. . .

Akibat Kekeringan Hektaran Sawah Terancam Gagal Panen

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN- Akibat kemarau berkepanjangan yang menimpa Kabupaten Pesawaran hektaran sawah mengalami kekeringan sehingga  diprediksi akan mengalami kegagalan panen.

Herktaran sawah yang mengalami kekeringan dan teracam gagal panen ini berlokasi di dua Desa yakni Desa Gunung Sari dan Desa Mada jaya kacamatan Way Khilau Kabupaten setempat.

“Kalau pihak Dinas Pertanian Pesawaran tidak melakukan tindakan segera maka  sawah milik masyarakat di dua Desa ini akan mengalami gagal pananen,”ujar ketua DPD Lipan Pesawaran Sumara saat di hubungi Jumat (27/7/2018).

Menurut Sumara dengan adanya kejadian ini masyrakat di dua desa yang memiliki lahan sawah berharapa kepedulian dari pemerintah Pesawaran terutama kepada pihak Dinas Pertanian Pesawaran yang dalam hal melakukan pembinaan kepada para petani di Kabupaten berjuluk Bumi Andan jejama ini.

“DPD Lipan pada tanggal 25 /7 kemarin turun kelokasi ,miris memang kalau kita melihat lokasi sawah para masyarakat di Dua Desa terebut karna baru beberapa bulan tanam sudah mengalami kekeringan seharusnya untuk mengantisipasi masalah kekeringan ini pihak dinas terkat melakukan normalisasi sungai untuk membuat bendungan tujuanya untuk menampung air jika musim kemarau seperti saat ini,”ucap Sumrah .

Dirinya menjelaskan bahwa pihak DPD Lipan Pesawaran Sudah pernah mendatangi Dinas Pertanian tujuanya untuk membantu menyelesaikan masalah kekeringan ini ,namun pihaknya sampai saat ini belum bisa mengkonfirmasi maslah ini lataran belum bebisa bertemu dengan pihak dinas terkait .

“Kami sudah melakukan usaha membantu masyarakat dengan berkoordinasi dengan dinas terkait namu belum ada hasilnya karna ,infonya sih pihak Dinas Pertanian sudah merespon msalah ini dan kabarnya akan segera turun secepatnya.Yah,mudah-mudahan masalah ini segera teratasi itu harapan kita ,”kata Sumarah .

Sementara itu pihak Dinas Pertanian Pesawaran melalui Kadis Pertanian Ancha Marta Utama belum bisa di konfirmasi begitu juga dengan kabid Pangan Budi, juga belum bisa di mintai keterangan meskipun handphonenya dalam keadaan aktip.(ydn)