. . .

300 Pemilik Timbangan di Pasar Inpres Kalianda di Tera Ulang.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM – Sebanyak 300 pedagang pemilik
alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya ( UTTP ) pedagang di Pasar Inpres Kalianda, dilakukan Tera ulang oleh Dinas Peeindustrian, Perdagangan Dan UKM Kabupaten Lampung Selatan bersama Dinas Perdangan Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Perdangan Perindustrian dan UKM Lamsel, Qorinilwan mengatakan kegiatan Tera ulang tersebut dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 14 dan 15 November 2018 dilaksanakan di halaman depan Kantor UPT Pasar  Inpres, Kelurahan Kalianda. Sedangkan tenaga teknis, tera ulang alat Ukuran, Takaran, Timbangan dan Perlengkapanya (UTTP) berasal dari Dinas terkait Provinsi Lampung.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan kepastian hukum dan legalitas kepada pemilik UTTP serta memberikan jaminan kepada konsumen tentang ketepatan/keakuratan ukuran dari dagangan yang ditimbang pada pedagang. Apabila disuatu Pasar mendapati alat timbang yang tidak baik, maka tingkat kepercayaan konsumen (pembeli) terganggu atau tidak percaya,” ujar Qorinilwan, ditemui di DPRD Lamsel, Rabu (14/11/2018).

Dijelaskan dia, untuk pertama kali pedagang pemilik UTTP diberikan pelayanan gratis untuk tera ulang. Ter kecuali alat timbang yang direparasi atau rusak berat dikenakan biaya penggantian alat yang rusak.

“Ke depan semua pasar akan kita adakan tera ulang bagi UTTP semua pedagang, hari ini kita jadikan Pasar Inpres sebagai pasar yang tertib hukum,” jelas dia.

Ditambahkan dia, untuk di Pasar Inpres ada 300 UTTP besar dan kecil yang akan ditera ulang. Untuk itu, kepada pemilik UTTP pergunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya karena dengan alat timbang yang baik bisa menaikkan omset pedagang, baik secara ekonomi maupun dari segi agama karena terjamin pas.

 

“Semua sama-sama diuntunhkan anatar pedagang dan pembeli tidak ragu dalam kegiatan jual beli untuk meningkatkan kepercayaan antara pembeli dan pedagang,” pungkasnya.(JOHAN)