Amazing! Inilah “Pahlawan Muda untuk Indonesia” Besutan ISBT dan Pemudi-Pemuda Gisting

0
712
views

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUSIndonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

AJAK PEMUDA BERKONTRIBUSI POSITIF: Adven (paling kanan) saat berbincang dengan beberapa awak media dan mengajak para pemudi-pemuda Tanggamus untuk berkontribusi positif mengisi kemerdekaan dan menghargai jasa para pahlawan. (Foto: AYP)

Lagu wajib Indonesia karya Wage Rudolf Supratman itu, menggema dari Kopi Jon Cafe Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus malam ini (11/11). Ada apa gerangan? Nuansa istimewa malam ini, rupanya menjadi salah satu dari sekian banyak cara yang bisa dilakukan para generasi muda untuk memperingati Hari Pahlawan setiap 10 November.

Momentum berharga juga langka itu, diikuti puluhan pemudi-pemuda dari seluruh Karang Taruna Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Gebrakan krusial kawula muda Kecamatan Gisting itu, seketika menepis stigma negatif generasi muda di Bumi Begawi Jejama, yang bisanya hanya menjadi begal atau jambret di Jalan Lintas Barat. Buktinya jika diwadahi dan dirangkul dengan cara yang tepat, kawula muda juga bisa produktif menghasilkan karya-karya positif. Bisa dibayangkan, jika Pemkab Tanggamus mampu merangkul seluruh elemen generasi muda untuk terus berkarya positif, hasilnya pasti fantastis.

Para anggota karang taruna yang tergabung dalam Insan Seni Budaya Tanggamus (ISBT) saling bersilaturahmi dan sengaja mengusung tema “Pahlawan Muda untuk Indonesia”. Kawula muda yang ternyata masih peduli dengan makna dan esensi Hari Pahlawan, menyatukan tekat untuk senantiasa menggelorakan Semangat Bung Tomo: Merdeka atau Mati!

Sebagai generasi muda yang memiliki kecintaan tersendiri terhadap bidang seni, ISBT mencoba mengimplementasikan makna kemerdekan dan cara menghargai jasa serta pengorbanan para pahlawan, melalui beragam seni. Baik itu seni musik, seni baca puisi, seni group band, seni lukis, hingga seni teatrikal. Kegiatan yang sejatinya patut ditiru oleh kawula muda Tanggamus itu, digawangi salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Gisting sekaligus Ketua Panitia, Adven dan rekan-rekannya.

Pria yang merupakan Sukarelawan Palang Merah Indonesia itu sengaja memilih Kopi Jon Cafe Gisting milik Bona Jon, untuk semakin menarik minat para pemudi-pemuda di Kecamatan Gisting dan sekitarnya untuk mau hadir dan terlibat langsung kegiatan memorial sarat makna itu.

Nggak hanya para generasi muda dari Kecamatan Gisting. Tetapi banyak juga tamu undangan yang datang dari jauh, seperti dari Kota Metro dan Kota Bandarlampung pun ikut hadir. Hadir juga Ketua Pengurus Cabang Forum Komunikasi Putra/Putri Purnawirawan Indonesia Bung Fajar Sumantri. Beliaulah yang malam ini bertugas memberikan sedikit wejangan (nasehat) pada kawula muda yang hadir,” ungkap Adven.

Dalam kesempatannya, Fajar Sumantri mencoba untuk menggali semangat para pemuda melalui sambutan singkatnya. Tak hanya itu, ia juga sangat mengapresiasi terselenggaranya Pahlawan Muda Indonesia.

“Luar biasa, sungguh membanggakan! Sudah saatnya generasi muda di Tanggamus memiliki mindset yang revolusioner, dalam rangka memaknai dan mengisi kemerdekaan serta menghargai jasa para pahlawan,” seru Fajar.

Dikemas dalam kegiatan yang santai, sambil ngopi, tapi isi kegiatannya sangat berkualitas. Bagi Fajar, ngopi bukan sekedar minum kopi atau nongkrong.

“Tetapi lebih dalam dari itu, NGOPI adalah Ngobrol Pintar. Sekali lagi, pemudi-pemuda Indonesia harus selalu punya semangat juang yang pantang padam. Jangan sampai jadi generasi micin,” tandas Fajar disambut riuh-rendah para pemuda.

Salah seorang tokoh pemuda Gisting, Razi juga menambahkan, dirinya sangat mendukung penuh kegiatan ini. Sebagai orang muda, Razi merasa sangat bangga atas inovasi dan kreativitas para pemudi-pemuda Kecamatan Gisting yang tergabung dalam ISBT.

Semakin malam, suasana peringatan Hari Pahlawan yang digagas ISBT semakin semarak. Konsep acara pun terbilang menarik, karena sudah di-setting sedemikian rupa sehingga rasa bosan dan jenuh pun tak bisa hinggap. Atmosfer semangat kian kental terasa, ketika beberapa pemuda Tanggamus unjuk kebolehan stand up comedy. Gelak dan tawa hadirin memecah dinginnya udara malam Kecamatan Gisting. Selain menjajal kemampuan open mike, sekelompok pemuda juga memamerkan skill beatbox mereka.

Aksi Teatrikal Kelompok 4A yang juga masih asuhan ISBT, menjadi pamungkas acara. Seni ini sengaja mengusung lakon (Pahlawan) yang Tak Tersentuh. Totalitas peran para kawula muda para anak asuh Ketua ISBT Dadan Darmawan membius puluhan hadirin yang menyaksikan. Ekspresi dan penjiwaan para pemeran, seakan membawa para hadirin pada kenangan kelam saat Bumi Pertiwi dikoyak oleh Kolonial Belanda selama 350 abad puluhan tahun silam.

Salam Orasi Kebangsaan Bung Karno:
Bismillahirrohmanirrohim,
Merdeka!! Saudara-saudara..

Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.

Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan, Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.”

Sebagai bangsa yang besar, tunjukkan kepada jagat raya ini, bahwa dengan semangat para pahlawan maka jangan pernah mau dijajah di tanah sendiri

Jangan pernah takut bertempur dengan penjajah gaya baru, jangan pernah biarkan koloni-koloni baru merampas, menjarah dan menguras kekayaan kita, siapapun dan darimanapun dia mari kita lawan.

Bila demikian marilah kita bersama-sama berjalan mengikuti jalan para pahlawan. Jangan bertanya apa yang sudah diberikan Negara dan Bangsa kepada kamu, tapi tanyalah apa yang sudah kamu berikan untuk Negara dan Bangsa…

Rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas….kerja….belajar dan belajar… Merdeka! Merdeka! Merdeka! (ayp)