. . .

163 Pj. Kakon untuk 19 Kecamatan di Tanggamus Dilantik

image_print
SEMATKAN TANDA JABATAN: Asisten Bidang Pemerintahan Jonsen Vanisa menyematkan tanda jabatan pada 163 Pj. Kakon yang dilantik serentak untuk 19 kecamatan.

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Sebanyak 163 Penjabat (Pj) Kepala Pekon dilantik secara serentak oleh Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus Jonsen Vanisa, M.M., mewakili Bupati Tanggamus. Pelantikan tersebut dipusatkan di Gedung Fasilitas Utama Islamic Center Kotaagung.

Pelantikan ratusan Penjabat Kepala Pekon itu berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor: B.222/09/08/2019, tentang Pemberhentian Kepala Pekon dan Pengangkatan Penjabat Kepala Pekon lingkup Kabupaten Tanggamus.

Dari 163 Penjabat Kakon yang dilantik, mereka akan memimpin 163 pekon yang tersebar di 19 kecamatan. Kecuali Kecamatan Pematangsawa, sebab beberapa waktu lalu di sana telah dilantik Pj. Kakon untuk tahun 2019.

Dalam pelantikan kali ini, pekon yang paling banyak dilantik Pj. Kakonnya adalah Kecamatan Wonosobo. Yaitu 23 Pj. Kakon untuk 23 pekon. Sementara Kecamatan Kelumbayan Barat yang paling sedikit, yaitu hanya 1 Pj. Kakon.

Jonsen Vanisa ketika membacakan sambutan tertulis Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. menyebutkan, atas nama Pemerintahan Kabupaten Tanggamus bupati mengucapkan selamat kepada para Penjabat Kepala Pekon yang baru dilantik. Bupati berharap agar para Penjabat Kakon menjalankan amanah dari rakyat dan bekerja sepenuh hati dan ikhlas.

“Ketika melayani masyarakat, kita harus ikhlas. Sebab tugas Kepala Pekon adalah melayani masyarakat. Selamat bertugas sampai nanti ada Kepala Pekon definitif,” ungkap Dewi Handajani melalui Jonsen Vanisa.

Masih dari sambutan tertulis Bupati Tanggamus, dikatakan bahwa dedikasi Kepala Pekon saat ini patut diapresiasi. Terutama dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Kepala Pekon adalah ujung tombak pemerintah dan pekon saat ini menjadi pusat perekonomian warga.

Penjabat Kakon yang baru dilantik, juga dituntut mampu merangkul semua pihak dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada warga, tanpa pandang bulu. Khususnya dalam menyelenggarakan atau melayani urusan-urusan pemerintah dan pembangunan kepada masyarakat.

“Para Pj. Kakon juga wajib meneruskan program kerja Kakon sebelumnya. Terutama yang berhubungan dengan penyerapan Dana Desa. Pj. Kakon itu memiliki tanggung jawab penuh terhadap pekon yang dipimpinnya. untuk itu janganlah anggap enteng jabatan Kakon. Jika nantinya ditemukan ada persoalan, maka selesaikanlah secara bersama -sama dengan Badan Hippun Pemekonan (BHP), para Aparat Pekon, atau instansi terkait dan unsur pemda,” tandas Dewi Handajani melalui Jonsen Vanisa. (ayp)

error: Content is protected !!