. . .

Amanatkan Pilpres dan Pileg 2019 Kondusif

image_print

Foto: IST

FGD TIGA KECAMATAN: Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma saat menyampaikan amanatnya pada seluruh hadirin untuk menyongsong Pilpres dan Pileg 2019 yang sukses, aman, dan lancar pada FGD Tiga Kecamatan. 

Polres Tanggamus Lewat FGD Uspika

TRANSLAMPUNG, TANGGAMUS – Pengamanan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 selesai dilaksanakan Kepolisian Resor Tanggamus. Namun bukan berarti tugas mereka berakhir. Sebab pada tahun 2019, pesta demokrasi yaitu Pemilihan Presiden Republik Indonesia dan Pemilihan Legislatif telah menanti.

Demi menyongsong kontestasi politik yang aman dan kondusif tersebut, Polres Tanggamus melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Unsur Pimpinan Tiga Kecamatan serta para Tokoh Masyarakat/Agama/Adat/Pemuda. Tiga kecamatan yaitu Kecamatan Ulubelu,  Airnaningan, dan tuan rumah acara yaitu Kecamatan Pulaupanggung.

Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma mengawali sambutannya dengan menyampaikan imbauan kepada seluruh kepala pekon. Yaitu untuk mendata secara rinci warga pekonnya yang bekerja di luar negeri atau luar daerah. Kemudian warga baru dari luar daerah yang menjadi pendatang, juga diminta kapolres untuk proaktif melapor pada aparat pekon atau petugas Bhabinkamtibmas Polri/Babinsa TNI.

“Khusus bagi para kakon, tomas/toga, kami harapkan mendukung Pilpres dan Pileg 2019 agar pesta demokrasi tersebut berjalan lancar dan aman. Tidak ada saling bemusuhan antarpendukung. Apalagi terjadi keributan yang menyebabkan kerugian, baik pada masyarakat maupun sarana/prasarana di pekon,” imbau I Made Rasma.

Kapolres berjanji, bahwa Polres Tanggamus siap menindaklanjuti segala laporan, khususnya apabila di wilayah Kecamatan Pulaupanggung, Airnaningan, dan Ulubelu ada kejadian yang menonjol. Aparat pekon ataupun warga diminta segera melaporkan. Dengan harapan, pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 dapat berjalan sukses serta aman dan kondusif.

Hal berikutnya yang menjadi sorotan Kapolres Tanggamus adalah terkait C3 (pencegahan pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor) serta tata tertib berlalu lintas di jalan raya.

Untuk menekan kasus C3, kata I Made Rasma, seluruh kepala pekon diminta untuk mengintensifkan ronda malam/siskamling. Berikutnya, jika ditemukan ada sekelompok orang yang sudah bukan pada waktunya tetapi masih berkumpul di suatu tempat tanpa tujuan jelas, aparat pekon diminta untuk memberikan teguran. Jika perlu dibubarkan.

“Hal itu harus dilakukan, demi menghindari terjadinya hal-hal negatif. Antara lain penyalahgunaan atau peredaran narkoba/minuman keras serta aksi kejahatan berupa pembegalan atau aksi kriminal lainnya. Kemudian bagi seluruh pengguna jalan raya, kami harapkan untuk selalu mematuhi segala jenis aturan dan rambu-rambu lalu lintas. Itu semua demi keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban kita semua di jalan raya,” papar I Made Rasma seraya kembali menekankan bahwa dirinya selalu siap on call untuk menerima laporan apapun bentuk atau gerak-gerik yang mencurigakan.

Terakhir, adalah pesan untuk seluruh  aparat Polri yang bertugas di polsek. I made Rasma menegaskan, agar anggota Polri di polsek-polsek dapat bersinergi dengan seluruh perangkat pekon dan kecamatan serta menjaga hubungan kerja agar tetap harmonis. Dengan demikian, pelayanan pada masyarakat dalam hal kamtibmas dapat dipenuhi dengan baik dan respon yang cepat serta tepat.

“Terlebih kita akan melaksanakan Pilpres dan Pileg 2019. Sehingga seluruh anggota Polri di polsek, harus mampu menjaga kondusifitas wilayahnya dengan baik. Tetap jaga persatuan, kesatuan, kondusivitas, serta soliditas dan sekuritas, dengan seluruh lapisan elemen masyarakat dan unsur pimpinan kecamatan,” pinta kapolres.

Pada kesempatan itu, perwira yang pernah menjabat sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Lampung tersebut juga berpesan bahwa dalam pesta demokrasi pemilihan umum, pasti ada akan ada yang menang dan kalah. Sehingga dirinya meminta seluruh masyarakat, untuk berlapang dada dan menerima apapun hasilnya, jika ternyata pilihannya kalah. Lalu jika pilihannya menang, juga harus tetap rendah hati dan tidak berlebihan merayakan kemenangan. Sehingga tidak memancing emosi dari kelompok yang kalah.

“Jangan sampai ada gesekan sosial menjelang pemilu maupun setelah pemilihan. Tetap jaga persatuan dan kesatuan NKRI,” tandas I Made Rasma.

Turut hadir dalam FGD itu, Kabag Sumda Polres Tanggamus Kompol Renaldi, Camat Ulubelu Arpin beserta para Kepala Pekon, Camat Pulaupanggung Agustam Hamid beserta para Kepala Pekon, Camat Airnaningan Thalud beserta para Kepala Pekon, Danramil Pulaupanggung Kapten (Arh) Tuparno, Kapolsek Pulaupanggung AKP Budi Harto, para Tokoh Masyarakat/Adat/Agama/Pemuda. (ayp/hkw)