Dewan Rekomendasikan Pembangunan Klinik Tirtayasa Dihentikan Sementara

0
448
views

BANDARLAMPUNG- Komisi 1 DPRD kota Bandarlampung akan merekomendasikan kepada pihak eksekutif untuk menghentikan sementra pembanguna Kelinik Tirtayasa Medika.
Klinik yang  berlokasi di Jalan Tirtayasa, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi yang di duga belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan telah melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB).

Menurut ketua komisi 1 DPRD Dedi Yuginta bahwa izin dasar lingkungan dari masyarakat itu merupakan izin awal yang harus dipenuhi, meskipun semula bangunan tersebut berbentuk rumah praktek dan akan ditingkatkan menjadi klinik rawat inap 3 lantai.

“Pembangunan sudah jalan sekitar 50%. Ini bagus dia mau buka klinik, tapi ya harus ada izin dasar dari masyarakat, kalau ada apa-apa nantinya gimana, melanggar GSB tentunya masrakat bisa protes terus ,”ujar politis PDIP ini

Untuk itu lanjut dia pihak komisi I DPRD akan segera merekomendasikan ke pemkot agar  untuk melakukan Penghentiaan sementara pembangunan sampai proses izinnya lengkap.  “Ya, secepatnya kita akan merekomendasikan ke pemkot bandarlampung untuk menghentikan pemebanguna sementra klinik Tirtayasa Medika.” Kata Dedi Yuginta.

Menanggapi hal itu dr. Bambang Kurniawan selaku pemilik klinik Tirtayasa Mediaka  mengatakan bahwa dirinya  akan berkoordinasi dengan pihak RT dan warga setempat.
“Gak bisa ditutup langsung begitu dong nanti saya akan  koordinasi dengan warga , RT, lurah terkait izinnya,” Ketusnya

Sementara itu selaku RT 09 LK01  Kelurahan Sukabumi Yudi Indra mengatakan bahwa dirinya bersama warga setempat tidak akan memberikan izin bangunan tersebut karena selain sudah melanggar IMB bangunan itu juga telah melanggar GSB. ” Intinya saya dan warga sekitar tidak akan memberikan izin karena kita khawatirkan dilingkungan sekitar sini akan tercemar oleh limbah dari kilinik itu,” ucapnya.

Sisilain pihak perwakilan dari Badan Penanaman Modal dan Pembangunan (BPMP) kota Bandarlampung Yustam mengatakan  bahwa pemilik klinik awalnya sudah mengajukan izin namun belum kita keluarkan izinnya.

“Kalau dia(pemilik) merubah bangunan kliniknya tentunya akan mengajukan lagi perubahan prizinanya karna bangunan itu telah melanggar GSB dan IMB juga jadi kita menunggu rekomendasi serta kebijakan pemerintah kota .” Pungkasya (yudi)

LEAVE A REPLY