Ajukan Gubernur Koreksi Nama Pahlawan Radin Inten II

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Radin Inten II nama salah satu pahlawan

nasional asal Lampung dalam SK No 082/TK/1986, disoalkan Gamolan Institute Lampung (GIL). Penulisan nama tersebut dinilai tidak tepat.

Novelia Yulistin Sanggem, Ketua GIL menilai nama asli yang tepat adalah Radin Intan II. Sehingga pihaknya akan mengajukan perubahan nama tersebut kepada Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

“Kita sudah sampaikan ke Gubernur untuk mengatur waktu pertemuan. Nantinya diharapkan Gubernur bisa mengajukannya kepada Presiden RI Joko Widodo untuk koreksi atas nama Pahlawan Radin Intan II,” ujarnya pada konferensi pers di Kafe Cikwo, Kemarin.

Dia menjelaskan akibat penulisan yang salah itu berdampak pada kesalahan berikutnya dalam penggunaan nama pahlawan tersebut di berbagai objek. Salahsatunya di bandara yang akan menjadi nama dari bandara internasional.

“Kesalahan penulisan nama itu hasil dari kajian kita dengan mengunjungi keluarga dari keturunan Radin Intan II. Keluarga dari Keratun Darah Putih, Budiman Yakub dan Minak Suhari Batin Putra selaku penasihat keluarga,” paparnya.

Dia menyampaikan pihak keluarga dari Keratun Darah Putih setuju untuk diadakan perbaikan nama pahlawan nasional Lampung yaitu Radin Intan II.

“Perubahan penulisan nama ini suatu kebutuhan mendesak dan mendasar. Sebab, kesalahan penulisan nama bisa merubah makna, arti dan sejarah dari tokoh pahlawan Radin Intan II,” pungkasnya.

 

News Reporter