14 Balon Merapat ke PG Tanggamus, ‘Tuan Rumah’ Ikut Maju

0
286
views
Ilustrasi penjaringan pada Partai Golkar Tanggamus

 

translampung.com, TANGGAMUS – Rabu (6/9) petang tadi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya Tanggamus resmi menutup penjaringan bakal calon (balon) bupati dan balon wakil bupati. Hingga last minutes penutupan penjaringan, tercatat ada 14 tokoh yang mendaftar ke partai berlambang pohon beringin itu.

Wakil Ketua Penjaringan, Agus Munada mengatakan, dari 14 tokoh yang mendaftar tersebut, rinciannya 4 tokoh mendaftar balon bupati dan 10 lainnya mendaftar balon wabup. Lalu di antara 14 tokoh tersebjt, ada dua pendaftar yang mengambil berkas ganda.

Untuk balonbup yang mendaftar, jelas Agus Munada, antara lain Hi. Darussalam, Nuzul Irsan, Beny HN. Mansyur, Hi. Samsul Hadi, Hi. Juanto Muhazirin, Ir. Ismet Jaya Negara, Hj. Dewi Handajani, Hi. Fauzan Syaie, Hi. Tedi Kurniawan, dan Nizwar Affandi.

“Sementara tokoh yang mengambil berkas murni balonwabup Dian Assafri Nasa’i, Soni Isnaini, Pandu Kesuma Dewangsa, dan Musni Napis. Lalu dua tokoh lagi mendaftar dengan berkas ganda (balon bupati dan balon wabup) yaitu Nuzul Irsan dan Tedi Kurniawan,” beber Agus Munada, mendampingi Ketua DPD II Partai Golkar Tanggamus, Musni Napis.

Banyaknya peminat di Partai Golkar, menurut Anggota DPRD Tanggamus itu, secara otomatis mematahkan paradigma jika Golkar sepi peminat. Karena memang Partai Golkar sengaja membuka penjaringan paling akhir.

“Kami para Kader Partai Golkar merasa bersyukur dengan banyaknya pendaftar. Ini mematahkan anggapan orang-orang yang menyatakan Golkar sepi (peminat). Nyatanya kan tidak, justru jumlah pendaftar ini melebihi dari target yang telah ditetapkan,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Tanggamus itu di Kantor DPD II PG Tanggamus Kecamatan Gisting.

Dari 14 nama yang mendaftar tersebut, lanjut Agus, enam diantaranya merupakan kader internal Partai Golkar. Yaitu Juanto Muhazirin, Benny HN Mansyur, Ismet Jaya Negara, Nizwar Affandi, Dian Assafri Nasa’i, dan Musni Napis.

Selengkapnya baca Trans Lampung edisi Kamis 7 September 2017. (ayp)