. . .

150-an Kader Puskesmas Hadiri Penyuluhan Lupus

image_print

KOL: Odapus Sangat Butuhkan Support dari Orang Terdekat

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Orang dengan Lupus (Odapus) sangat membutuhkan support dari orang-orang terdekat. Demikian salah satu yang terungkap dalam Penyuluhan Penyakit Lupus di Puskesmas Roworejo, Pesawaran pada Kamis (2/8).

Sebanyak 150-an kader Puskesmas Roworejo, para penyandang diabetes dan warga begitu aktif dalam Penyuluhan yang dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab ini.

Penyuluhan yang digagas oleh Puskesmas Roworejo ini merupakan hasil kerjasama Puskesmas Roworejo, Komunitas Odapus Lampung (KOL) dan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia).

Hadir Merli Susanti, Ketua KOL dalam Penyuluhan tersebut.

Merli menyampaikan, bahwa Lupus adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh salah mengenali mana musuh mana lawan. Hal tersebut menyebabkan adanya keluhan di berbagai organ. Namun, kondisi dan keluhan setiap odapus sendiri tidak sama antara satu dengan lainnya. Lupus sendiri merupakan salah satu dari ratusan jenis penyakit autoimun.

Merli menjelaskan bahwa selain harus menerapkan pola hidup sehat, odapus juga harus pandai memanage fikiran agar tidak memicu kekambuhan.

“KOL hadir dengan salah satu tujuan untuk terus mengkampanyekan tentang Lupus. Sehingga masyarakat dapat lebih cepat mengetahui manakala terjadi gejala-gejala lupus. Sedangkan keluarga odapus sendiri dapat lebih memahami bagaimana cara mendampingi odapus agar cepat meraih remisi,” ungkapnya.

Beberapa gejala lupus sendiri diantaranya yaitu sering demam, lelah berkepanjangan, sariawan, nyeri sendi, ruam merah berbentuk kupu-kupu di wajah, anemia, sakit kepala dan sesak nafas. Apabila menemukan 4 dari gejala tersebut, sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. (rls)