30 Ribu E-KTP Belum Tercetak

0
261
views

Kosong Blanko dari Awal 2017

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandarlampung mencatat masih ada sebanyak 30 ribu Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang belum tercetak. Lantaran, kekosongan material blanko sejak awal tahun 2017.

“Jumlah itu bersumber dari perekaman tahun 2016-2017 dan masih bertambah seiring dengan pertumbuhan wajib E-KTP setiap harinya,” katanya A Zainuddin Kepala Disdukcapil Bandarlampung, Senin (17/7).

Disdukcapil Bandarlampung, kata Zainuddin sudah mencetak hingga 20 ribu e-ktp sejak awal tahun 2017, kendati demikian jumlah itu masih belum mencukupi permintaan. Menurutnya, meskipun pencetakan E-KTP sudah berlangsung normal, namun masih ada sekitar 30 ribu E-KTP yang belum tercetak.

Mantan Kadis Dinas Kebersihan itu juga mengatakan pihaknya mendahulukan proses percetakan pada masyarakat yang sudah merekam sejak lama. Akibatnya, terjadi penumpukan antrian e-ktp yang belum tercetak.

“Kalau dihitung, hampir setiap hari ada perekaman data e-ktp baru. Mengingat jumlah penduduk yang berusia 17 tahun dan menjadi wajib E-KTP selalu bertambah,” katanya

Tak hanya faktor kekosongan blanko namun, server yang kerap down lantaran membludaknya permintaan perekaman proses E-KTP.

“Kadang servernya down tapi enggak lama. Paling lima menit kemudian normal lagi. Itu karena, terlalu banyak. Sejauh ini, untuk masyarakat yang e-KTP belum dicetak, kita berikan Surat Keterangan (Suket) dulu,” katanya.

Surat keterangan sebagai pengganti E-KTP untuk sementara waktu. Surat keterangan  memiliki fungsi yang sama dengan E-KTP namun hanya berlaku selama enam bulan sejak diterbitkan

Zainudin juga menambahkan layanan cetak e KTP bukan hanya bagi pemohon baru, tetapi juga penggantian e KTP lantaran rusak, hilang hingga perubahan data kependudukan.

“Yang penggantian (rusak, kehilangan, dan perubahan data) kira-kira 25 persennya (dari sekitar 30.000). Jadi kebutuhannya sudah tinggi,” demikian katanya. (jef)