74 Plt. Kepala Sekolah, Mengundurkan Diri

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA -Tampa sebab dan alasan yang pasti, sebanyak 74 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Dasar (SD)di Kabupaten Lampung Selatan ramai-ramai mengundurkan diri menjadi Plt.

Sebelumnya, para Kepsek tersebut pada Kamis (8/3/2018) lalu diangkat sebagai Plt Kepsek berdasarkan kebijakan pimpinan. Hal itu,terungkap dalam pertemuan antara Plt Kepsek dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Selatan, di Aula Seandanan Disdik Lamsel, Selasa (13/3).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Selatan Akar Wibowo, mengatakan ditunjukan para guru tersebut sebagai Plt. Kepsek. Karena kebijakan pimpinan. Selain itu, setiap  Aparatur Sipil Negara (ASN) siap ditempatkan dimana saja.

“Makanya kami kumpulkan ini, kami mau menanyakan para Plt Kepsek yang mundur satu persatu untuk mengetahui apa yang menjadi alasanya. Tapi,  kami juga tidak ingin para Plt Kepsek mundur karena orang lain yang menginginkan jabatan tersebut dengan cara main uang,” beber Akar Wibowo.

Akar Wibowo, menjelaskan semestinya para guru yang ditunjuk sebagai Plt Kepsek siap. Apalagi, penunjukan jabatan Plt Kepsek itu suatu penghargaan dari pimpinan yang menilai bisa memimpin di sekolahan.

“Jika mereka tidak siap ya tidak apa-apa.  tapi kalau tidak siap jangan ketika mau mundur. Karena, orang lain yang menyerahkan surat pengunduran dirinya. Apalagi, diketahui main duit. Kalau ketahuan, tentu akan kami coret dan berhentikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amrico, mengatakan para Plt Kepsek yang mundur dari jabatannya ini dikumpulkan untuk mendengarkan alasanya. Apalagi, pihaknya ingin  mencari sosok Kepsek yang cocok untuk menjadi Kepsek definitif.

“Kalau memang mereka, tidak sanggup menjabat tidak menjadi persoalan. Tapi, kami akan minta dulu alasanya apa yang menjadi dasar mereka mundur,” kata dia.

Masih ditempat yang sama, salah seorang Plt Kepsek di wilayah Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan mengaku tidak sanggup menjabat sebagai Plt Kepsek atau Kepsek definitif.

“Lebih baik jadi guru saja seperti dulu mas. Karena, lebih tenang. Apalagi, saya tidak bisa memimpin suatu sekolah. Intinya saya tidak siap dan sanggup,” kata dia yang tidak mau dituliskan namanya. (jhn/hkw)

News Reporter