2017 Diskoperindag Targetkan Pendapatan dari Retribusi Pasar Mencapai Rp400 juta.

0
535
views

TRANSLAMPUNG.COM- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Koprasi Industri dan Perdagangan (Diskoprindag) Kabupaten setempat, sejak tahun 2015-2016 makin mengalami peningkatan. Bahkan pada Tahun 2017 Diskoprindag menargetkan Peningkatan yang sangat signifikat.

Peningkatan PAD tersebut diketahui, bersumber dari Pendapatan hasil penarikan Retribusi ? umum, pada tiga pasar Kabupaten diantaranya, Pasar Mulya asri, Pasar Daya murni, dan Pasar Panaragan jaya.

Menurut Kepala Dinas Diskoprindag Markus raharjo.SE, Didampingi Kepala bidang ?(Kabid) ?pengelolaan sarana perdagangan, Sulaeman.ST, mengatakan. Pada tahun 2015 lalu, penarikan Retribusi pada tiga pasar tersebut mencapai Rp. 185.000.000. Dengan rincian sebagai berikut. Penarikan ?Retribusi pasar Rp.60.000.000?, Retribusi? sampah Rp. 50.000.000, dan Retribusi ?sewa toko RP. 75.000.000.

” pada tahun 2016 hasil PAD melalui Retribusi umum tersebut terus meningkat, seperti Retribusi pasar mencapai RP. ?78.000.000, Retribusi? sampah Rp. 65.000.000,? dan Retribusi sewa toko Rp. 75.000.000. Dengan global capaian PAD Diskoprindag Rp. 218.000.000. Bahkan, kita akan terus mengoptimalkan dengan beragam cara pastinya tetap bedasarkan Peraturan Daerah yang berlaku.” Kata Sulaeman, mendampingi Kepala Dinas Markus Raharjo.SE, saat di jumpai Trans lampung, diruang kerjanya pada (13/2) kemarin.

Lanjut dia, untuk PAD tahun 2017 pihaknya ?telah mengasumsikan jika pendapatan tersebut akan meningkat secara signifikat. Dengan rincian, Retribusi pasar Rp. 94.555.500, Retribusi sampah Rp. 94.555.500, dan Retribusi sewa toko Rp. 137.889.000. Dengan total capaian, Rp. 327.000.000. Bahkan, target itu dapat dipastikan akan melebihi dari yang telah di asumsikan Rp. 400.000.000.

” selain itu Diskoprindag juga ?akan segera melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat khususnya Pedagang pasar Pulung kencana, terkait akan dlakukannya Pembangunan pasar tersebut oleh Pemkab Tubaba dalam tahun 2017 ini. Saat ini telah mencapai tahap persiapan, sebelum pembangunan terealisasi para pedagang tersebut akan kita relokasi ke Area lapangan sepak bola.” Kata dia. (Dirman