Adipati Pancangkan Tanda Pejuang Kemerdekaan di Pusara Hasanudin Bin Ismail

0
682
views

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU –  Bupati Waykanan Raden Adipati Surya memancangkan tanda pejuang kenerdekaan, berupa bambu runcing berhias bendera merah putih di pusara Hasanudin bin Ismail, di Tempat Pemakaman Umum Kampung Tua Balambangan Umpu, Senin (06/11).

Dalam sambutannya selaku inspektur upacara pada acara tersebut Bupati Adipati menjelaskan, Kemerdekaan bangsa  Indonesia tercapai karena rakyat Indonesia mempunyai semangat perjuangan yang sangat tinggi. Tanpa semangat perjuangan yang sangat tinggi, kita yakin kemerdekaan bangsa ini tidak akan tercapai.

“Hal lain yang perlu kita teladani yaitu kita sebagai generasi muda harus tangguh seperti Pahlawan kita untuk menggapai cita-cita. Para pahlawan tidak hanya mencucurkan keringat tetapi juga dengan segenap jiwa mereka untuk kemerdekaan Indonesia. Namun mereka tetap teguh berjuang membela negara dan mempertahankan prinsip mereka,” papar Bupati.

Masih menurut Bupati, dengan mengenal para pahlawan maka kita pun akan diajarkan untuk membangun kembali sikap kepahlawanan, patriotisme dan nasionalisme.

Melalui Upacara Pemancangan Bambu Runcing Bendera Merah Putih dipusaran Pejuang Kemerdekaan RI Almarhum Hassanudin Bin Ismail ini, membuat kita lebih tangguh dan semangat untuk menjadi penerus bangsa kita. Berjalan selaras untuk meneruskan perjuangan para pahlawan mencapai cita – cita bangsa,” imbuhnya.

Diitempat yang sama, Akhmad Basyar, mewakili Keluarga menyampaikan ungkapan terima kasih  kepada Gubernur Lampung, Bupati Way Kanan, pengurus Veteran Kabupaten Way Kanan dan seluruh masyarakat atas penghargaan yang telah diberikan kepada Alm.Hassanudin Bin Ismail.

“Atas nama Keluarga Besar Alm.Hasanudin, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada Bapak Bupati Way Kanan atas penghargaan ini, semoga semangat juang yang telah dilakukan oleh almarhum dapat menjadi motivasi buat kita untuk menjunjung tinggi nilai semangat perjuangan” Ujarnya.

Sekedar diketahui Hasanudin Bin Ismail merupakan pejuang kemerdekaan kelahiran  Blambangan Umpu 12 April 1917 dan pernah bertugas diantaranya sebagai anggota Kesatuan TNI (TRIS) dan Wafat pada tanggal 09 September 1986 dengan meninggalkan Satu Istrri dan Delapan orang anak, dan pada tanggal 18 Agustus 2017 yang Lalu Ketua Dewan harian Nasional  angkatan-45 Memberikan Penghargaan Dengan Nomor 1251/DHD/VIII/2017 dan dianugerahi pemancangan Bambu Runcing Dipusarannya yang ditandatangani oleh Ketua Dewan harian Nasional Daerah Angkatan -45  Provinsi Lampung, Ridho Ficardo. (Yudi)