Akibat Dihantam Banjir, Petani Padi dan Pengusaha Ikan Merugi

TRANSLAMPUNG.COM, WAYTUBA –

Akibat di Guyur hujan satu malam penuhl dari sore hingga pagi hari, petani padi dan pengusaha ikan di Kampung Waytuba kecamatan Waytuba Kabupaten Waykanan sebagian gagal panen dan merugi hingga puluhan juta rupiah.

Saat di konfirmasi oleh translampung.Com Jum’at (23/2) Dedy Setiawan warga setempat menerangkan Banjir Bandang terjadi karena hujan dari pukul 20:00 kemarin hingga pagi hari tadi, sehingga sungai yang dangkal dan Rawa yang ada di seputaran sawah dan kolam ikan milik warga sekitar meluap.

“dari kejadian tersebut Aktifitas warga sempat tertunda karena lahan persawahan serta jalan penghubung terkena banjir, tumpukan Padi-padi yang sudah siap panen sebagian hanyut terbawa arus Banjir,” terang Dedy yang juga pengurus PAC Ansor Waytuba itu.

Bukan hanya itu Lanjut Dedy, Warga yang memiliki usaha ternak ikan pun merugi karena kolam mereka jebol akibat deras nya hujan yang mengguyur diDusunnya.” Salah satu nya kolam milik pak Ayub dia merugi hingga puluhan juta rupiah karena diperkirakan sebanyak 100 ribu ekor lebih benih ikan dan Ikan yang sudah siap Konsumsi miliknya ikut terbawa arus Air,” Ucap Dedy.

Bahkan Jalan penghubung antara Dusun 6 untuk menuju ke kampung induk Waytuba pagi tadi sempat tidak bisa di lewati dengan kendaraan roda dua ataupun roda empat karena di tutupi lumpur dan air.

Terpisah Camat Waytuba Irawan membenarkan bahwa telah terjadi Banjir diwilayahnya, namun saat ini air sudah surut bahkan warga sudah mulai beraktifitas seperti biasa sembari membersihkan lahan yang terkena banjir dan masalah kerugian dia belum mendapat laporan pasti dari warganya.

“benar, telah terjadi banjir dikarenakan hujan semalaman, saya sudah kelokasi dan melihat langsung tapi air nya sudah surut karena air nya cuma lewat , kalau untuk kerugian saya belum dapat laporan dari masyarakat,” Tutupnya. (migo)

News Reporter