahman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Riswanda Djunaidi, Kepala Dinas Pendidikan Johansyah, dan Kepala Dinas Kesehatan Sukisno.

Samsul Hadi memaparkan, bahwa Tanggamus telah meraih Predikat Kabupaten/Kota Peduli HAM tingkat Nasional Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan dari BPK RI Perwakilan Lampung selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2014 dan 2015.

“Lalu meraih Juara II Lomba Pekon tingkat nasional tahun 2015 dan Penghargaan Tata Nugraha Tahun 2015, yaitu penilaian kinerja penyelenggaraan sistem transportasi,” ujar Samsul.

Selain itu, Samsul yang ditunjuk menjalankan wewenang sebagai bupati pada Desember 2016, karena Bambang Kurniawan tersandung permasalahan hukum, juga membuat sejumlah gebrakan krusial. Antara lain jumlah desa tertinggal terus berkurang. Pada tahun 2013, ada 100 desa tertinggal di Tanggamus berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik setempat.

“Jumlah itu pada akhir 2017, berhasil dikurangi hingga hanya ada 28 desa tertinggal, berdasarkan data BPS,” ungkap bupati.

Lalu Samsul juga berhasil membawa Tanggamus mempertahankan Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Lampung dan memperbaiki posisi Tanggamus dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Kemudian Indeks Prestasi Pendidikan juga meningkat dari posisi 14 dari 15 kabupaten/kota, sekarang di posisi 11. Ini semua berkat kerja keras semua pihak dan adanya dukungan dari masyarakat,” jelas Samsul.

Pembangunan di Tanggamus lanjut, Samsul juga tidak lepas dari peran dari insan pers. Untuk itu, ia mengucapkan terimaksih kepada pers di Tanggamus yang sudah memberikan kritik, saran dan mempublikasikan program dari Pemkab Tanggamus.

“Saya  ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang telah menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial. Tentunya pemkab butuh kritik yang membangun, kerjasama yang baik ini hendaknya selalu terjalin. Dan saya juga memohon maaf kepada masyarakat apabila masih ada pelayanan yang dirasa belum maksimal,” kata bupati.

Samsul dalam kesempatan tersebut juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga situasi tetap kondusif jelang pelaksanaan pilkada.

“Teruslah jaga situasi agar tetap kondusif. Dan khusus bagi para ASN, harus tetap menjaga netralitas,” ungkap Samsul Hadi yang diamini ASN tertinggi Tanggamus Sekda Andi Wijaya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega mengatakan bahwa megaproyek Kawasan Industri Maritim (KIM) Tanggamus saat ini tinggal menunggu sertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Jika HPL sudah terbit, maka investor bisa langsung masuk.

“Semua perizinan sudah, kalau dari pemkab semua sudah. Sekarang tinggal HPL yang wewenangnya ada di pusat. Baru-baru ini tim Kemendagri sudah meninjau KIM. Dan 21 Februari ini, kami diundang lagi untuk membahas kelanjutannya (KIM). Mudah-mudahan HPL segera terbit,” tutup Hendra Wijaya Mega. (ayp)

 

 

News Reporter