6.408 Keluarga Sangat Miskin di 14 Kecamatan di Way Kanan Menerima Dana Bantuan PKH

0
363
views

PKH (Program Keluarga Harapan) adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM), selama keluarga tersebut memenuhi kewajibannya. PKH diarahkan untuk membantu kelompok sangat miskin dalam memenuhi kebutuhan Pendidikan dan Kesehatan, selain memberikan kemampuan kepada keluarga untuk meningkatkan pengeluaran konsumsi. Dalam jangka panjang, PKH diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi.

Sebanyak 6.408 Keluarga Sangat Miskin ( KSM ) yang ada di 14  Kecamatan se Kabupaten Way Kanan menerima dana bantuan Program Keluarga Harapan ( PKH ).
ini merupakan kali ke 6 tahapan penyaluran dana PKH di Way Kanan sejak tahun 2014. Pada tahap 1 tahun 2016 ini, Kabupaten Way Kanan menerima dana bantuan PKH dari Kementerian Sosial RI sebanyak  Rp. 5.612.253.750,- yang diperuntukkan kepada  6.408 Keluarga Sangat Miskin (KSM). Dan mulai didistribusikan dari 24 hingga 28 April 2016, di Kantor Pos masing-masing Kecamatan.

Hal tersebut dikatakan Pebri, SH., Koordinator Kabupaten (Korkab) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Way Kanan Lampung,
“Ya benar, dana bantuan PKH tahap 1 siap disalurkan untuk 6.408 Keluarga Sangat Miskin (KSM) di Way Kanan. Mulai hari ini kami telah salurkan kepada sebanyak 585 KSM Kecamatan Baradatu bertempat di Kantor Pos Baradatu, dengan jumlah dana Rp. 529.353.750,-. Selanjutnya, besok (hari ini/Senin .red) di Kecamatan Blambangan Umpu, Kasui dan Kecamatan Banjit,” jelas Pebri, SH., Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Way Kanan, saat dikonfirmasi via telpon, Minggu (24/4).

Sesuai dengan ketentuan Kemensos RI melalui Korwil Lampung II, lanjut Febri, bahwa setiap peserta PKH akan mendapat uang atau dana langsung dengan jumlah yang beragam. jumlah ini ditentukan dari jumlah anak dan komitmen kepersertaan yang bersangkutan yang telah di verifikasi oleh Tenaga Pendamping setiap bulannya.

“Jumlah bantuan tersebut dapat disampaikan minimal satu orang kepesertaan sebesar Rp. 612.500,-. Sesuai dengan tujuan PKH, bahwa dana ini bersifat tunai untuk kepentingan bidang Kesehatan dan Pendidikan ibu dan anak,” ujar Febri.

Hingga tahun ini, UPPKH Kabupaten Way Kanan telah memiliki sebanyak 32 Tenaga Pendamping, 2 operator dan 1 Korkab.  Setiap tahunnya dana bantuan PKH yang digelontorkan Kemensos RI ke Kabupaten Way Kanan sebesar Rp. 13-15 milyar. UPPKH berharap agar Pemerintah Daerah dapat membantu dan mendukung mensukseskan program pengentasan kemiskinan masyarakat ini, melalui dana sharing 5-10%.

“Sepenuhnya gaji Tenaga Pendamping PKH ditanggung Kemensos RI. Tetapi untuk kebutuhan operasional, sekretariat dan kelengkapan kantor, kami mengandalkan dana sharing dari Pemkab Way Kanan. Tahun lalu, UPPKH mendapatkan dana sharing sebesar Rp. 200juta yang dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2015. Dana tersebut dipergunakan untuk, sekretariat, ATK, perlengkapan kantor dan insentif monitoring/evaluasi pendamping Rp. 100ribu/bulan,” pungkas Pebri, SH.,

Ditempat terpisah, Sekretaris UPPKH Way Kanan Akhmad Syapari, S.Pd. mengatakan, penyaluran dana PKH dilakukan secara bertahap, sesuai jadwal. Dan diambil tanpa berwakil. Karena ini bagian dari proses pemberdayaan.

“Kita telah berkoordinasi ke Dinas Sosnakertrans Kabupaten Way Kanan untuk kehadiran Pak Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis melalui Nota Dinas,” terang Akhmad Syapari, S.Pd. dirinya berharap agar seluruh jajaran UPPKH di Kecamatan masing2 untuk turut mensukseskan agenda ini sehingga para peserta PKH dapat terlayani dengan baik. (Fw/yhs)

LEAVE A REPLY