Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 500 Warga Sumber Rejo Terima Sertifikat Tanah -
500 Warga Sumber Rejo Terima Sertifikat Tanah

Foto: IST

SERTIFIKAT PTSL: Petugas BPN Tanggamus saat hendak membagikan sertifikat tanah dari Program PTSL terhadap 500 warga Kecamatan Sumberejo.

 

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang (BPN/ATR) Tanggamus membagikan 500 sertifikat tanah di Pekon Margoyoso, Kecamatan Sumberejo. Pembagian itu merupakan pelaksanaan dari Program Pendaftaran Tanah Sistemik Lengkap (PTSL).

Kepala BPN/ATR Tanggamus Sudarman mengatakan, pembuatan sertifikat tanah merupakan program Pemerintah Pusat. Lewat program itu, diharapkan seluruh pemilik tanah miliki sertifikat tanah.

“Selama ini di sini ditargetkan 30 ribu sertifikat. Dan sampai saat ini sudah selesai 27 ribu sertifikat. Kami miliki target terbesar untuk skala Lampung,” ujar Sudarman, Selasa (5/6).

Ia mengaku terselesaikannya target-target sertifikat tanah selama ini berkat kerjasama banyak pihak, dari mulai aparat pekon, kecamatan, hingga pemkab. Kemudian ditambah juga dengan aparat, dari kepolisian dan TNI.

“Maka kami tidak kerja sendiri demi masyarakat tapi banyak pihak terlibat dan kami ucapkan terima kasih,” kata Sudarman.

Selanjutnya Pj. Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin juga mengucapkan terima kasih atas pelayanan BPN/ATR yang fasilitasi masyarakat miliki sertifikat tanah.

“Kami harapkan masyarakat yang telah miliki sertifikat tanah, agar menjaganya baik-baik. Sebab ini bukti kepemilikan tanah, dan bisa jadi nilai tambah usaha,” ujarnya.

Zainal Abidin juga menuturkan, sertifikat tanah banyak kegunaan. Dari mulai legalitas aset tanah yang dimiliki masyarakat, sampai akhirnya nanti bisa jadi agunan jika meminjam dana ke bank atau lembaga keuangan lainnya.

“Kami tidak ingin, sertifikat yang diterima disia-siakan. Terlebih untuk membuatnya lagi cukup repot. Maka keberuntungan dengan adanya program ini harus dimanfaatkan dengan sangat baik,” ujar Zainal.

Kepala Pekon Margoyoso, Subandrio juga berterima kasih kepada BPN/ATR atas fasilitas pekonnya jadi sasaran program PTSL. Dengan demikian, persoalan terkait tanah bisa diminimalisir dan tentunya sebagai masyarakat sangat inginkan kemudahan dari pemerintah.

Selama ini warga di pekon tersebut memang masih enggan untuk membuatkan sertifikat. Alasannya masih ada waktu dan belum terdesak oleh permasalahan tanah. Namun dengan adanya PTSL semua warga diseragamkan pembuatannya, hingga satu dengan lainnya saling bantu.

“Kalau ramai-ramai begini bisa saling tanya, kekurangan apa untuk syaratnya. Sebab kalau sendirian kadang bingung sendiri tanya lainnya juga tidak mengerti. Kalau seperti ini bisa saling memberi tahu,” tandas kepala pekon. (ayp) 

 

 

 

 

News Reporter