PLN dan SGC Sama-sama Tolak Beban Pembayaran Asuransi Jika Terjadi Kecelakaan Pekerja

0
511
views

BANDARLAMPUNG-Alasan lain terkait pembebasan lahan Perkebunan milik Sugar Group Company (SGC) dengan belum terlaksananya pembangunan menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) makin mengemuka yakni alasan asuransi keselamatan pekerja.

SGC beralasan tidak memberikan izin pembangunan menara SUTET untuk melintasi jalur lurus dengan membelah lahan perkebunan adalah alasan keselamatan pekerja perkebunan.

Administrasi Manager SGC Heru Sapto menjelaskan, SGC memang sudah memberikan izin penuh terkait pembebasan lahan yang akan digunakan oleh PT. PLN, namun pada site plan yang diinginkan oleh PLN, jalur transmisi akan melintasi lahan perkebunan milik SGC. Tetapi SGC menolak karena jika terjadi kecelakaan yang dialami pekerja akibat Menara Transmisi tersebut siapa yang akan bertanggung jawab.

“Dari SGC tidak akan menanggung biaya asuransi kecelakaan yang dialami pekerja jika memang terjadi kecelakaan, sedangkan PLN juga tidak mau menanggung itu,” kata Heru, Jumat (19/3) sore di Kantor Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung.

Hal ini juga disebut oleh General Manager PLN Irwansyah yang mengatakan, PLN tidak akan sanggup untuk membayar beban asuransinya jika hal tersebut dialami oleh pekerja.

Dijelaskan juga oleh Heru, Kecelakaan bisa saja terjadi, karena Pesawat penyiram Pupuk jelas akan melintasi atau mendekati menara tersebut, dan ini yang dikhawatirkan oleh SGC.

“Jika PLN mau menanggung biaya asuransinya, SGC akan izinkan menggunakan jalur lurus tersebut,” kata dia.(isw)

LEAVE A REPLY