3 Proyek Dishub Tubaba Diduga Fiktif

0
231
views
FIKTIF: Salah satu gedung proyek Dishub Tubaba yang terbengkalai.

Anggaran Nyaris 1,4 M

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN- Tiga dari empat Item, Pembangunan Gedung Laboratorium PKB, Administrasi dan Ruang Ginset, ‎di Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten setempat,  yang menelan Anggaran APBD mencapai Rp 1.395.000.000, tahun 2015. selain Terbengkalai, tiga diantaranya di duga fiktif.

Hal tersebut diketahui, saat ini tampak terlihat pada bagian atap bangunan Gedung tersebut yang menghabiskan Anggaran Rp 1.000.000.000, telah terkelupas di terjang angin, juga pada Area gedung terkait terkesan tidak terawat, serta lantai dan tembok bangunan setempat belum rampung di kerjakan.

Menurut satu diantara pejabat Legislatif Kabupaten Tubaba, yang enggan disebutkan nama nya mengatakan. ‎Pekerjaan Dinas perhubungan bukan hanya gedung Kir. Namun ada tiga Item Pekerjaan yang hingga saat ini tidak di kerjakan, sementara saat pelelangan nya dalam waktu bersamaan yakni, pada (2/2/2015-30/3/2015) serta masa pengerjaannya sejak (26/2/2015-31/5/2015) lalu.

“Untuk Pembangunan Gedung Kir, Pagu Anggaran nya mencapai Rp1000.000.000, dengan penyediaan Lelang umum, sejak (2/2/2015 hingga 30/3/2015), Masa pengerjaan sejak (26/2/2015 berakhir  31/05/2015). Sementara, untuk perkerasan jalan masuk dan keluar Gedung Laboratorium PKB, Pagu Anggaran‎ Rp 250.000.000, juga Lelang umum pada (2/2/2015 hingga 30/3/2015) Masa pengerjaan sejak (26/2/2015 berakhir 31/5/2015) ‎itu tidak di kerjakan.” Kata dia saat di jumpai Trans lampung beberapa waktu lalu.

Bukan hanya itu lanjut dia, Pembangunan Pagar Keliling pada Gedung Laboratorium‎ PKB, Yang juga bersumber dari Dana APBD tahun 2015, pagu anggaran Rp125.000.000, dengan Pengadaan langsung‎ pada

Awal (2/2/2015 hingga 30/3/2015) serta masa pengerjaan sejak (26/2/2015 akhir 31/5/2015) ‎itu tidak terlhat. Bahkan, Pekerjaan Elektrikal intalasi Listrik PLN di Gedung PKB. Yang masih menggunakan Anggaran APBD dengan Pagu anggaran Rp 20.000.000, ‎juga Pengadaan langsung terhitung ‎sejak (2/2/2015 hingga 30/3/2015) dan Masa pengerjaan sejak (26/2/2015 hingga 31/5/2015) itu semua tidak didapat pada lokasi bangunan tersebut.

“Berarti sudah jelas tiga paket Item saya duga tidak di kerjakan dan fiktif, ‎ berarti dari total pagu Rp 1.395.000.000 tersebut, yang Rp 395.000.000 itu dikemanakan, bahkan pengerjaan Gedung Kir setempat bermasalah.” Kata dia.

Sementara itu hingga berita ini di langsirkan Kepala Dinas Perhubungan

Ahmad Hariyanto,  belum dapat di konfirmasi, menurut keterangan satu diantara staf nya, beliau sedang Dinas Luar.

” hari ini bapak belom masuk, tapi hari senin beliau masuk, sementara kemarin hari selasa beliau turut halal bihalal di Bandar Lampung beserta Bupati.” Kata dia saat di jumpai di Sekretarat Dishub pada Rabu (5/7).

(dir)