440 TKS Diskes Terima SK, Samsul Hadi Keluarkan Sindiran Pedas

0
374
views

TRANSLAMPUNG.COM-GISTING-Setelah ratusan tenaga kerja sukarela (TKS) bidang pendidikan, kini giliran 440 TKS bidang kesehatan menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. Penyerahan SK yang dipusatkan di Kecamatan Gisting, langsung dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tanggamus Samsul Hadi. Pada momen tersebut, Samsul menekankan pada seluruh TKS bidang kesehatan, agar maksimal melayani masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus Sukisno dalam laporannya mengatakan, total ada 440 TKS yang menerima SK. Rinciannya 149 tenaga bidan, 118 perawat, dan 173 sisanya merupakan tenaga kebersihan, penjaga kantor,kesehatan masyarakat, ahli gizi, farmasi, dan tenaga administrasi.

“Mereka tersebar di 23 puskesmas, 54 puskesmas pembantu (pustu), dan di diskes sendiri. Diskes juga akan meningkatkan kompetensi dan SDM dari para TKS. Contohnya tahun lalu, ada 70 orang yang didiklat untuk ditugaskan di pekon, supaya melaksanakan fungsinya sebagai pelayan kesehatan masyarakat, baik bidan maupun perawat kecuali tenaga farmasi, kesling, dan ahli gizi,” ujar Sukisno.

Ia juga mengatakan bahwa diskes tahun ini akan berupaya untuk mengotimalkan pelayanan dengan meningkatkan mutu pelayanan dari puskesmas. Tahun lalu tiga puskesmas dinilai untuk diakreditasi, dan dalam waktu dekat hasilnya sudah keluar.

“Untuk tahun ini ada sembilan puskesmas dan RSUD kami ajukan untuk diakreditasi. Akreditasi sendiri untuk meningkatkan mutu pelayanan, mudah-mudahan pada akhir 2019 seluruh puskesmas sudah terakreditasi,” harap Sukisno.

Sementara itu, Samsul Hadi dalam arahannya mengingatkan kepada para TKS, untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Jika pelayanan bagus, maka masyarakat akan semakin sehat.

“Layani dengan baik, bekerjalah dengan ikhlas. Kalau ikhlas maka keberkahan akan datang,” tutur Samsul.

Dia juga memuji para TKS yang sudah mengabdi dan berdedikasi dalam dunia kesehatan masyarakat Tanggamus, kendati insentif yang diterima masih kecil, yakni Rp1.150.000 dan ada juga yang Rp650 ribu/bulan. Namun pelayanan yang diberikan baik, sebab nyaris tidak ada keluhan dari masyarakat mengenai pelayanan di puskesmas maupun pustu.

“Untuk selanjutnya, pemkab akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para TKS, seperti pemberian jaminan kesehatan. Lalu juga menaikkan insentif hingga setara UMR,” tegas Samsul Hadi.
Samsul Hadi Sindir Okum ‘Pedagang’ Pendaftaran TKS (sub Judul)

Dalam kesempatan penyerahan SK sektor diskes itu, Samsul Hadi juga menyindir adanya oknum yang memanfaatkan jabatannya, untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan meminta uang pada para TKS agar diterima bekerja.

“Kok tega sekali seperti itu, uang yang diterima tidak berkah dan nggak mungkin juga membuat kaya dari uang itu. Kalau ada orang itu di sini, saya minta agar dikembalikan kepada pendaftar. Kalau tidak mau mengembalikan, artinya oknum pejabat ini tidak punya hati. Orang seperti itu tidak layak menjadi pejabat. Saya juga akan membentuk tim investigasi untuk menelusurinya. Jadi sebelum diinvestigasi, sebaiknya dikembalikan. Kalau malu, ya bisa dimasukan ke dalam tas si TKS,” sindir Samsul.

Sayangnya saat ditanya lebih dalam soal siapa oknum pejabat ‘pedagang’ TKS ini, Samsul Hadi menolak untuk membeberkannya.(ayp)