. . .

ADD 2018 Kampung Bonglai, Hotman: Kami Membangun Delapan Item Infrastruktur Baru

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANJIT – Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2018 Kampung Bonglai Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan sudah 100% trealisasi. Dari anggaran dana desa tersebut, Kampung Bonglai merealisasikan anggaran untuk membangun 8 (delapan) item infrastruktur baru yaitu dengan membangun, 1 Unit Gedung Paud yang berada di Dusun 8 Kampung Setempat, 1 Unit Gudang Kampung di Dusun 5, serta pembangunan jalan Rabat Beton ada 6 titik yaitu, jalan Rabat beton di Dusun 5 sepanjang (100 meter), Dusun 3 sepanjang (75 meter) , Dusun 8 (100 meter) , Dusun 10 (250 meter), Dusun 1 (50 meter) dan di Dusun 12 (300 meter).

Pembangunan Gedung Paud di Dusun Delapan Kampung Bonglai.

Hal itu dikatakan PJ Kepala Kampung Bonglai, Hotman AS, S.H saat di konfirmasi oleh media Online TRANSLAMPUNG.COM, Senin (22/01/2019).

Pembangunan Gudang Kampung Untuk menyimpan inventaris atau Barang-barang milik Kampung.

Hotman menjelaskan bahwa, Jumlah Anggaran Dana Desa (ADD) yang di peroleh Kampung Bonglai pada tahun 2018 yakni Dana Desa (DD) sebesar Rp. 1.094.867.460,. Ditambah Alokasi Dana Kampung (ADK) Rp. 448.012.000,. Bantuan Provinsi Rp. 6.000.000,. Bagi hasil pajak (BHP) Rp. 10.118.750,. Pendapatan asli kampung (PAK) Rp. 5.000.000,. Serta tambahan Silpa tahun 2017 Rp. 3.139.360,.Dengan Total keseluruhan pendapatan Rp. 1.567.137.570,
Sedangkan total anggaran belanja Kampung Bonglai tahun 2018 sebesar
Rp. 1.567.137.520,.

Antusias warga sampai mengadakan acara syukuran atas terbangunnya jalan Rabat Beton di Dusun 12 sepanjang 300 meter.

“Total dari seluruh anggaran belanja tersebut, Kami realisasi untuk Bidang Pemerintahan Kampung Sebesar 32,547% atau Rp. 443.822.661,. Bidang Pembangunan Kampung sebesar 50,073 % atau Rp. 645.766.000,. Bidang Pembinaan Masyarakat 6,086% atau Rp. 96.000.000,. Bidang Pemberdayaan Masyarakat 9,991% atau Rp. 380.683.000,. Serta bidang tak terduga 0,181% atau hanya Rp. 865.909,” jelas Hotman.

Pembangunan Jalan Rabat Beton di Dusun 10 sepanjang 250 meter.

Hotman mengatakan, seluruh pembangunan yang ada dikampung Bonglai sudah melalui kesepakatan bersama dengan masyarakat setempat dan sudah sesuai dengan azas manfaatnya. Semenjak dirinya dilantik oleh Bupati Way Kanan sebagai PJ Kakam pada tanggal 15 mei tahun 2018 lalu, dirinya bersama seluruh jajaran aparatur Kampung sudah bekerja semaksimal mungkin untuk menjadi pelayan masyarakat.

Pembangunan Jalan Rabat Beton Sepanjang 100 meter disusun 5, saat di lakukan pemeriksaan oleh tim Kecamatan Banji.

“Alhamdulilah semua pembangunan yang bersumber dari ADD sudah selesai semuanya tanpa ada kendala, besok hari rabu tanggal 23 Januari 2019 jabatan saya sebagai Pj Kakam sudah berakhir dan akan digantikan oleh Kepala Kampung yang baru terpilih, oleh karena itu apa yang saya lakukan selama menjabat sebagai Kakam mudah mudahan dapat berkesan baik di hati masyarakat Kampung Bonglai, saya sangat berterimakasih kepada semua pihak khususnya masyarakat Kampung Bonglai yang telah mendukung kinerja saya selama menjabat,” kata Hotman.

Ditambahkannya, beberapa waktu lalu saat pembangunan Jalan Rabat Beton selesai terbangun dan diresmikan, ia cukup terharu melihat sebagian masyarakat mengadakan acara syukuran karena adanya pembangunan jalan Rabat Beton yang memang sudah dinanti nanti masyarakat setempat sejak bertahun tahun lamanya.

“Waktu itu saya sangat merasa terharu melihat masyarakat mengadakan acara syukuran karena telah dibangunnya jalan Rabat Beton yang memang sudah mereka inginkan, ini menunjukkan bahwa masyarakat cukup senang dan bersyukur atas program program pemerintah yang dirasa sangat menyentuh hingga ke pelosok desa,”imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Riswan (46) warga Dusun 5 wonorejo Kampung Bonglai menyampaikan bahwa, apa yang dilakukan oleh Pj Kakam dan seluruh perangkat nya selama ini terhadap pembangunan di Kampung Bonglai sudah cukup memuaskan. Riswan menyebutkan, kalau pembangunan di Kampung Bonglai sudah cukup merata di semua bidang.

“Terkhusus untuk bidang pembangunan infrastruktur yang dibangun melalui program dana desa, alhamdulillah di Kampung kami sudah bisa dikatakan 80% lebih sudah tersentuh pembangunannya,” ucap Riswan.

Hanya saja, lanjut Riswan, saat ini masyarakat Kampung Bonglai sangat mengharapkan adanya perbaikan jalan Kabupaten yang ada di Kampung tersebut sepanjang 13 KM, karena jalan tersebut sudah rusak cukup parah dan menjadi akses perekonomian masyarakat sekitar. “Kalau pembangunan dana desa sudah cukuplah, tapi ini ada yang lebih darurat yaitu perbaikan jalan Kabupaten yang ada disini, kami sangat mengharapkan supaya jalan tersebut bisa di perbaiki oleh pemerintah Kabupaten Way Kanan dan dimasukkan dalam APBD tahun 2019 ini,” harap Riswan yang juga Ketua BPK Kampung Bonglai. (adv).

error: Content is protected !!