. . .

150 Hektare Lahan Tebu PT Gunung Madu Terbakar

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, TERUSANNUNYAI – Masyarakat Kampung Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusannunyai, mengeluhkan debu yang beterbangan dan memasuki rumah, akibat kebakaran lahan tebu seluas kurang lebih 150 hektar milik PT Gunung Madu.

Kepala Kampung Gunung Batin Udik, Agus Sujatmiko, mengatakan, kebakaran yang terjadi senin (6/8), dikeluhkan masyarakat kampung setempat. Menurutnya, kebakaran mulai terjadi pagi hingga sore hari. Namun puncak kebakaran hebat itu terjadi siang hari, debu dari lahan yang terbakar masuk hingga kerumah warga, dan diselimuti awan hitam.

“Ya benar, banyak warga yang mengeluhkan kebakaran itu. Entah penyebabnya apa juga kita tidak tau, yang jelas kejadian seperti ini sudah sering terjadi dan kita sudah mengimbau jika mau membakar lahan tebu lebih baik malam hari dan itupun harus selesai pagi harinya,” jelasnya.

Namun, menurutnya, pihak perusahaan masih membandel dengan terus membakar lahan tebu yang siap panen dengan alasan harus dibakar karena banyak faktor.

“Kita sudah menghubungi pihak perusahaan dan menanyakan kebakaran itu. Namun mereka menyatakan kebakaran itu terjadi diduga ada yang membuang puntung rokok,” tambahnya.

Masih dikatakannya, jika hal ini terjadi lagi ia tak segan-segan untuk menindak tegas bersama masyarakat kampungnya.

Sementara itu salah satu warga kampung setempat menyesalkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, seharusnya pihak perusahaan memikirkan dampak dari pembakaran lahan tersebut.

“Masih mending kalau di lantai. Kebetulan dapur saya belum di pelapon debu bekas pembakaran sampai ke meja makan.
Kalau kita orang dewasa mungkin tidak mau makan nasi dan sayur yang bercampur debu. Tapi kalau anak-anak yang belum mengerti main makan saja.
Kami mohon kepada pihak perusahaan agar mengerti akan kesehatan bagi anak-anak sebagai penerus bangsa dan negara ini. Sepertinya hal ini tidak bisa di biarkan kita harus berbuat tegas demi menyelamatkan seluruh masyarakat Kampung Gunungbatin udik,” tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Terusannunyai AKP A. Roni, membenarkan adanya kebakaran tersebut. Menurutnya pihak perusahaan telah memberikan laporan terkait pembakaran itu.

“Ya kita sudah memberikan himbauan untuk tidak membakar lahan yang siap panen. Namun, mereka mengatakan kebakaran tersebut akibat ulah orang tidak bertanggungjawab,” tandasnya.(cw25)