Aduh, Puluhan Kaleng Sarden Kedaluwarsa Ditemukan di Kotaagung
AMANKAN SARDEN EXPIRED: Asisten Bidang Ekobang Setda Tanggamus Karjiono bersama tim gabungan mengamankan puluhan kaleng sarden kedaluwarsa sejak 2015 dari sebuah toko di Pasar Tradisional Kotaagung, saat sidak Jumat (6/4). (Foto: AYP)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Warga Kabupaten Tanggamus diimbau untuk semakin selektif saat memilih bahan makanan siap saji. Pasalnya Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Polsek Kotaagung dan Kodim 0424 menyita puluhan jenis kaleng sarden yang sudah tiga tahun kedaluwarsa (expired).

Penyitaan itu merupakan hasil inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kotaagung maupun toko-toko modern wilayah setempat. Tim gabungan dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Tanggamus Ir. FB. Karjiono. Lalu didampingi Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis, Camat Kotaagung Wiwin, dan perwakilan dari Kodim 0424.

“Dari hasil sidak hari ini tadi, kami menyita puluhan jenis bahan makanan siap saji berupa sarden, dari sebuah toko sembako di Pasar Kotaagung. Puluhan kaleng sarden itu kami sita karena sudah kedaluwarsa sejak tahun 2015. Namun masih dijual,” ujar Karjiono, Jumat (6/4).

Selain kasus sarden expired, dia menambahkan, tim gabungan tidak menjumpai adanya bahan makanan kalengan yang mengandung cacing atau mikroba lainnya seperti yang terjadi  di beberapa kabupaten di Lampung.

“Terhadap pemilik toko sembako tersebut, kami memang tidak menjatuhkan sanksi. Hanya kami berikan arahan secara tegas. Dan puluhan sarden yang sudah tidak layak konsumsi itu, sudah kami amankan untuk dimusnahkan,” tandas Karjiono.

Ironisnya, Veli pemilik toko, masih saja berkilah bahwa pihaknya sengaja menjual bahan makanan kedaluwarsa. Dia berdalih, karena terlampau sibuk, sehingga tidak sempat menyortir barang-barang dagangannya. (ayp)

News Reporter